Sambut Ramadan 1447 H, Warga Pakondang Gotong Royong Bersihkan Makam Leluhur

- Pewarta

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan makam leluhur dan keluarga, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi tradisi tahunan yang sarat makna religius. Sejak pagi hari, masyarakat tampak bergotong royong membersihkan area pemakaman desa, mencabut rumput liar, merapikan nisan, serta menyapu lingkungan sekitar makam agar tampak bersih dan tertata.

Salah satu warga Desa Pakondang, Wardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus persiapan spiritual dalam menyambut bulan Ramadan.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Buka Bazar Takjil Ramadan di Kecamatan Batuan

“Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di desa kami. Selain membersihkan makam keluarga, kami juga mendoakan para leluhur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga dengan ini, kami bisa memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih,” ujar Wardi.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan secara fisik, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Nilai kebersamaan dan gotong royong begitu terasa, terutama ketika seluruh lapisan masyarakat turut ambil bagian.

Tradisi ziarah dan pembersihan makam menjelang Ramadan memang telah lama mengakar di berbagai daerah di Kabupaten Sumenep. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua dan leluhur yang telah wafat, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi diri, mengingatkan manusia akan hakikat kehidupan dan kematian.

Baca Juga :  Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak

Dengan penuh khidmat, warga berharap bulan Ramadan yang akan segera tiba dapat membawa keberkahan, ampunan, dan memperkuat keimanan. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan bakti sosial ini diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari kearifan lokal yang religius dan penuh makna.(Red)

Berita Terkait

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Berita Terbaru