BPRS Bhakti Sumekar Resmi Jadi Mitra Utama BUMDes: Dorong Ekonomi Desa Sumenep Lebih Transparan dan Inklusif

- Pewarta

Minggu, 6 Juli 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – BPRS Bhakti Sumekar resmi ditunjuk sebagai mitra utama pengelolaan dana BUMDes di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Penunjukan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Sumenep memperkuat ekonomi desa dan menciptakan sistem keuangan desa yang transparan.

Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui dukungan sistem keuangan desa yang lebih terintegrasi dan profesional. Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, menyatakan bahwa mandat ini berasal langsung dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep.

Tugas BPRS tidak hanya mengelola dana, tetapi juga menjamin bahwa keuangan BUMDes dikelola dengan cara yang inklusif. Hairil Fajar menegaskan, penunjukan ini bertujuan memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh masyarakat desa di Kabupaten Sumenep.

BUMDes kini dapat dengan mudah mengakses layanan perbankan seperti pembiayaan usaha, investasi, dan penyediaan modal kerja yang dibutuhkan. Fajar menyebutkan bahwa sistem ini akan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan ekonomi berbasis desa secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pondok Pesantren Al Usymuni Meresmikan Lembaga Tahfidzul Quran Yang Akan Di Asuh Oleh Lulusan Universitas Al Quran Hadrmaut

Dengan jaringan kantor BPRS tersebar di seluruh kecamatan, akses layanan keuangan akan lebih mudah dijangkau masyarakat desa. Hal ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pangan dan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat perdesaan.

Integrasi sistem keuangan desa yang dijalankan BPRS diharapkan menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BUMDes. Fajar menambahkan bahwa sistem ini membantu desa menghindari potensi penyimpangan dana dan mempercepat proses pelaporan keuangan.

Selain pengelolaan BUMDes, kerja sama juga mencakup penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) secara efektif. BPRS turut serta dalam pengelolaan insentif perangkat desa agar proses pembayaran lebih tertib dan tepat waktu sesuai aturan.

Fajar menyebut, sistem yang dibangun berbasis teknologi digital sehingga setiap transaksi tercatat dan bisa dimonitor secara real time. Menurutnya, keberadaan sistem terintegrasi sangat penting untuk memastikan semua program pemerintah tepat sasaran dan efisien.

Dengan kehadiran BPRS, masyarakat desa tidak perlu lagi repot mengakses layanan keuangan di pusat kota atau tempat jauh. Layanan ini akan menjangkau hingga ke desa terpencil di Kabupaten Sumenep, menciptakan inklusi keuangan yang lebih luas.

Baca Juga :  Stroke Meningkat Tajam di Sumenep: Masyarakat Diminta Waspada dan Rutin Periksa Kesehatan

Fajar optimis bahwa pendekatan ini akan memperkuat posisi BUMDes sebagai motor penggerak utama ekonomi berbasis lokal. Ia berharap sinergi antara pemerintah, desa, dan perbankan bisa mempercepat pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.

BPRS Bhakti Sumekar juga akan memberikan pendampingan dan edukasi kepada pengelola BUMDes dalam hal manajemen keuangan. Langkah ini penting agar pengelolaan dana tidak hanya efektif tetapi juga berkelanjutan dan berdampak jangka panjang.

Fajar menegaskan bahwa BPRS akan terus berkomitmen mendukung seluruh program prioritas Pemkab Sumenep terkait pembangunan desa. Dengan sistem pengawasan ketat dan teknologi modern, penggunaan dana desa diharapkan lebih aman dan minim risiko penyelewengan.

Penunjukan BPRS Bhakti Sumekar ini menandai era baru penguatan kelembagaan ekonomi desa di Sumenep berbasis inklusi keuangan.(Red/*)

Berita Terkait

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:30 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terbaru