Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Asta Tinggi Terancam? Tambang Galian C di Perbukitan Sumenep Jadi Polemik Serius

- Pewarta

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Aktivitas pertambangan galian C yang diduga ilegal di Pulau Madura terutama di daerah Sumenep semakin menuai sorotan publik. Selain merusak infrastruktur dan mengancam keselamatan warga, kegiatan tersebut juga disebut berdampak pada kawasan wisata religi Asta Tinggi yang menjadi ikon sejarah daerah.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat aktivitas tambang menggunakan alat berat dengan intensitas tinggi. Truk-truk pengangkut material hilir mudik melintasi jalan desa, menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan parah dan ambles di beberapa titik.

Warga mengaku khawatir terhadap dampak jangka panjang aktivitas tersebut. Beberapa rumah dilaporkan mengalami retakan pada dinding dan pondasi akibat getaran alat berat serta pergerakan tanah di sekitar lokasi penggalian.

Ucapan KPU-HPN 2025

Kekhawatiran semakin meningkat karena lokasi tambang disebut berada tidak jauh dari kawasan Asta Tinggi, kompleks pemakaman raja-raja Sumenep yang terletak di perbukitan. Struktur tanah yang labil dinilai berpotensi mengalami longsor apabila aktivitas penggalian terus berlangsung tanpa pengawasan ketat.

Baca Juga :  Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Kota Sumenep Resmi Dilantik

Selain ancaman terhadap lingkungan dan situs bersejarah, muncul pula isu di tengah masyarakat yang menyebut aktivitas tambang tersebut seolah-olah “dilindungi” oleh oknum pihak berwenang. Isu ini berkembang karena kegiatan tambang disebut tetap berjalan meski telah menuai keluhan warga.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah di Sumenep terkait kebenaran dugaan tersebut. Informasi mengenai perlindungan oleh oknum tertentu masih sebatas klaim yang beredar di masyarakat dan belum terkonfirmasi secara resmi.

Sejumlah tokoh masyarakat mendesak agar dilakukan investigasi terbuka dan transparan untuk memastikan legalitas pertambangan tersebut. Mereka meminta aparat bertindak profesional dan tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan.

Baca Juga :  Paguyuban Camat se Sumenep, Hadirnya Produk UP2K Merupakan Langkah Mempromosikan Produk Unggulan

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk menghentikan aktivitas yang dinilai merugikan lingkungan dan masyarakat. Mereka juga meminta perbaikan jalan yang rusak serta jaminan keselamatan bagi warga yang tinggal di sekitar area tambang.

Kasus ini menjadi perhatian luas karena tidak hanya menyangkut persoalan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek hukum, keselamatan publik, serta pelestarian warisan budaya. Masyarakat menilai kejelasan sikap dan tindakan tegas dari pihak berwenang sangat dibutuhkan guna meredam polemik yang berkembang.

Hingga kini, publik masih menunggu langkah konkret dari instansi terkait untuk memastikan apakah aktivitas tambang tersebut memiliki izin resmi atau justru melanggar ketentuan yang berlaku.(*)

Berita Terkait

Bupati Achmad Fauzi Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Bazar Takjil Ramadan
Direktur BPRS Bhakti Sumekar Tekankan Perencanaan Keuangan Terukur Jelang Ramadhan
Jaga Kekhusyukan Ramadhan, Kapolres Sumenep Pimpin Langsung Inspeksi Kembang Api
Ramadhan 2026 Dimulai Berbeda: Timur Tengah Puasa Rabu, Asia Tenggara Kamis
Drama Panas di Lisboa: Gol Vinicius Junior Antar Real Madrid Menang, Jose Mourinho Diusir Wasit
Rukyatul Hilal di 41 Titik Nihil Hasil, NU Jatim Usulkan Awal Puasa 19 Februari 2026
Hilal Tak Terlihat di Pasuruan dan Malang, LFNU Pastikan Awal Ramadhan Tunggu Sidang Isbat Pemerintah
Perang Mental Dimulai! Mourinho Klaim Benfica Setara Real Madrid di Eropa
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:24 WIB

Bupati Achmad Fauzi Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Bazar Takjil Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:04 WIB

Asta Tinggi Terancam? Tambang Galian C di Perbukitan Sumenep Jadi Polemik Serius

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:40 WIB

Direktur BPRS Bhakti Sumekar Tekankan Perencanaan Keuangan Terukur Jelang Ramadhan

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:02 WIB

Ramadhan 2026 Dimulai Berbeda: Timur Tengah Puasa Rabu, Asia Tenggara Kamis

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:14 WIB

Drama Panas di Lisboa: Gol Vinicius Junior Antar Real Madrid Menang, Jose Mourinho Diusir Wasit

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:40 WIB

Rukyatul Hilal di 41 Titik Nihil Hasil, NU Jatim Usulkan Awal Puasa 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:28 WIB

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan dan Malang, LFNU Pastikan Awal Ramadhan Tunggu Sidang Isbat Pemerintah

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:16 WIB

Perang Mental Dimulai! Mourinho Klaim Benfica Setara Real Madrid di Eropa

Berita Terbaru