Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

DPRD Sumenep Desak BRIDA Lakukan Kajian Serius Atasi Banjir

- Pewarta

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar, mendorong BRIDA melakukan riset mendalam terkait penyebab banjir yang mengkhawatirkan. Ia menilai peran BRIDA sangat strategis dalam memberikan masukan ilmiah kepada pemerintah daerah melalui kajian dan penelitian teknis.

“BRIDA itu memang strategis sekali untuk riset mendalam, juga memberi masukan ke Pemerintah Daerah,” ujar Hairul kepada Salam News. Menurutnya, penting untuk menyusun peta jalan penanganan banjir sebagai panduan kebijakan dan langkah konkret mengatasi bencana tahunan ini.

Pemerintah daerah, kata Hairul, perlu mengambil langkah serius dengan melibatkan riset ilmiah sejak dari perencanaan hingga implementasi kebijakan. Ia menyebut banjir bukan sekadar bencana alam musiman, melainkan hasil dari degradasi lingkungan dan lemahnya tata kelola air daerah.

Ucapan KPU-HPN 2025

Sudah saatnya pemerintah melakukan penelitian komprehensif terkait banjir agar penanganan dilakukan tepat, terukur, dan berkelanjutan dari hulu. “Itu harus loh. Sudah kewajiban BRIDA memberikan hasil riset ke Bupati,” tegas Hairul menyoroti pentingnya peran kelembagaan riset daerah.

Ia berharap hasil riset tersebut tidak hanya berhenti sebagai laporan, tetapi menjadi dasar kebijakan nyata yang dieksekusi pemerintah. “Jangan hanya jadi dokumen. Harus ada tindak lanjut nyata dalam bentuk kebijakan yang melibatkan banyak pihak,” tambahnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sumenep Melepas Festival Drumband Pelajar 2023 Di Depan Rumah Dinas Bupati

Selain itu, Hairul menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara BRIDA, OPD teknis, dan masyarakat untuk solusi banjir jangka panjang. Kolaborasi itu, menurutnya, harus mencakup edukasi masyarakat, perbaikan drainase, hingga rehabilitasi daerah tangkapan air secara menyeluruh.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menyatakan pemerintah akan membahas lebih lanjut usulan riset dari DPRD tersebut. “Untuk itu, kami akan diskusikan dulu,” ujarnya singkat ketika dimintai tanggapan soal permintaan riset banjir dari BRIDA oleh Hairul.

Wabup tidak menjelaskan lebih rinci kapan diskusi dilakukan, namun menyatakan terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak. Diketahui, banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep selama sepekan terakhir dan menyebabkan kerugian materiil cukup besar.

Beberapa titik terendam air hingga selutut orang dewasa, mengganggu aktivitas warga, serta merusak lahan pertanian dan infrastruktur jalan. Pemkab pun mendapat desakan dari warga dan aktivis lingkungan untuk segera menyiapkan solusi konkret yang bersifat jangka pendek dan panjang.

Penanganan jangka pendek meliputi normalisasi saluran air, pembersihan sungai, dan edukasi warga soal kebersihan lingkungan untuk cegah banjir. Sementara solusi jangka panjang harus berbasis riset, perencanaan tata ruang yang matang, serta perlindungan daerah resapan air secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Petahana Sumenep Lakukan Silaturrahmi Ke PP Lirboyo Kota Kediri

Pemerintah daerah didorong menganggarkan dana khusus riset dan pembangunan infrastruktur hijau guna mengurangi risiko banjir setiap musim hujan. Anggota dewan berharap banjir tidak dianggap rutinitas tahunan, melainkan bencana yang harus dicegah dengan kebijakan ilmiah dan tepat sasaran.

Mereka juga mendorong keterlibatan perguruan tinggi dan ahli lingkungan dalam setiap proses kajian maupun perencanaan kebijakan banjir daerah. Dengan adanya keterlibatan akademisi, maka data yang dikumpulkan akan lebih valid dan langkah kebijakan pun lebih sesuai kondisi lapangan.

Hairul mengingatkan bahwa tanpa riset yang kuat, penanganan banjir hanya bersifat reaktif dan tidak menyelesaikan akar persoalan sebenarnya. Ia pun mendesak agar BRIDA segera mengambil inisiatif menyusun rencana riset dan mempresentasikannya kepada Bupati dan DPRD.

Langkah tersebut diharapkan memulai proses perubahan besar dalam pola penanganan banjir di Kabupaten Sumenep secara sistematis dan berkelanjutan. Pemerintah daerah diharapkan segera merespons secara serius, mengingat dampak banjir yang merugikan berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Masyarakat Sumenep pun menunggu komitmen nyata dari pemerintah untuk mengatasi banjir, bukan hanya pernyataan normatif di media massa.(*)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Memperkokoh Barisan Perubahan: Ketua DPD PSI Sumenep Jalin Silaturahmi Strategis dengan DPC dan Ranting Bluto
Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:47 WIB

Memperkokoh Barisan Perubahan: Ketua DPD PSI Sumenep Jalin Silaturahmi Strategis dengan DPC dan Ranting Bluto

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat

Berita Terbaru