Sumenep Borong Prestasi di FESYAR Jatim 2025: Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Halal

- Pewarta

Senin, 15 September 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan prestasi membanggakan di ajang bergengsi Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa Timur 2025. Ajang ini digelar di Ballroom Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu, 14 September 2025, dengan menghadirkan berbagai daerah.

Dalam festival tersebut, Sumenep sukses membawa pulang dua penghargaan penting yang menandai kemajuan daerah dalam ekonomi syariah. Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH., MH., hadir langsung menerima penghargaan bersama pejabat dinas terkait.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep, Chainur Rasyid, SE., M.Si., turut mendampingi dalam penyerahan penghargaan. Sumenep menerima dua penghargaan, salah satunya Sertifikat Konsistensi dalam penerapan Rumah Potong Hewan Halal dan sanitasi NKV.

Ucapan KPU-HPN 2025

Penghargaan lainnya adalah Juara 3 Keuangan Syariah, menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan ekonomi berbasis syariah di daerah. Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang berhasil diraih dalam festival tahunan tersebut.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen, baik pemerintah daerah maupun masyarakat Kabupaten Sumenep,” ujar beliau. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi pengakuan atas konsistensi menjaga kualitas pangan halal dan sistem ekonomi syariah.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Serahkan Piala Bergilir Turnamen Futsal Bupati Sumenep Cup 2022 DPC PWRI

Selain menerima penghargaan, Wakil Bupati juga menyampaikan pesan penting dari Gubernur Jawa Timur kepada seluruh peserta. Pesan tersebut menyoroti pentingnya semua produk makanan, minuman, dan batik untuk memperoleh sertifikat halal secara menyeluruh.

Hal ini dinilai sebagai tantangan besar sekaligus peluang emas bagi pengembangan industri lokal yang ada di Kabupaten Sumenep. Imam Hasyim menegaskan bahwa Sumenep siap menjawab tantangan tersebut dengan mendorong pelaku usaha mendapat sertifikat halal.

“Potensi kuliner dan batik khas daerah Sumenep sangat besar, dan perlu ditunjang sertifikasi halal agar makin kompetitif,” ucapnya. Ia juga menyatakan bahwa sertifikasi halal bisa memperkuat kepercayaan konsumen dari dalam maupun luar negeri terhadap produk lokal.

Dengan demikian, daya saing produk Sumenep bisa meningkat secara signifikan di pasar nasional bahkan internasional. Langkah ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi daerah berbasis syariah dan berkelanjutan secara kualitas.

Penghargaan ini menunjukkan bahwa Sumenep mampu memimpin dalam aspek ketahanan pangan dan pengelolaan ekonomi berbasis syariah. Sumenep tidak hanya dikenal karena kebudayaan dan pariwisatanya, tapi kini juga unggul di bidang pangan halal dan keuangan syariah.

Baca Juga :  Ini Harapan Sekda Sumenep PNS Tidak Terlibat Dalam Urusan Politik

Pemerintah daerah berkomitmen mendorong peningkatan mutu serta jangkauan produk lokal melalui kebijakan dan dukungan langsung. Ke depan, Pemkab Sumenep akan terus berinovasi agar mampu mempertahankan serta meningkatkan prestasi yang telah diraih ini.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mewujudkan sistem pangan halal dan ekonomi syariah berkelanjutan.Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Sumenep yakin akan semakin maju sebagai daerah mandiri dan islami.

Dua penghargaan yang diraih menjadi bukti nyata keseriusan dan kerja nyata semua pihak dalam membangun Sumenep yang lebih baik. Semangat ini juga sejalan dengan visi besar Jawa Timur menjadikan halal sebagai standar dalam seluruh lini kehidupan masyarakat.

Sumenep kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi halal di Jawa Timur dan bahkan Indonesia.(*/Red)

Berita Terkait

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional
Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi Nasional

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB