Jakarta, Salam News. Id – Perjalanan wakil Asia di ajang Piala Dunia 2026 akhirnya mengalami hambatan setelah sebelumnya mencatat hasil mengesankan pada pertandingan pembuka fase grup. Dua negara Asia yang menjalani laga perdana pada Rabu, 17 Juni 2026, yakni Irak dan Yordania, gagal melanjutkan tren positif.
Kedua tim harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Eropa dan menelan kekalahan yang cukup menyakitkan dalam pertandingan pembuka mereka. Irak menjadi wakil Asia pertama yang menghentikan catatan impresif kawasan tersebut setelah kalah telak dari Norwegia dengan skor 4-1.
Menghadapi tim Eropa yang tampil agresif dan disiplin, Irak kesulitan mengembangkan permainan sehingga harus menerima kekalahan cukup besar. Norwegia tampil dominan sejak menit awal pertandingan dengan memanfaatkan sejumlah peluang yang berhasil dikonversi menjadi gol kemenangan.

Kekalahan Irak sekaligus menjadi catatan negatif pertama bagi Asia setelah sebelumnya seluruh wakil benua tersebut mampu menghindari kekalahan. Nasib serupa kemudian dialami Yordania yang tampil pada pertandingan berikutnya menghadapi Austria dalam laga yang berlangsung sengit.
Bermain di Stadion Levi’s, Santa Clara, California, Yordania harus menyerah dengan skor 3-1 dari wakil Eropa tersebut. Austria membuka keunggulan melalui Schmid pada menit ke-20 sebelum gol bunuh diri Alarab semakin memperbesar keunggulan mereka.
Yordania sempat memberikan perlawanan melalui gol yang dicetak Olwan pada menit ke-50 dan membangkitkan harapan pendukungnya. Namun Austria memastikan kemenangan setelah Arnautovic mencetak gol pada masa tambahan waktu menit ke-90+12 yang menutup pertandingan.
Hasil tersebut membuat Yordania mengikuti jejak Irak sebagai wakil Asia yang gagal meraih poin pada pertandingan perdana. Dengan dua kekalahan beruntun tersebut, catatan positif Asia pada awal Piala Dunia 2026 akhirnya harus terhenti sementara.
Meski demikian, Asia masih menyisakan satu wakil yang belum tampil, yaitu Uzbekistan yang dijadwalkan menghadapi Kolombia. Pertandingan Uzbekistan menjadi perhatian besar karena diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan diri serta menjaga reputasi Asia.
Sebelum kekalahan Irak dan Yordania, wakil-wakil Asia tampil mengejutkan dengan menunjukkan kualitas permainan yang kompetitif dan konsisten. Dari enam negara Asia yang lebih dahulu bertanding, tidak satu pun mengalami kekalahan pada pertandingan pembuka fase grup.
Catatan tersebut terdiri atas dua kemenangan penting dan empat hasil imbang melawan lawan-lawan kuat dari berbagai konfederasi dunia. Arab Saudi menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian setelah sukses menahan imbang mantan juara dunia Uruguay.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Arab Saudi mampu mengakhiri laga dengan skor 1-1 dan memperoleh satu poin berharga. Iran juga menunjukkan performa impresif saat menghadapi Selandia Baru dalam pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 2-2.
Hasil positif tersebut melengkapi pencapaian empat wakil Asia lainnya yang sebelumnya berhasil menghindari kekalahan pada laga perdana. Korea Selatan bahkan mencatat kemenangan dramatis setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Australia juga tampil luar biasa dengan menunjukkan dominasi permainan ketika menundukkan Turki melalui kemenangan meyakinkan 2-0. Sementara itu, Qatar berhasil meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Swiss dalam pertandingan yang berlangsung kompetitif.
Jepang turut memberikan kejutan dengan menahan Belanda 2-2 meskipun menghadapi salah satu kekuatan besar sepak bola Eropa. Rangkaian hasil tersebut menunjukkan peningkatan kualitas sepak bola Asia yang kini semakin mampu bersaing di panggung dunia.
Meski dua kekalahan terbaru menjadi pukulan bagi Asia, peluang untuk kembali mencatat prestasi masih terbuka lebar. Perjalanan fase grup masih panjang dan seluruh wakil Asia bertekad membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di Piala Dunia.(Red)











