Hadapi Musim Kemarau, Bupati Fauzi Kerahkan Seluruh OPD Jaga Ketahanan Pangan Sumenep

- Pewarta

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmen kuat menjaga ketahanan pangan dengan mempercepat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang mulai melanda wilayahnya tahun ini. Langkah cepat tersebut diwujudkan setelah pemerintah daerah menetapkan status siaga kekeringan sebagai upaya mengantisipasi berbagai potensi dampak yang mengancam sektor pertanian masyarakat luas.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo segera menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah terkait agar memprioritaskan perlindungan sektor pertanian sebagai perhatian utama pemerintah daerah sekarang. Instruksi tersebut menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menghadapi ancaman kekeringan sehingga berbagai permasalahan dapat dicegah sejak awal secara terukur dan berkelanjutan bersama.

Pemerintah daerah menilai musim kemarau berpotensi memengaruhi ketersediaan air, kondisi jaringan irigasi, hingga keberlangsungan produksi pangan yang menjadi penopang perekonomian masyarakat Sumenep. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bergerak lebih cepat melalui langkah konkret sesuai tugas masing-masing demi menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat secara optimal.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan koordinasi antarlembaga harus diperkuat sehingga setiap persoalan yang muncul selama musim kemarau dapat segera ditangani secara efektif dan tepat. Menurutnya, tindakan pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah dampak kekeringan meluas sehingga petani tetap mampu menjalankan aktivitas produksi dengan baik berkelanjutan.

Ia menegaskan sektor pertanian harus memperoleh perhatian maksimal mulai dari pengelolaan hasil panen, penyediaan air, hingga pemeliharaan jaringan irigasi secara menyeluruh dan berkesinambungan. Seluruh pihak diminta berperan aktif memastikan produktivitas petani tetap terjaga sehingga hasil pertanian tidak mengalami penurunan signifikan selama musim kemarau berlangsung di wilayah Sumenep.

Baca Juga :  Pasar Murah Pemkab Sumenep: Langkah Nyata Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Akhir Tahun

Bupati menyampaikan perlindungan terhadap sektor pertanian bukan hanya bertujuan menjaga keberhasilan panen, melainkan memperkuat ketahanan pangan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan iklim nasional. Selain itu, keberhasilan sektor pertanian dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah karena menjadi sumber penghasilan utama sebagian besar masyarakat pedesaan.

Pemerintah daerah menyadari bahwa kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada keberlanjutan sektor pertanian sehingga berbagai kebijakan diarahkan untuk mendukung aktivitas budidaya secara berkesinambungan. Dengan perlindungan yang optimal, petani diharapkan tetap mampu menghasilkan komoditas berkualitas meskipun menghadapi tantangan berupa berkurangnya curah hujan selama musim kemarau panjang berlangsung.

Kabupaten Sumenep dikenal memiliki potensi lahan pertanian yang sangat luas dengan total mencapai lebih dari seratus tiga ribu hektare tersebar di berbagai kecamatan. Potensi tersebut menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian penting di Provinsi Jawa Timur yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan regional nasional.

Beragam komoditas unggulan berhasil dikembangkan masyarakat mulai padi, jagung, kacang hijau, cabai merah besar, bawang merah, tomat, hingga mentimun berkualitas tinggi setiap musim. Selain tanaman pangan dan hortikultura, sektor peternakan juga berkembang cukup pesat karena tersebar hampir di seluruh kecamatan sebagai penopang ekonomi masyarakat pedesaan setempat.

Baca Juga :  Dispertahortbun Sumenep Gunakan DBHCHT Gelar Sekolah Lapang bagi Petani Tembakau

Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah daerah memastikan seluruh program pendukung pertanian akan terus dioptimalkan agar kegiatan budidaya berjalan secara maksimal dan berkelanjutan sepanjang tahun. Program tersebut meliputi penguatan pengelolaan irigasi, penyediaan kebutuhan air, pendampingan petani, serta koordinasi lintas sektor untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap produksi pertanian daerah.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan pemerintah akan terus berupaya menjaga produktivitas pertanian melalui berbagai langkah strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan petani di lapangan secara nyata. Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sehingga sektor pertanian tetap menjadi kekuatan ekonomi Kabupaten Sumenep menghadapi tantangan perubahan iklim.

Menurutnya, menjaga sektor pertanian berarti melindungi kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia bagi seluruh warga dalam berbagai kondisi musim yang dihadapi. Komitmen tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumenep membangun pertanian tangguh, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan pada masa mendatang.(*/Red)

Berita Terkait

Nasib Petani Tembakau Sumenep Menggantung, TIHT 2026 Belum Juga Diumumkan
Bupati Sumenep Perkuat Sinergi dengan Kementan, Sumenep Siap Wujudkan Pertanian Modern dan Petani Sejahtera
Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:22 WIB

Nasib Petani Tembakau Sumenep Menggantung, TIHT 2026 Belum Juga Diumumkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:19 WIB

Bupati Sumenep Perkuat Sinergi dengan Kementan, Sumenep Siap Wujudkan Pertanian Modern dan Petani Sejahtera

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14 WIB

Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru