Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Jembatan Penghubung Empat Desa Ambruk, Warga Giligenting Andalkan Akses Darurat

- Pewarta

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep hingga kini belum memastikan jadwal pembangunan jembatan ambruk Desa Bringsang Giligenting. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan empat desa di wilayah kepulauan Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

Sejak ambruk pada Jumat 5 Desember 2025, masyarakat terpaksa mengandalkan jembatan darurat hasil swadaya warga setempat. Jembatan darurat itu dibangun secara gotong royong sebagai solusi sementara agar aktivitas masyarakat tidak sepenuhnya terhenti.

Namun akses darurat tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki dengan pengawasan ketat. Kendaraan roda empat harus memutar melalui jalur alternatif yang jaraknya cukup jauh dan memakan waktu perjalanan.

Ucapan KPU-HPN 2025

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan Giligenting. Enggek, warga Desa Bringsang, menyampaikan bahwa masyarakat masih menunggu kejelasan pembangunan jembatan permanen dari pemerintah daerah.

Menurutnya, hingga kini belum ada kepastian resmi terkait kapan proyek pembangunan jembatan tersebut akan dimulai. Ia mengatakan warga terus mempertanyakan kelanjutan pembangunan karena jembatan itu merupakan akses utama sehari-hari.

Baca Juga :  Jamaah Haji Kloter Sub 96 Sumenep Dapat Pengarahan Dari Petugas Haji dan Bersiap Menuju Arafah

“Sudah lebih sebulan belum ada kejelasan, padahal jembatan ini sangat penting bagi masyarakat,” ujarnya Rabu 7 Januari 2026.

Selain  juga menyoroti kondisi jembatan darurat yang semakin berbahaya terutama saat air laut pasang.

Letak jembatan yang dekat dengan pantai menyebabkan air laut kerap menggenangi badan jembatan darurat tersebut. Ketika air pasang, warga harus ekstra hati-hati karena risiko tergelincir dan kecelakaan kendaraan sangat tinggi.

Setiap orang yang melintas harus diawasi, terutama pengendara motor yang membawa barang atau penumpang tambahan. Sebelumnya, Dinas PUTR Sumenep menyampaikan rencana pembangunan jembatan menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin 22 Desember 2025 oleh pihak Dinas PUTR kepada sejumlah pihak terkait. Kepala Bidang Bina Marga PUTR Sumenep, Slamet Supriyadi, menyebut pelaksanaan masih menunggu kepastian anggaran.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Periksa 20 orang Terkait Penganiayaan Santri

Ia menjelaskan bahwa anggaran baru akan masuk pada tahun 2026 sehingga pelaksanaan belum dapat dipastikan waktunya. Upaya konfirmasi ulang kepada Dinas PUTR Sumenep hingga kini belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak terkait.

Pesan WhatsApp dan panggilan telepon yang dikirim wartawan belum memperoleh respons hingga berita ini diturunkan. Sementara itu, Komisi III DPRD Sumenep menyoroti lambannya realisasi pembangunan jembatan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yazid, mengingatkan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas publik tersebut. Ia menegaskan jembatan adalah hak masyarakat yang harus segera dipenuhi demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.

Anggota Komisi III lainnya, Eka Bhagas Nur Ardiansyah, memastikan DPRD akan terus mengawal proses pembangunan jembatan. Ia menyatakan akan berkoordinasi kembali dengan Dinas PUTR apabila terdapat perkembangan terbaru terkait proyek tersebut.

Sebagai informasi, jembatan Desa Bringsang amblas sejak 5 Desember 2025 dan belum mendapatkan penanganan permanen pemerintah.(**)

Berita Terkait

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah
Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah
Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran
Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah
Bupati Fauzi Santuni Anak Yatim di Kantor BAZNAS, Ramadan Jadi Momentum Menguatkan Kepedulian Sosial
Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai
Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:03 WIB

Gemuruh Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Malam Puncak Lomba Islami Berlangsung Meriah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:39 WIB

Ledakan Mercon Rakitan Guncang Batuputih Sumenep, Satu Rumah Rusak Berat Dua Warga Terluka

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta KNPI Sumenep Aktif Beri Gagasan untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:21 WIB

Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:08 WIB

Program MBG Harus Terukur dan Aman, Nurul Aini Minta Pengawasan Ketat dari Pemerintah Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:43 WIB

Kunjungan Pasien RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Meningkat, Poli Penyakit Dalam hingga Jantung Paling Ramai

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:23 WIB

Bupati Sumenep Tegaskan KNMP Bukan Sekadar Penataan, Tapi Strategi Kebangkitan Ekonomi Nelayan Dapenda

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:40 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Mudik Gratis 2026, Bukti Nyata Kepedulian untuk Perantau

Berita Terbaru