Relokasi PKL di Sumenep Tak Merata. Ada Yang Tergusur, Ada Yang Bebas Jualan

- Pewarta

Sabtu, 19 April 2025 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, SalamNews.Id – Proses penataan dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Sumenep saat ini tengah menjadi sorotan. Sebab tak semua PKL direlokasi. Ada yang digusur. Ada yang bebas jualan.

Sejumlah PKL yang berjualan di sepanjang JL Slamet Riadi Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep yang digusur. Namun, sejumlah PKL di lokasi lain tetap berjualan.

Seperti PKL sepanjang JL Dipenogoro, PKL JL Lingkar Timur, PKL sekitar MAN Sumenep, PKL ke selatan Tajamara, PKL Setia Budi, PKL depan Labang Mesem, ….

PKL PKL itu masih beraktivitas di tempat semula tanpa mengalami penertiban. “Ini kan menimbulkan rasa luka atas keadilan penertiban PKL,” ucap Hambali Rasidi, aktivis dan jurnalis senior Sumenep kepada media.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Resmi Lantik Pengurus Koperasi Mamin

Menurutnya, sejumlah PKL yang telah ditertibkan kini belum memiliki tempat baru untuk berdagang, sehingga mengalami kesulitan dalam mempertahankan penghasilan harian mereka.

Hambali mengungkapkan pentingnya kesetaraan dalam proses relokasi, agar semua PKL mendapatkan perlakuan yang sama. Ia juga menekankan perlunya pendekatan yang menyeluruh dan konsisten agar tidak menimbulkan persepsi ketimpangan di tengah masyarakat.

Dalam konteks relokasi, Hambali menyarankan agar lokasi baru tidak terlalu jauh dari tempat asal para pedagang. Ia mencontohkan, jika seorang PKL berasal dari Desa Pabian, maka alangkah baiknya jika lokasi pengganti masih berada di wilayah tersebut, demi menjaga kesinambungan antara pedagang dan pelanggan mereka.

Ia menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah segera memberikan kepastian terkait rencana relokasi. Hal ini, menurutnya, penting untuk menjaga stabilitas ekonomi para pedagang serta memberikan rasa aman dan kepastian dalam menjalankan aktivitas usaha mereka.

Baca Juga :  30 Puskesmas di Sumenep Ikuti Workshop Viral Load HIV/AIDS untuk Tingkatkan Layanan

Hambali juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh lokal, untuk ikut memberi masukan dan saran konstruktif kepada pemerintah demi mencari solusi bersama. Menurutnya, dengan adanya komunikasi yang baik antara pihak terkait dan para PKL, proses penataan kota dapat berjalan lebih lancar dan minim konflik.

Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan bahwa penataan ruang kota tidak harus mengorbankan kelompok ekonomi kecil. Semua proses perlu dijalankan secara adil, terbuka, dan partisipatif agar dapat diterima oleh semua pihak.(red)

Berita Terkait

BMT NU Jatim Raih Penghargaan Penggerak Koperasi 2026, H. Masyudi Kanzillah Terima Apresiasi dari Gubernur Khofifah
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:45 WIB

BMT NU Jatim Raih Penghargaan Penggerak Koperasi 2026, H. Masyudi Kanzillah Terima Apresiasi dari Gubernur Khofifah

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:07 WIB

Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:42 WIB

Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Berita Terbaru