Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,1 Miliar untuk Program RTLH, 125 Rumah Warga Dibantu

- Pewarta

Senin, 19 Januari 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Bupati Sumenep secara simbolis menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada warga Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, tahun anggaran 2025. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kabupaten Sumenep.

Program Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH merupakan agenda strategis pemerintah daerah untuk mengurangi kesenjangan sosial di sektor perumahan. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan setiap warga memiliki hunian yang layak, aman, dan memenuhi standar kesehatan.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep menegaskan bahwa rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara berkeadilan. Ia menyampaikan bahwa program RTLH menjadi prioritas utama karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Ucapan KPU-HPN 2025

Bupati juga menekankan pentingnya pelaksanaan program secara transparan agar bantuan benar-benar tepat sasaran kepada penerima manfaat. Menurutnya, pengawasan ketat sangat diperlukan untuk mencegah penyimpangan dalam proses penyaluran maupun pelaksanaan pembangunan rumah.

Baca Juga :  Tim Program Desa Berseri Oleh Provinsi Jawa Timur Lakukan Verifikasi di Desa Banasare

“Program ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah membantu warga yang masih tinggal di rumah tidak layak,” ujar Bupati.

Ia berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban masyarakat serta menciptakan lingkungan hunian yang lebih manusiawi. Orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu meminta keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat desa.

Perangkat desa dan pelaksana teknis diminta mengawal proses program agar sesuai ketentuan serta standar bangunan yang berlaku. Selain itu, Bupati juga menginstruksikan camat untuk rutin memantau kondisi sosial masyarakat di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut bertujuan memastikan tidak ada lagi rumah warga yang luput dari perhatian pemerintah daerah. “Saya ingin semua pihak berperan aktif melihat kondisi masyarakat agar RTLH benar-benar bisa dihapuskan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disperkimhub Sumenep, Yayak Nurwahyudi, memaparkan alokasi anggaran RTLH tahun 2025 mencapai Rp3,1 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membantu pembangunan dan rehabilitasi rumah warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat.

Baca Juga :  Harapan Ketua DPC PWRI Rusdiyono pada pembukaan Turnamen Futsal ‘Bupati Sumenep Cup 2022

Total bantuan RTLH pada tahun 2025 sebanyak 125 unit yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep. Rinciannya, sebanyak 90 unit dialokasikan untuk pembangunan rumah baru dan 35 unit untuk rehabilitasi rumah.

Yayak menjelaskan, bantuan rehabilitasi rumah berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta per unit sesuai tingkat kerusakan. Sementara untuk pembangunan rumah baru, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 juta per unit.

Ia menambahkan, pelaksanaan program diawali proses verifikasi guna memastikan data penerima bantuan benar dan akurat. Selain itu, pendampingan teknis dilakukan agar kualitas bangunan sesuai spesifikasi serta memenuhi standar kelayakan.

Melalui program RTLH ini, pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat meningkat dengan hunian yang aman dan sehat. Yayak menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program perumahan berkelanjutan bagi masyarakat Sumenep.(*)

Berita Terkait

Pengamat Kebijakan Publik: Polemik Pengangkatan SPPG sebagai PPPK, Keadilan Kebijakan dan Nasib Guru Honorer dalam Perspektif Hukum
PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Aksi Penanaman Pohon di TPA Torbang
Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,1 Miliar untuk Program RTLH, 125 Rumah Warga Dibantu

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:00 WIB

Pengamat Kebijakan Publik: Polemik Pengangkatan SPPG sebagai PPPK, Keadilan Kebijakan dan Nasib Guru Honorer dalam Perspektif Hukum

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:58 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Aksi Penanaman Pohon di TPA Torbang

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:31 WIB

Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Berita Terbaru