Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

30 Puskesmas di Sumenep Ikuti Workshop Viral Load HIV/AIDS untuk Tingkatkan Layanan

- Pewarta

Jumat, 7 Februari 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, melalui bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), menyelenggarakan workshop pengambilan dan pengiriman sampel atau viral load serta EID bagi penderita HIV AIDS.

Workshop ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 4 hingga 5 Februari 2025, bertempat di Hotel Debaghraf. Acara ini diikuti oleh perwakilan dari 30 Puskesmas di Sumenep, terdiri dari dokter, tenaga laboratorium, dan penanggung jawab program.

Selain itu, workshop ini juga dihadiri oleh rumah sakit daerah, seperti RSUD dr. H. Moh. Anwar, RSI Garam Kalianget, RS Sumekar, serta Klinik Esto Ebu. Dinas Kesehatan P2KB Sumenep melalui Kepala Bidang P2P, H. Syamsuri, menjelaskan bahwa tujuan utama dari workshop ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para tenaga kesehatan dalam pengambilan serta pengiriman sampel, termasuk viral load dan EID, yang akan dikirimkan ke Labkesmas Surabaya.

Ucapan KPU-HPN 2025
Baca Juga :  Bupati Sumenep Terima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Madya

Workshop ini dirancang untuk memberikan wawasan lebih mendalam kepada petugas kesehatan tentang cara yang tepat dalam menangani sampel penderita HIV AIDS, terutama dalam pengambilan dan pengiriman sampel yang aman. “Kami berharap peserta workshop dapat memahami bagaimana prosedur pengambilan dan pengemasan sampel dengan benar, serta menjaga keselamatan diri agar tidak terpapar bahaya,” kata H. Syamsuri.

Dalam workshop tersebut, narasumber dari Provinsi Jawa Timur memberikan materi penting terkait prosedur pengambilan sampel yang aman dan bagaimana cara mengemasnya untuk pengiriman. Fokus utama yang ditekankan oleh narasumber adalah upaya untuk mencapai tujuan 3 Zero pada tahun 2030. Hal ini berarti mengurangi jumlah pasien baru HIV AIDS hingga tidak ada lagi kasus baru yang ditemukan.

Narasumber juga menyoroti pentingnya menghindari diskriminasi terhadap penderita HIV AIDS. Masyarakat diharapkan lebih terbuka dan memberikan dukungan kepada penderita, agar mereka bisa hidup tanpa rasa takut di tengah-tengah komunitas. H. Syamsuri juga menyebutkan bahwa hingga tahun 2024, jumlah penderita HIV AIDS di Kabupaten Sumenep tercatat sebanyak 87 orang.

Baca Juga :  PWRI Sumenep Dorong Talenta Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik, Ratih Ayu Sabariah Sukses Dapat Beasiswa

Syamsuri juga menjelaskan bahwa faktor utama penyebaran HIV AIDS di Sumenep berkaitan dengan pergaulan bebas. HIV bisa menyebar melalui hubungan seksual yang tidak aman dan transfusi darah yang terkontaminasi. “HIV AIDS dapat diobati dengan pengobatan yang teratur, tetapi AIDS lebih sulit diatasi jika gejalanya sudah parah, seperti diare berkepanjangan, batuk, demam, dan penurunan berat badan,” tambahnya.

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, pihak Dinkes P2KB juga melakukan koordinasi lintas program dan mengadakan sosialisasi di tingkat pendidikan SMP dan SMA. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya HIV AIDS serta bagaimana cara melindungi diri dari penularan penyakit ini. “Kami berharap melalui edukasi ini, kesadaran akan pentingnya pencegahan HIV AIDS semakin meningkat,” tegasnya.(*/Red)

Berita Terkait

Sumenep Ukir Prestasi di Pantai Kenjeran: Tim Putri Juara, Putra Raih Runner-up Piala Wali Kota Surabaya
Dihadiri Kadisdik Sumenep, Pelepasan Siswa SMP Plus Miftahul Ulum Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Bupati Fauzi: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tetapi Fondasi Perdamaian Dunia
Sumenep Bersiap Jadi Penopang Industri Kelapa Jatim,110.00 Bibit Bersertifikat Disediakan Untuk Dukung Hilirisasi
Gema Takbir Iduladha 1447 H di Pendopo Agung, Bupati Fauzi Doakan Jemaah Haji dan Kemajuan Sumenep
Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri
Mikaila Zahra Maghfira, Gadis Pembawa Cita Rasa Bangsa di Balik Khidmat Hardiknas-Harkitnas Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:30 WIB

Sumenep Ukir Prestasi di Pantai Kenjeran: Tim Putri Juara, Putra Raih Runner-up Piala Wali Kota Surabaya

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:07 WIB

Dihadiri Kadisdik Sumenep, Pelepasan Siswa SMP Plus Miftahul Ulum Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:18 WIB

Sumenep Bersiap Jadi Penopang Industri Kelapa Jatim,110.00 Bibit Bersertifikat Disediakan Untuk Dukung Hilirisasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:56 WIB

Gema Takbir Iduladha 1447 H di Pendopo Agung, Bupati Fauzi Doakan Jemaah Haji dan Kemajuan Sumenep

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WIB

Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:37 WIB

Mikaila Zahra Maghfira, Gadis Pembawa Cita Rasa Bangsa di Balik Khidmat Hardiknas-Harkitnas Sumenep

Senin, 18 Mei 2026 - 10:04 WIB

Angin Segar Pelestarian Tari Sintung: Camat Ambunten Beri Apresiasi Tinggi pada Generasi Muda

Berita Terbaru