Sumenep, Salam News. Id – Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat pecinta olahraga di berbagai wilayah daerah setempat. Sebanyak 109 klub dari seluruh penjuru Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, turut ambil bagian dalam ajang kompetisi bergengsi tahunan tersebut.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal pendaftaran, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap perkembangan olahraga bolavoli di tingkat daerah hingga nasional. Dari total peserta yang terdaftar, sebanyak 88 klub merupakan tim putra yang siap bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sementara itu, 21 klub lainnya berasal dari kategori tim putri yang juga tak kalah bersemangat mengikuti turnamen penuh gengsi tersebut. Seluruh pertandingan dalam turnamen ini dipusatkan di Lapangan RJ Impact, Desa Kasengan, Kecamatan Manding, yang menjadi lokasi utama kegiatan berlangsung.

Lapangan tersebut disiapkan secara maksimal guna menunjang kelancaran pertandingan serta memberikan kenyamanan bagi para atlet dan penonton. Atmosfer kompetisi terasa semakin hidup dengan kehadiran suporter dari masing-masing klub yang memberikan dukungan penuh sepanjang pertandingan berlangsung seru.
Menariknya, seremoni pembukaan turnamen berlangsung meriah dan penuh warna dengan diawali penampilan tarian tradisional khas daerah Muang Sangkal. Pertunjukan budaya tersebut menjadi simbol kuat perpaduan antara olahraga modern dengan kekayaan tradisi lokal yang tetap dijaga dan dilestarikan masyarakat.
Ketua PBVSI Sumenep, Syamsul Muarif, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat para klub yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut tahun ini. Menurutnya, keikutsertaan ratusan klub menjadi bukti nyata bahwa perkembangan olahraga bolavoli di Sumenep mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya.
Ia menilai turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan juga sebagai wadah strategis dalam menjaring bibit atlet potensial daerah. Untuk mendukung hal tersebut, panitia telah menyiapkan tim pemandu bakat yang akan memantau secara langsung performa para atlet di lapangan.
Para pemandu bakat diharapkan mampu mengidentifikasi pemain berbakat yang nantinya dapat dibina untuk memperkuat tim daerah maupun nasional. Syamsul juga menegaskan bahwa turnamen ini merupakan agenda perdana setelah kepengurusan baru PBVSI Sumenep resmi dilantik beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, pelaksanaan turnamen ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangkitkan semangat olahraga khususnya cabang bolavoli di daerah. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari berbagai program pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan di masa mendatang.
Selain itu, Syamsul menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung di antara seluruh peserta yang bertanding. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan utama dalam kompetisi, melainkan proses serta pengalaman bertanding juga memiliki nilai penting.
Para atlet diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional, menghormati lawan, serta mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara. Dengan demikian, turnamen ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, serta memberikan kesan positif bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia juga berharap turnamen ini mampu mempererat hubungan antar klub sekaligus memperkuat persatuan melalui semangat olahraga yang sehat dan kompetitif. Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang serta melahirkan atlet berprestasi masa depan.
Dengan dukungan semua pihak, kegiatan ini diyakini mampu meningkatkan kualitas olahraga daerah sekaligus mengharumkan nama Sumenep di kancah lebih luas.(*/Red)











