RSUD Sumenep Pastikan Asupan Gizi Pasien Tepat Sasaran dan Terukur Secara Medis

- Pewarta

Senin, 26 Januari 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pelayanan gizi pasien di RSUD dr. H. Muhammad Anwar Sumenep dipastikan diberikan secara individual, menyesuaikan kondisi medis masing-masing pasien. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa tidak ada penyamarataan pemberian gizi karena setiap pasien memiliki kebutuhan nutrisi berbeda.

Perbedaan kebutuhan gizi pasien dipengaruhi oleh tingkat kesadaran, usia, berat badan, serta penyakit atau kondisi patologis yang diderita. Pasien dalam kondisi sadar maupun koma tetap mendapatkan perhitungan asupan gizi sesuai standar medis dan hasil pemeriksaan klinis.

Direktur RSUD dr. H. Muhammad Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menjelaskan penentuan gizi dilakukan oleh tenaga profesional. Menurutnya, seluruh asupan gizi pasien ditentukan ahli gizi berdasarkan analisis medis dan rekomendasi dokter penanggung jawab.

Ahli gizi akan menilai apakah pasien memerlukan gizi standar rumah sakit atau tambahan gizi khusus sesuai kebutuhan tubuhnya. Penentuan jenis gizi tersebut mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien agar proses penyembuhan berjalan optimal dan aman.

Selain penyediaan makanan, RSUD juga menerapkan sistem kunjungan atau visit gizi kepada pasien rawat inap. Dalam kunjungan tersebut, petugas gizi berkomunikasi langsung dengan pasien atau keluarga mengenai preferensi makanan yang memungkinkan.

Baca Juga :  Media Management Training, Ruang Belajar Media Digital Kader PMII

Preferensi makanan tersebut kemudian disesuaikan dengan perhitungan kebutuhan kalori yang telah ditetapkan secara medis dan terukur. Apabila dokter penanggung jawab menetapkan diet khusus, ahli gizi akan menyesuaikan asupan berdasarkan kondisi klinis pasien.

Diet khusus tersebut meliputi diet diabetes, penyakit tertentu, maupun kondisi medis lainnya yang memerlukan pengaturan nutrisi ketat. Seluruh proses pelayanan gizi dilaksanakan sesuai standar pelayanan gizi rumah sakit dan mengacu pada kondisi patologis pasien.

Pihak rumah sakit menegaskan mekanisme pelayanan gizi ini berbeda dengan program gizi di luar layanan rumah sakit. Program luar rumah sakit biasanya mencakup penanganan gizi buruk bayi atau program penurunan berat badan pasien obesitas.

Dengan sistem ini, rumah sakit memastikan asupan gizi pasien tepat sasaran, terukur, dan sesuai kondisi kesehatannya. Dr. Erliyati juga menyampaikan bahwa pemberian pelayanan dilakukan oleh bidang terkait sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Jalan Santai Warnai Opening Milad ke-44 Pesantren Al Usymuni dan Ikhtibar ke-41

Selama tidak terdapat kendala pada sistem aplikasi pendukung, seluruh proses pelayanan berjalan normal dan terpantau. Jika terdapat komplain terkait pelayanan, pihak manajemen akan melakukan klarifikasi sesuai fakta dan prosedur yang berlaku.

Setiap pihak yang terlibat diberikan kesempatan menjelaskan agar permasalahan dapat diselesaikan secara objektif dan profesional. Permasalahan yang muncul akan ditangani berdasarkan hasil evaluasi, sama seperti penanganan medis pasien sesuai penyakitnya.

Sementara itu, pejabat RSUD dr. H. Muhammad Anwar Sumenep, Arman Endika Putra, mempertegas pelayanan gizi dilakukan setiap hari. Pelayanan makanan pasien rawat inap melayani ratusan pasien dengan kebutuhan gizi berbeda sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Saat ini RSUD melayani sebanyak 233 tempat tidur dengan anggaran penyediaan makanan pasien sekitar Rp2,3 miliar per tahun. Makanan pasien mencakup makanan kering, basah, serta susu, mengingat layanan diberikan kepada pasien dewasa hingga bayi.(*/Red)

Berita Terkait

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Berita Terbaru