Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim Gelar Pangan Murah Di Kematan Lenteng

- Pewarta

Kamis, 30 September 2021 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur melaksanakan sosialisasi gerakan diversifikasi pangan lokal dan gelar pangan rumah bertempat di Pendopo Kecamatan Lenteng, Sumenep 29/09/2021. 

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya pada Bupati Sumenep (Ach. Fuazi, SH. MH)  yang telah berpartisipasi aktif ikut mendukung pelaksanaan gelar pangan murah berkualitas dan gerakan diversifikasi pangan lokal, dengan mengusung tema “Kenyang Tidak Harus Dengan Nasi”. 

Pandemi Covid-19 yang melanda sejak bulan maret menganggu banyak sekali sektor-sektor yang menyokong kehidupan masyarakat, termasuk diantaranya sektor pertanian. 

“Pada masa pandemi yang sulit seperti sekarang ini ketahanan pangan menjadi sesuatu yang harus diupayakan untuk menghindari dari krisis pangan yang seakan menghantui indonesia”, ucapnya. 

Meskipun menurut data yang dilansir dari Badan Pusat Statistik stok pangan akan mengalami surplus hingga bulan Desember 2021. “Namun hal ini bukan berarti bahwa serta merta terbebas dari ancaman krisis pangan yang akan terjadi dimasa mendatang. Ditambah lagi , masa pandemi Covid-19 yang belum pasti akan berakhir kapan, dampak yang sangat dirasakan dibidang pertanian”, tambahnya. 

Baca Juga :  Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Sedangkan prognosa ketersediaan pangan strategis di Jawa Timur untuk tahun 2021, beras surplus sebesar 2.811.598 ton, jagung surplus 2.074.201 ton, kecuali kedelai defisit 222.138 ton. Begti pula dengan ketersediaan daging, telur, susu, ikan dan gula di Jawa Timur surplus. 

Untuk menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19 Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mengajak masyarakat, “melakukan optimalisasi pemanfaatan pekarangan lestari, melalui pemberdayakan masyarakat untuk menyediakan panganyannya secara mandiri, sekaligus dapat menghemat pengeluaran karena bahan pangan diperoleh dari sekitar tanpa harus membeli ke pasar”, ajaknya. 

Disaat daya beli masyarakat turun dengan banyaknya pegawai di rumahkan dan PHK terjadi dimana-mana. Sedangkan kebutuhan pangan harus tetap tersedia untuk menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari ancaman Covid-19. 

Baca Juga :  Kritik Bukan Sekadar Teriakan: BEM Sumenep Konsolidasikan Gerakan Publik

Stabilitas harga komoditas strategis harus dijaga, khususnya pada pandemi Covid-19, karena komoditas strategis berkontribusi terhadap garis kemiskinan. Jika harga naik maka garis kemiskinan akan naik. 

Gelar pangan murah berkualitas bertujuan untuk membantu masyarakat Sumenep bisa mengakses kebutuhan pangan dengan harga dibawah pasar. “Pada hari ini Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Provinsi Jawa Timur menggelar pangan murah berkualitas dengan menyediakan komoditas berupa : Beras 1 ton, Minyak goreng 500 liter, Telur ayam ras 500 kg, Bawang merah 250 kg, Gula pasir 1000 kg, Sayur, buah, dan produk pangan olahan lainnya”, kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provisi Jawa Timur. 

Gelar Pangan Murah Berkualitas dan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal hari ini mari jadikan momentum gerakan penganekaragaman pangan yang berbasis pangan lokal untuk mewujudkan kedaulatan pangan.(Rfk/Wrd)

Berita Terkait

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:30 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terbaru