Tolak Kenaikan Harga BBM, Aliansi BEM Sumenep Demo Kantor DPRD Sumenep

- Pewarta

Rabu, 6 April 2022 - 04:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


Sumenep, Salam News. Id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumenep (BEMSU) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD setempat, sore hari, Selasa (05/04/2022). 

Aksi Mahasiswa tersebut dalam rangka menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM jenis pertamax disaat kondisi perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19. 

“Kami menilai, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertamax di saat kondisi ekonomi belum stabil sangat tidak berpihak kepada masyarakat,” kata korlap aksi Nur Hayat. 

Baca Juga :  Gebyar Ramadan DPC PWRI, Dapat Apresiasi Bupati Sumenep

Ia menjelaskan, kedatangannya ke gedung DPRD Sumenep hari ini tidak lain untuk mengajak para wakil rakyat agar turut bersepakat menolak kebijakan pemerintah menaikkan BBM jenis Pertamax. 

“Tidak hanya itu, kami juga mengajak wakil rakyat di Sumenep juga menolak wacana kenaikan BBM jenis Pertalite dan tabung gas 3 kilogram karena hal itu akan sangat membebani masyarakat,” tegasnya. 

Nur Hayat, mengaku kecewa karena pada unjuk rasa kali ini tidak ada satupun pimpinan DPRD Sumenep yang menemui, seperti diinginkan mahasiswa. 

Baca Juga :  Sapa Bansos di Sampang, Khofifah Tegaskan Bansos sebagai Strategi Pembangunan Jangka Panjang

“Kami merasa kecewa karena tidak ada perwakilan satupun dari anggota DPRD Sumenep menemui teman-teman mahasiswa,” tandas Hayat. 

Mereka menuntut agar DPRD kabupaten Sumenep untuk menolak kenaikan harga BBM jenis pertamax dan wacana kenaikan BBM jenis pertalite dan Gas LPG 3 kg. 

Ia juga meminta DPRD Kabupaten Sumenep memberikan kritik dan pengontrolan terhadap harga minyak goreng yang melambung tinggi dan kenaikan kebutuhan pokok lainnya. 

Serta DPRD Kabupaten Sumenep menindak lanjuti massa aksi dengan menyurati DPR RI selambat-lambatnya 3 kali 24 Jam.(Jhon)

Berita Terkait

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Berita Terbaru