Sumenep, Salam News. Id – Sebuah langkah maju dalam pelayanan publik di Kabupaten Sumenep dimulai dengan peresmian Gedung DPRD Kabupaten Sumenep yang terletak di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, pada Selasa (tanggal disesuaikan).
Gedung yang megah ini dirancang untuk memberikan pelayanan yang lebih representatif, nyaman, dan profesional, dengan semangat “Bismillah Melayani.” Acara peresmian berlangsung dengan penuh keistimewaan dan suasana budaya yang kental. Acara dimulai dengan penampilan Tari Sumekar oleh tiga penari dari Sanggar Tari Mekar Sare, yang membawa kesan mendalam.
Penari-penari tersebut mengenakan pakaian adat keraton, menampilkan gerakan lembut yang menggambarkan keindahan dan kekayaan tradisi Sumenep. Tarian ini bukan hanya hiburan, tetapi juga simbol penghormatan terhadap kearifan lokal yang tetap terjaga dan dilestarikan.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas selesainya pembangunan gedung ini. Ia mengungkapkan pentingnya gedung baru ini sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Gedung ini bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami berharap dengan fasilitas baru ini, DPRD dapat berfungsi lebih optimal, menghasilkan keputusan yang lebih baik, dan membawa Kabupaten Sumenep menuju kemajuan,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati juga mengingatkan bahwa gedung baru ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh DPRD untuk menjalankan tugas legislatif, termasuk pengawasan, pembentukan peraturan daerah, dan penyerapan aspirasi masyarakat.
Gedung DPRD yang baru ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern untuk mendukung kerja anggota dewan. Mulai dari ruang rapat yang luas hingga area pelayanan publik yang nyaman, semuanya dirancang untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, juga menyampaikan harapan besar mengenai fungsi dan peran Gedung DPRD yang baru. Ia menegaskan bahwa gedung ini bukan sekadar simbol fisik, tetapi harus menjadi tempat untuk menghasilkan kebijakan strategis yang berfokus pada kepentingan masyarakat.
“Semoga gedung ini menjadi pusat inovasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan zaman. Kebijakan yang lahir di sini harus berlandaskan prinsip keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar H. Zainal Arifin dengan penuh semangat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan masyarakat. Menurutnya, kerjasama yang baik akan menjadi kunci untuk menciptakan solusi yang relevan dan berdampak positif bagi kemajuan daerah.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi. Dengan persatuan dan kerja sama, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dan membawa Kabupaten Sumenep menuju masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Ir. Eri Susanto, M.Si., melaporkan bahwa perencanaan pembangunan gedung dimulai pada November 2022, dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Sumenep pada 21 Agustus 2023. Dengan anggaran sebesar Rp 100,09 miliar dan target penyelesaian 420 hari kalender, proyek ini berhasil diselesaikan lebih cepat dari yang direncanakan.
“Berkat kerja keras dan kerjasama yang solid, pembangunan gedung ini berhasil diselesaikan lebih awal, yaitu pada awal November 2024, melebihi ekspektasi kami,” ungkap Kadis PUTR Sumenep.
Eri Susanto menambahkan bahwa gedung ini dibangun dengan tujuan utama untuk meningkatkan pelayanan publik. Dengan fasilitas modern yang aman dan efisien, gedung ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan optimal.
“Fasilitas gedung ini dirancang dengan mengikuti standar teknis terkini, termasuk efisiensi energi dan pengelolaan sumber daya,” tambahnya.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, camat, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. (Red/**)