Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Efisiensi Anggaran Inpres 01/2025: Dampak Pemangkasan dan Penyesuaian Program di Kabupaten Sumenep

- Pewarta

Selasa, 25 Februari 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Kebijakan efisiensi anggaran dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 01 Tahun 2025 mulai berdampak di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pemangkasan anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat memengaruhi sejumlah program yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep untuk tahun 2025.

Sejumlah program dalam APBD 2025 harus disesuaikan dengan kebijakan baru yang melibatkan pemangkasan dan relokasi anggaran. Pemerintah daerah diminta untuk menyesuaikan perencanaan anggaran guna memastikan bahwa setiap program tetap relevan dengan kondisi keuangan yang ada.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep, M. Muhri, menjelaskan bahwa kebijakan ini mengharuskan pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian terhadap program-program yang ada. Hal ini guna mengatur ulang alokasi anggaran agar sesuai dengan instruksi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Ucapan KPU-HPN 2025

Menurut Muhri, beberapa program dalam APBD terpaksa ditunda hingga pembahasan anggaran selesai dan disesuaikan dengan kebijakan baru yang berlaku. Proses pembahasan perubahan anggaran tersebut akan dilakukan bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (Timgar) dalam waktu dekat. Muhri mengungkapkan bahwa pembahasan tersebut diharapkan bisa segera menghasilkan keputusan terkait anggaran yang baru.

Baca Juga :  UPP Kelas III Masalembu Pringati Harubnas lakukan Bersih - Bersih Pantai

Meski demikian, Muhri memastikan bahwa sektor-sektor yang menyentuh kesejahteraan masyarakat dan kepentingan umum tetap menjadi prioritas. Ia menyampaikan bahwa meskipun ada penyesuaian anggaran, pemerintah daerah akan berusaha agar program-program yang menyentuh langsung kepentingan rakyat tetap dapat terealisasi.

Penyesuaian anggaran ini tentu berdampak pada beberapa program yang sebelumnya sudah direncanakan, namun perlu ada perubahan agar lebih sesuai dengan kebijakan pusat. Program-program tersebut, meski tertunda, diharapkan bisa dilanjutkan setelah proses pembahasan selesai dan anggaran disesuaikan.

Muhri juga menambahkan bahwa meskipun banyak proyek yang tertunda, termasuk proyek pembangunan infrastruktur jalan di wilayah kepulauan, masyarakat diharapkan dapat bersabar. Hal ini disebabkan oleh dampak dari efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat.

Dampak dari kebijakan efisiensi anggaran ini memang cukup besar, namun pemerintah daerah berupaya agar program-program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat tetap terlaksana. Meskipun ada penundaan, pihaknya memastikan bahwa dana yang dipangkas tetap dialokasikan untuk masyarakat dalam bentuk program-program lainnya yang tidak kalah penting.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi: Penyaluran CSR Harus Mencontoh PT MDM

Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran ini, pemerintah daerah diharapkan bisa mengelola anggaran dengan lebih bijak dan memprioritaskan kepentingan rakyat. Sementara itu, masyarakat diminta untuk bersabar menghadapi penundaan beberapa proyek pembangunan yang semula sudah direncanakan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya melakukan penyesuaian anggaran sesuai dengan instruksi pemerintah pusat. Pihak legislatif dan eksekutif akan bekerja sama untuk memastikan bahwa penyesuaian ini tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, meskipun ada perubahan anggaran, sektor-sektor yang vital tetap mendapatkan perhatian.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan mengutamakan kepentingan umum dalam setiap kebijakan yang diambil. Harapan besar adalah agar kebijakan ini tetap bisa memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat meskipun ada perubahan dan penyesuaian anggaran.(*)

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Perkuat Pengawasan BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Segala Bentuk Pungli
Bupati Fauzi: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tetapi Fondasi Perdamaian Dunia
DPRD Apresiasi Pemkab Sumenep Pertahankan WTP Kesembilan Berturut-turut
Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Pemkab Sumenep Gratiskan Mudik Idul Adha 2026, DBS Sumekar III Layani Rute Kangean-Sapeken
Lima Jabatan Penting Masih Dijabat Plt, Pemkab Sumenep Pastikan Proses Tetap Berjalan
BKPSDM Sumenep Pastikan Honorer dan Sukarela Berakhir, Kini Hanya Ada PNS dan PPPK
Wabup KH Imam Hasyim Dorong KORPRI Sumenep Wujudkan Birokrasi Modern, Profesional, dan Responsif

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:26 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Pengawasan BSPS 2026, Sekda Tegas Tolak Segala Bentuk Pungli

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:55 WIB

Bupati Fauzi: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tetapi Fondasi Perdamaian Dunia

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:12 WIB

DPRD Apresiasi Pemkab Sumenep Pertahankan WTP Kesembilan Berturut-turut

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Senin, 25 Mei 2026 - 11:04 WIB

Pemkab Sumenep Gratiskan Mudik Idul Adha 2026, DBS Sumekar III Layani Rute Kangean-Sapeken

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:57 WIB

Lima Jabatan Penting Masih Dijabat Plt, Pemkab Sumenep Pastikan Proses Tetap Berjalan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:06 WIB

BKPSDM Sumenep Pastikan Honorer dan Sukarela Berakhir, Kini Hanya Ada PNS dan PPPK

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:11 WIB

Wabup KH Imam Hasyim Dorong KORPRI Sumenep Wujudkan Birokrasi Modern, Profesional, dan Responsif

Berita Terbaru