SUMENEP Salamnews.id – Kemeriahan Festival Jaran Serek di Kabupaten Sumenep bukan sekadar panggung ekspresi budaya, melainkan juga ruang bagi tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di tengah gelaran publik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa pihaknya mengambil peran aktif dalam mendukung suksesnya festival tersebut, terutama dalam aspek pengelolaan kebersihan di sepanjang lokasi serta jalur yang dilalui peserta dan pengunjung.
Menurut Anwar, personel DLH telah dikerahkan sejak masa persiapan, selama jalannya acara, hingga pascakegiatan, guna memastikan kondisi lingkungan tetap asri, rapi, dan nyaman.

“DLH senantiasa hadir untuk mendukung kesuksesan setiap rangkaian acara. Kami melakukan pemantauan langsung, mulai dari sebelum acara, saat berlangsung, hingga setelahnya. Hari ini, kami turun ke lapangan untuk menyusuri dan mengawasi setiap titik yang dilalui dalam festival ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan petugas kebersihan menjadi faktor krusial dalam kegiatan berskala besar dengan tingkat kunjungan tinggi. Selain bertugas memantau, para petugas juga disiagakan untuk membersihkan sampah yang ditinggalkan masyarakat selama festival.
Festival Jaran Serek sendiri telah menjadi magnet budaya yang membangkitkan antusiasme luas. Padatnya pengunjung menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih hidup dan dicintai masyarakat Sumenep.
Namun, di tengah euforia tersebut, Anwar mengingatkan pentingnya kesadaran bersama. Ia berharap masyarakat tak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga turut memikul tanggung jawab atas kebersihan lingkungan sekitar.
“Kami ingin kegiatan ini memberi rasa aman dan nyaman bagi semua. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan tidak bersikap sembarangan,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipatif, DLH Sumenep telah menyediakan sejumlah titik tempat sampah di sepanjang rute festival. Langkah ini bertujuan agar sampah yang tercipta dapat dikelola secara cepat dan tidak mengganggu kenyamanan umum.
Pemerintah berharap sinergi antara aparatur, panitia, dan masyarakat terus terpelihara dalam setiap penyelenggaraan kegiatan publik. Dengan demikian, event budaya di Sumenep tak hanya semarak, melainkan juga bersih, tertib, dan beradab.
Festival Jaran Serek, yang rutin dinantikan masyarakat, tidak hanya menawarkan tontonan tradisi dan hiburan rakyat, tetapi juga berfungsi sebagai daya tarik wisata daerah. Dengan dukungan semua pihak, kegiatan ini diharapkan akan terus berkembang menjadi kebanggaan Kabupaten Sumenep.











