Relokasi PKL di Sumenep Tak Merata. Ada Yang Tergusur, Ada Yang Bebas Jualan

- Pewarta

Sabtu, 19 April 2025 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, SalamNews.Id – Proses penataan dan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Sumenep saat ini tengah menjadi sorotan. Sebab tak semua PKL direlokasi. Ada yang digusur. Ada yang bebas jualan.

Sejumlah PKL yang berjualan di sepanjang JL Slamet Riadi Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep yang digusur. Namun, sejumlah PKL di lokasi lain tetap berjualan.

Seperti PKL sepanjang JL Dipenogoro, PKL JL Lingkar Timur, PKL sekitar MAN Sumenep, PKL ke selatan Tajamara, PKL Setia Budi, PKL depan Labang Mesem, ….

PKL PKL itu masih beraktivitas di tempat semula tanpa mengalami penertiban. “Ini kan menimbulkan rasa luka atas keadilan penertiban PKL,” ucap Hambali Rasidi, aktivis dan jurnalis senior Sumenep kepada media.

Baca Juga :  Jamaah Haji Kloter Sub 96 Sumenep Dapat Pengarahan Dari Petugas Haji dan Bersiap Menuju Arafah

Menurutnya, sejumlah PKL yang telah ditertibkan kini belum memiliki tempat baru untuk berdagang, sehingga mengalami kesulitan dalam mempertahankan penghasilan harian mereka.

Hambali mengungkapkan pentingnya kesetaraan dalam proses relokasi, agar semua PKL mendapatkan perlakuan yang sama. Ia juga menekankan perlunya pendekatan yang menyeluruh dan konsisten agar tidak menimbulkan persepsi ketimpangan di tengah masyarakat.

Dalam konteks relokasi, Hambali menyarankan agar lokasi baru tidak terlalu jauh dari tempat asal para pedagang. Ia mencontohkan, jika seorang PKL berasal dari Desa Pabian, maka alangkah baiknya jika lokasi pengganti masih berada di wilayah tersebut, demi menjaga kesinambungan antara pedagang dan pelanggan mereka.

Ia menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah segera memberikan kepastian terkait rencana relokasi. Hal ini, menurutnya, penting untuk menjaga stabilitas ekonomi para pedagang serta memberikan rasa aman dan kepastian dalam menjalankan aktivitas usaha mereka.

Baca Juga :  Fenomena Aneh di Sumenep: Sumur Bor Semburkan Air Asin dan Gas, Warga Cemas

Hambali juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh lokal, untuk ikut memberi masukan dan saran konstruktif kepada pemerintah demi mencari solusi bersama. Menurutnya, dengan adanya komunikasi yang baik antara pihak terkait dan para PKL, proses penataan kota dapat berjalan lebih lancar dan minim konflik.

Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan bahwa penataan ruang kota tidak harus mengorbankan kelompok ekonomi kecil. Semua proses perlu dijalankan secara adil, terbuka, dan partisipatif agar dapat diterima oleh semua pihak.(red)

Berita Terkait

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru
Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT Ke-81 RI, Pemkab Siapkan Evaluasi dan Penghargaan
Bupati Sumenep Ingatkan Petani Tak Memaksakan Tanam Tembakau Saat Cuaca Mepet

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:04 WIB

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT Ke-81 RI, Pemkab Siapkan Evaluasi dan Penghargaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan Petani Tak Memaksakan Tanam Tembakau Saat Cuaca Mepet

Berita Terbaru