Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Sapa Bansos di Sampang, Khofifah Tegaskan Bansos sebagai Strategi Pembangunan Jangka Panjang

- Pewarta

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, Salam News. Id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan arah kebijakan perlindungan sosial melalui agenda Sapa Bansos di Kabupaten Sampang. Kegiatan tersebut berlangsung Selasa, 3 Maret 2026, dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran terkait.

Dalam kesempatan itu, gubernur menegaskan bantuan sosial bukan sekadar santunan, melainkan strategi pembangunan jangka panjang berkelanjutan. Menurutnya, bansos harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat agar mampu bangkit dan mandiri menghadapi tekanan ekonomi.

Kunjungan tersebut juga menjadi forum penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam sektor sosial. Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama forkopimda serta organisasi perangkat daerah menyambut langsung rombongan gubernur penuh sinergi.

Ucapan KPU-HPN 2025

Pertemuan itu mencerminkan kolaborasi yang selama ini dibangun demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Sampang. Agenda Sapa Bansos tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga dialog serta evaluasi program perlindungan sosial.

Pemerintah provinsi memberi apresiasi khusus kepada para pilar sosial yang bekerja langsung di lapangan. Mereka terdiri atas pendamping Program Keluarga Harapan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Tagana, serta relawan sosial.

Baca Juga :  SDN Parsanga IV Adakan Vaksinasi Untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Para pilar tersebut selama ini menjadi ujung tombak penanganan berbagai persoalan sosial hingga tingkat desa. Dalam paparannya, Slamet Junaidi menyebut bantuan menyasar kelompok rentan dengan berbagai skema perlindungan sosial.

Ribuan lanjut usia menerima manfaat Program Keluarga Harapan Plus sebagai dukungan kebutuhan dasar sehari-hari. Ratusan penyandang disabilitas memperoleh asistensi sosial guna menunjang kemandirian dan keberlanjutan kehidupan mereka.

Puluhan penerima manfaat lainnya mendapatkan dukungan pendidikan melalui program KIP Jatim dari pemerintah provinsi. Selain itu, terdapat Bantuan Keuangan Khusus sebesar seratus juta rupiah untuk mendukung program prioritas daerah.

Pemerintah desa juga memperoleh Bantuan Keuangan Desa sebesar sembilan belas juta rupiah untuk penguatan layanan. Slamet berharap seluruh bantuan tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat rentan di wilayahnya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan transparan. Sementara itu, Khofifah menjelaskan Sapa Bansos memiliki dua misi utama yang saling melengkapi.

Baca Juga :  Program CKG di Sumenep Alami Kemajuan, Dinkes Gencarkan Sosialisasi ke masyarakat

Pertama, distribusi bantuan sosial berfungsi sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat terdampak tekanan kehidupan. Kedua, bantuan tersebut menjadi bantalan sosial untuk menjaga stabilitas dan ketahanan keluarga penerima manfaat.

Menurutnya, dukungan kepada lansia dan penyandang disabilitas merupakan wujud nyata perlindungan sosial inklusif. Program tersebut dirancang agar kelompok rentan tetap memperoleh akses layanan dasar secara layak.

Adapun KIP Jatim diposisikan sebagai instrumen strategis menekan angka kemiskinan ekstrem secara bertahap. Melalui penguatan pendidikan, pemerintah berharap tercipta mobilitas sosial dan peningkatan kesejahteraan keluarga penerima.

Khofifah menekankan bansos tidak boleh berhenti pada serapan anggaran atau laporan administratif semata. Yang terpenting adalah dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Sampang berkelanjutan.

Pendekatan terintegrasi antara ekonomi dan sosial diyakini mampu memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi krisis. Ia menutup kegiatan dengan menegaskan program ini mendorong kemandirian sekaligus memperkuat perlindungan sosial berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah
DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD
APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Resmi Terapkan Penghematan BBM, ASN Wajib Jalan Kaki dan Bersepeda Setiap Jumat
Lampu Jalan Banyak Padam, Fraksi PAN Sumenep Desak Perbaikan PJU Segera Dilakukan
PKB Sumenep Rangkul Santri dan Akademisi, Jaring Aspirasi Lewat Lomba Ilmiah
Pemkab Sumenep Alihkan kebijakan efisiensi energi ke Hari Rabu

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 17:42 WIB

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 19:08 WIB

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD

Senin, 6 April 2026 - 14:47 WIB

APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani

Senin, 6 April 2026 - 10:24 WIB

Pemkab Sumenep Resmi Terapkan Penghematan BBM, ASN Wajib Jalan Kaki dan Bersepeda Setiap Jumat

Jumat, 3 April 2026 - 16:52 WIB

Lampu Jalan Banyak Padam, Fraksi PAN Sumenep Desak Perbaikan PJU Segera Dilakukan

Kamis, 2 April 2026 - 07:52 WIB

PKB Sumenep Rangkul Santri dan Akademisi, Jaring Aspirasi Lewat Lomba Ilmiah

Rabu, 1 April 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Sumenep Alihkan kebijakan efisiensi energi ke Hari Rabu

Rabu, 1 April 2026 - 18:04 WIB

Wabup Beberkan Capaian Sumenep 2025, Dari Ekonomi Hingga Kesehatan Makin Membaik

Berita Terbaru