Seorang Tunanetra Warga Batang -Batang di Keroyok Mengalami Luka di Wajah dan Punggung Lebam

- Pewarta

Sabtu, 1 Juni 2024 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Salah seorang Tunanetra yang diketahui bernama Suhaniya (23), warga Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga kuat dianiaya oleh 3 pelaku.

Satu di antara 3 pelaku membawa senjata tajam yang diketahui bernama Misna.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kejadian penganiayaan terjadi pada Rabu, 22 Mei 2024 sekira pukul 14.00 WIB.

Kronologinya, Misna saat itu sedang mendatangi ke rumah korban (Suhaniya), menanyakan tentang pencairan dana MEKAR. Kemudian korban menjelaskan kalau ada anggota mekar yang belum melunasi pembayaran, sehingga pencairan ditunda sampai dengan esok harinya.

Namun si pelaku justru langsung berkata kasar sembari memukul kepala si korban.

Baca Juga :  Kecamatan Rubaru Lakukan Vaksinasi

Untungnya saat kejadian tersebut, tetangga korban segera datang untuk melerai, kemudian pelaku langsung mengeluarkan sebilah celurit yang disembunyikan di balik baju pelaku.

“Untung ada warga sekitar melerai dan celurit tersebut langsung diserahkan kepada pihak Kepala Desa, dengan harapan untuk dilakukan mediasi, tetapi tidak ada sikap dari pihak Kepala Desa,” ungkap korban.

Kemudian pada hari Kamis 23 Mei 2024 sekitar jam 07.00 WIb, Misna membawa 2 orang pelaku yang bernama Tohir dan Siti Fadilah kembali lagi ke rumah korban. Di sana lah terjadi pengeroyokan di dalam rumah korban untuk yang kedua kalinya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di wajah, lebam di punggung dan luka gigitan serta luka cakaran yang diakibatkan penganiayaan ketiga pelaku.

Baca Juga :  PKB Sumenep Rangkul Santri dan Akademisi, Jaring Aspirasi Lewat Lomba Ilmiah

“Setelah korban dilerai oleh pihak tetangga, korban berada di dalam rumah. Ketiga pelaku yang ada di luar, diketahui Misna membawa pisau yang diambil oleh Siti Fadilah dari bahu Misna untuk ditusukkan kepada korban yang berada di dalam rumah, namun pisau tersebut langsung diamankan oleh tetangga,” kata narasumber.

Kemudian, korban langsung dibawa ke Kantor Polsek Batang-batang oleh tetangga korban untuk melaporkan kejadian tersebut dan akhirnya pihak korban dilakukan visum oleh pihak Polsek Batang-batang ke puskesmas setempat.

Tapi sampai saat ini belum ada info perkembangan laporan tersebut

Berita Terkait

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:30 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terbaru