Sumenep, Salam News. Id – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., menegaskan disiplin, soliditas, serta pelayanan mengawali Maret 2026. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel gabungan perdana Maret, Senin 02 Maret 2026, lingkungan Pemkab Sumenep.
Apel gabungan tersebut dihadiri para Asisten Setdakab, pimpinan OPD, Kepala Bagian, pejabat eselon, fungsional, serta ASN. Seluruh aparatur sipil negara mengikuti kegiatan yang berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan pagi.
Di hadapan peserta, Agus membuka arahan dengan ungkapan syukur atas kesehatan dan kesempatan berkumpul bersama. Ia mengajak seluruh jajaran menjadikan awal bulan sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, apel bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan ruang memperbaiki niat serta meningkatkan kualitas kinerja. Puji syukur disampaikan kepada Allah SWT atas taufik dan hidayah sehingga bisa hadir bersama.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga disiplin kerja di lingkungan pemerintahan daerah. Kedisiplinan, katanya, tidak hanya bermakna kehadiran fisik, melainkan kesungguhan menjalankan tanggung jawab secara konsisten.
Disiplin sejati tumbuh dari kesadaran diri, bukan sekadar tekanan aturan administratif semata. Kesadaran individu akan membentuk budaya kerja profesional, kuat, dan berorientasi hasil nyata. Jika setiap pegawai memiliki komitmen pribadi, organisasi akan semakin solid dan terarah.
Ia mengingatkan pentingnya kekompakan sebagai fondasi membangun birokrasi efektif dan responsif. ASN, lanjutnya, tidak boleh kehilangan orientasi utama sebagai pelayan masyarakat luas. Birokrasi harus menghadirkan manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh warga.
Setiap kebijakan dan program mesti berpihak pada kebutuhan serta kepentingan masyarakat Sumenep. Ia meminta seluruh ASN mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati dengan kerja konkret. Bekerja di pemerintahan, tegasnya, bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan kesejahteraan publik.
Semangat pelayanan harus tercermin dalam sikap ramah, cepat, dan tanggap terhadap kebutuhan warga. Sekdakab juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam menjalankan setiap tugas kedinasan. Pekerjaan, katanya, hendaknya diniatkan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.
Dengan niat yang lurus, rutinitas kerja akan bernilai pengabdian dan keberkahan. Ia meyakini keikhlasan akan menghadirkan energi positif dalam menyelesaikan tanggung jawab. Lelah dalam bekerja, apabila diniatkan ibadah, diyakini berubah menjadi pahala dan kebaikan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya empati antarpegawai dalam menjaga harmoni organisasi. Soliditas ASN dinilai sebagai fondasi utama kekuatan birokrasi daerah. Kebersamaan dan rasa memiliki harus tumbuh dalam setiap lini pemerintahan.
Jika satu pegawai menghadapi kesulitan, lainnya diharapkan saling membantu dan menguatkan. Rasa kekeluargaan diyakini mampu memperkokoh semangat kolektif dalam bekerja. Ia menegaskan bahwa ASN merupakan satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Kepedulian terhadap sesama menjadi nilai penting menjaga keharmonisan lingkungan kerja. Dengan solidaritas kuat, tantangan birokrasi dapat dihadapi bersama secara bijaksana. Apel gabungan ini menjadi titik awal penguatan komitmen kerja Maret 2026.
Momentum tersebut diharapkan memacu semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sumenep dituntut semakin responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Disiplin dan kekompakan menjadi modal penting menghadirkan pemerintahan efektif dan akuntabel.
Orientasi manfaat bagi masyarakat harus menjadi arah utama setiap kebijakan. Ia berharap seluruh ASN menjaga integritas serta profesionalisme dalam menjalankan amanah. Dengan komitmen bersama, pelayanan publik diyakini semakin berkualitas dan terpercaya.
Semangat awal bulan diharapkan menular pada kinerja sepanjang tahun berjalan. Penguatan nilai disiplin, solidaritas, dan pengabdian menjadi pesan utama dalam apel tersebut. Seluruh jajaran diminta konsisten menerapkan nilai tersebut dalam aktivitas harian.
Agus menutup arahannya dengan ajakan menjaga kebersamaan sebagai kekuatan organisasi. Ia berharap Pemkab Sumenep terus hadir nyata menjawab kebutuhan publik.(*)











