Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pemkab Sumenep Siapkan Strategi Hemat BBM, ASN Diajak Jalan Kaki hingga Bersepeda

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Hukum Setda Sumenep, Hizbul Wathan

Kepala Bagian Hukum Setda Sumenep, Hizbul Wathan

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengeluarkan surat edaran penghematan bahan bakar minyak sebagai tindak lanjut instruksi Presiden pada sidang paripurna Jakarta resmi. Kebijakan ini diambil sebagai respons dinamika geopolitik dan geoekonomi global terutama konflik Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi sektor energi nasional.

Kepala Bagian Hukum Setda Sumenep Hizbul Wathan menyampaikan Indonesia belum terdampak signifikan kenaikan harga maupun kelangkaan BBM namun antisipasi diperlukan. Ia menjelaskan instruksi Presiden menekankan upaya menjaga serta mengantisipasi pasokan BBM sehingga pemerintah daerah perlu mengambil langkah penghematan terukur satu.

Pemerintah daerah kemudian mendorong pembudayaan penggunaan transportasi non BBM di lingkungan kerja aparatur sipil negara guna menekan konsumsi energi harian. Setiap hari Jumat ASN diimbau menggunakan moda transportasi tanpa BBM seperti berjalan kaki bersepeda atau naik becak jarak tertentu maksimal.

Ucapan KPU-HPN 2025

Imbauan tersebut berlaku untuk perjalanan dengan jarak sekitar lima kilometer sehingga tetap realistis dilaksanakan oleh pegawai tanpa mengganggu aktivitas utama. Kebijakan mencakup seluruh perangkat daerah termasuk kecamatan serta badan usaha milik daerah yang diharapkan ikut berpartisipasi dalam gerakan penghematan bersama.

Selain itu penggunaan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda motor listrik juga dianjurkan sebagai alternatif mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pemerintah memastikan kebijakan tersebut tidak mengganggu pelayanan publik terutama sektor vital seperti rumah sakit puskesmas dan organisasi perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Pabian Giat Melaksanakan Percepatan Vaksinasi Dan Membangun Herd Immunity

Sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap diperbolehkan menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak demi menjaga kualitas layanan dan respons cepat. Prioritas utama pemerintah daerah adalah memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa hambatan sehingga kebijakan penghematan tetap berjalan seimbang dengan pelayanan publik.

Terkait potensi biaya tambahan seperti penggunaan becak pemerintah menegaskan tidak ada kompensasi khusus karena kebijakan ini menekankan kesadaran bersama masyarakat. Langkah tersebut diharapkan membentuk kebiasaan hidup hemat energi sekaligus mendorong gaya hidup ramah lingkungan di kalangan aparatur sipil negara setempat.

Pemerintah menilai perubahan kecil seperti mengurangi penggunaan kendaraan bermotor satu hari dalam seminggu dapat memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi. Hizbul Wathan menyebut kebijakan serupa pernah diterapkan saat pandemi COVID-19 dan terbukti memberikan manfaat dari sisi penghematan maupun peningkatan kesehatan.

Program tersebut juga mendorong aktivitas fisik pegawai sehingga berdampak positif bagi kebugaran tubuh sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Ke depan pemerintah daerah berencana mengkaji penerapan kerja dari rumah satu hari dalam seminggu sebagai bagian strategi efisiensi energi berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Serukan Revolusi Sampah di Taman Adipura, Warga Kota Keris Sambut dengan Jalan Sehat"

Namun rencana tersebut masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat sehingga implementasinya belum dapat dilakukan dalam waktu dekat secara menyeluruh resmi. Saat ini kebijakan penghematan BBM masih berupa imbauan melalui surat edaran bupati yang mengikat bagi ASN di lingkungan pemerintah kabupaten.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif aparatur dalam menggunakan energi secara bijak serta mendukung ketahanan energi nasional Indonesia. Dengan langkah sederhana tersebut pemerintah optimistis konsumsi BBM dapat ditekan tanpa mengurangi produktivitas kerja maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat luas.

Kebijakan ini juga menjadi bagian kontribusi daerah dalam menghadapi tantangan global yang memengaruhi sektor energi serta stabilitas ekonomi nasional Indonesia. Partisipasi aktif seluruh ASN sangat diperlukan agar tujuan penghematan energi tercapai dan memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan hidup bersama.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengevaluasi kebijakan tersebut serta menyesuaikan dengan perkembangan situasi energi dan kebutuhan masyarakat kedepannya nanti.(W/Red)

Berita Terkait

Duka di Misi Perdamaian: Serangan Israel Hantam Pangkalan UNIFIL, Personel Indonesia Tewas
Terminal Arya Wiraraja Sumenep Ramai, Arus Balik Lebaran Masih Tinggi
Wakil Bupati Sumenep Pimpin Apel Perdana, Ingatkan Disiplin dan Dedikasi ASN
Pemkab Sumenep Siapkan Rp300 Juta untuk Arus Balik Santri, Ribuan Difasilitasi Kembali ke Pondok
Tradisi Lebaran Ketupat, Mengajarkan Arti Ikhlas, Jujur, dan Hidup Harmonis
Direktur RSUD Sumenep Cek Langsung Pelayanan, Pastikan Pasien Dilayani Cepat dan Humanis
Camat Pragaan Dampingi BRIDA dan Polisi Tinjau Sumur Bor Diduga Berbahaya
Viral di Medsos, Sumur Bor di Pragaan Keluarkan Gas Mirip Kompor

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:26 WIB

Duka di Misi Perdamaian: Serangan Israel Hantam Pangkalan UNIFIL, Personel Indonesia Tewas

Senin, 30 Maret 2026 - 14:59 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan Strategi Hemat BBM, ASN Diajak Jalan Kaki hingga Bersepeda

Senin, 30 Maret 2026 - 13:54 WIB

Terminal Arya Wiraraja Sumenep Ramai, Arus Balik Lebaran Masih Tinggi

Senin, 30 Maret 2026 - 13:44 WIB

Wakil Bupati Sumenep Pimpin Apel Perdana, Ingatkan Disiplin dan Dedikasi ASN

Senin, 30 Maret 2026 - 06:13 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan Rp300 Juta untuk Arus Balik Santri, Ribuan Difasilitasi Kembali ke Pondok

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:59 WIB

Tradisi Lebaran Ketupat, Mengajarkan Arti Ikhlas, Jujur, dan Hidup Harmonis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:48 WIB

Direktur RSUD Sumenep Cek Langsung Pelayanan, Pastikan Pasien Dilayani Cepat dan Humanis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:11 WIB

Camat Pragaan Dampingi BRIDA dan Polisi Tinjau Sumur Bor Diduga Berbahaya

Berita Terbaru