Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

- Pewarta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program strategis guna meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk pengadaan alat dan mesin pertanian.

Program pengadaan alat dan mesin pertanian atau alsintan tersebut direncanakan dilaksanakan sepanjang tahun anggaran 2026 sebagai bagian percepatan modernisasi pertanian daerah. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap program swasembada pangan nasional yang terus didorong pemerintah pusat secara berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi pertanian modern dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja petani, mempercepat proses budidaya, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual. Selain itu, penggunaan alsintan juga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen sehingga pendapatan petani semakin bertambah dan kesejahteraan masyarakat pedesaan ikut meningkat.

Ucapan KPU-HPN 2025

Berdasarkan data yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan atau Sirup Inaproc, pengadaan alsintan dibagi menjadi dua paket pekerjaan berbeda. Paket pertama memiliki nilai anggaran sebesar Rp525 juta, sedangkan paket kedua mencapai Rp1,452 miliar sehingga total anggaran keseluruhan mencapai Rp1,9 miliar.

Baca Juga :  Puskesmas Rubaru, Selain Peningkatkan Mutu Dan Kualitas Juga Peduli Lingkungan Sekitar

Pembagian paket tersebut dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan pengadaan sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan pengelolaan keuangan pemerintah yang berlaku. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan seluruh pengadaan dilaksanakan melalui sistem elektronik menggunakan mekanisme e-katalog pemerintah.

Menurutnya, penggunaan sistem e-katalog menjadi langkah penting untuk memastikan proses pengadaan berlangsung transparan, efisien, akuntabel, serta sesuai regulasi yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menjelaskan anggaran sebesar Rp1,9 miliar tersebut sepenuhnya digunakan membeli berbagai jenis alat dan mesin pertanian yang dibutuhkan kelompok tani penerima bantuan.

Setelah seluruh proses pengadaan selesai, alsintan tersebut akan dihibahkan kepada kelompok tani yang tersebar di berbagai kecamatan sesuai hasil verifikasi pemerintah daerah. Chainur Rasyid menegaskan bantuan alsintan bukan sekadar penyaluran peralatan, melainkan investasi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan daya saing petani Kabupaten Sumenep.

Pria yang akrab disapa Inung itu berharap keberadaan alsintan mampu mempercepat proses pengolahan lahan sehingga waktu tanam menjadi lebih efektif setiap musim. Selain mempercepat pekerjaan, penggunaan alat pertanian modern juga diyakini dapat mengurangi biaya operasional petani karena kebutuhan tenaga kerja menjadi lebih efisien.

Baca Juga :  Demi Mencegah Penyebaran Covid – 19, Ribuan Masyarakat Sumenep Antusias Divaksin

Efisiensi biaya tersebut diharapkan memberikan keuntungan lebih besar kepada petani sehingga mereka memiliki kemampuan meningkatkan kualitas produksi pertanian secara berkelanjutan setiap tahun. Program bantuan alsintan itu juga merupakan tindak lanjut dari berbagai aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumenep.

Usulan tersebut kemudian dibahas bersama pemerintah daerah sebagai bentuk komitmen memperkuat sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan. Saat ini proses pengadaan telah memasuki tahapan lelang sesuai mekanisme yang berlaku sehingga pelaksanaan program diharapkan berjalan tepat waktu sesuai jadwal pemerintah.

DKPP menargetkan seluruh alat dan mesin pertanian dapat disalurkan kepada kelompok tani penerima manfaat mulai Agustus 2026 setelah seluruh administrasi dinyatakan selesai. Sebelum bantuan diserahkan, pemerintah memastikan setiap kelompok tani telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi serta lolos proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui program pengadaan alsintan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis modernisasi pertanian semakin berkembang, produktivitas meningkat, ketahanan pangan semakin kuat, serta kesejahteraan petani terus mengalami peningkatan.(*/Red)

Berita Terkait

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal
Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas
Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:42 WIB

Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14 WIB

Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:08 WIB

Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme

Berita Terbaru