Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Komisi I DPRD Sumenep Semprot Sekwan soal Proyek Tablet Rp500 Juta

- Pewarta

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News.Id – Rencana pengadaan tablet di Sekretariat DPRD Sumenep sempat ramai. Menyikapi polemik tersebut Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumenep Yanuar Yudha Bactiar, Jumat 10 Oktober 2025.

Tujuan pemanggilan itu untuk meminta klarifikasi Sekwan Yanuar Yudha Bachtiar terkait rencana pengadaan tablet Samsung Galaxy Tab S7 FE 5G senilai Rp500 juta.

Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Hairul Anwar, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya tidak menyetujui rencana pengadaan tablet tersebut.

Ucapan KPU-HPN 2025

“Dari awal memang kami tidak setuju terkait pengadaan tablet itu,” jelas Hairul usai rapat bersama dengan Sekwan.

Politikus PAN itu menegaskan bahwa rencana pengadaan ini dianggap tidak terlalu penting karena tidak berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja DPRD.

“Anggota dewan sudah punya perangkat sendiri. Jadi, pengadaan tablet itu tidak begitu urgen,” tegas legislator asal Dapil Dapil IV.

Baca Juga :  Calon legeslatif Yang di Prediksi Lolos Sebagai Anggota DPRD Sumenep Periode 2024-2029

Sebelumnya ramai diberitakan jika salah satu penyedia barang asal Sidoarjo mengungkapkan bahwa dirinya semula optimistis karena komunikasi dengan pihak sekretariat DPRD berjalan intens. Bahkan, Sekwan DPRD Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, disebut sempat memberikan sinyal positif terhadap pengadaan tablet tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, kejelasan realisasi proyek tidak pernah ada.

“Awalnya saya percaya karena pembicaraan dengan pihak sekretariat cukup lancar. Tapi ternyata tidak ada kejelasan sama sekali,” ujar sumber tersebut yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip dari RadarMadura.id tayang pada Jumat, 03 Oktober 2025.

Bahkan pihak penyedia juga mengaku telah mengeluarkan biaya tambahan untuk menjaga hubungan baik dengan pihak sekretariat, termasuk memfasilitasi setiap kali rombongan DPRD berkunjung ke Surabaya.

“Sudah ratusan juta yang keluar, tapi proyeknya tetap tidak jalan,” keluhnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Sambut Kepulangan 373 Jamaah Haji Kloter 77, Haru dan Syukur Warnai Penyambutan

Akan tetapi hal tersebut dibantah oleh Sekwan dalam rapat klarifikasi bersama Komisi I, kata Hairul, Sekwan DPRD Sumenep membantah adanya pemberian fasilitas atau bentuk “entertain” dari pihak penyedia.

“Saat kami klarifikasi, Sekwan mengaku tidak ada entertain-entertain,” kata Hairul.

Untuk itu, Komisi I DPRD Sumenep telah merekomendasikan pembatalan rencana pengadaan tablet tersebut untuk menghindari polemik dan menjaga kredibilitas lembaga.

“Kami sudah rekomendasikan agar pengadaan itu dibatalkan. Kalau Sekwan tetap melanjutkan, berarti tidak melaksanakan hasil pleno Komisi I,” tegasnya.

Diketahui, pengadaan tablet tersebut termasuk dalam rencana anggaran tahun 2025.

Terkait isu bahwa pihak penyedia akan melaporkan masalah ini ke aparat penegak hukum, Hairul menilai hal itu merupakan hak masing-masing pihak.

“Biar saja. Kalau memang ada laporan, biar yang dilaporkan yang menghadapi. Itu hak mereka,” pungkasnya.

Berita Terkait

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Bupati Sumenep Apresiasi Peran Koperasi, Tegaskan Penguatan Tata Kelola Demi Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal
Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:42 WIB

Belanja Kuliner Cukup Rp1 Lewat QRIS, Pemkab Sumenep Percepat Transformasi Digital dan Perkuat UMKM Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14 WIB

Penataan Birokrasi Berlanjut, Bupati Sumenep Rotasi Pejabat Administrator dan Pengawas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:08 WIB

Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme

Berita Terbaru