Sapa Bansos di Sampang, Khofifah Tegaskan Bansos sebagai Strategi Pembangunan Jangka Panjang

- Pewarta

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, Salam News. Id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan arah kebijakan perlindungan sosial melalui agenda Sapa Bansos di Kabupaten Sampang. Kegiatan tersebut berlangsung Selasa, 3 Maret 2026, dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran terkait.

Dalam kesempatan itu, gubernur menegaskan bantuan sosial bukan sekadar santunan, melainkan strategi pembangunan jangka panjang berkelanjutan. Menurutnya, bansos harus menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat agar mampu bangkit dan mandiri menghadapi tekanan ekonomi.

Kunjungan tersebut juga menjadi forum penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam sektor sosial. Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama forkopimda serta organisasi perangkat daerah menyambut langsung rombongan gubernur penuh sinergi.

Pertemuan itu mencerminkan kolaborasi yang selama ini dibangun demi meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Sampang. Agenda Sapa Bansos tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga dialog serta evaluasi program perlindungan sosial.

Pemerintah provinsi memberi apresiasi khusus kepada para pilar sosial yang bekerja langsung di lapangan. Mereka terdiri atas pendamping Program Keluarga Harapan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Tagana, serta relawan sosial.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Rubaru Laksanakan Upacara bendera pada 17 Agustus 2023 HUT RI Ke-78

Para pilar tersebut selama ini menjadi ujung tombak penanganan berbagai persoalan sosial hingga tingkat desa. Dalam paparannya, Slamet Junaidi menyebut bantuan menyasar kelompok rentan dengan berbagai skema perlindungan sosial.

Ribuan lanjut usia menerima manfaat Program Keluarga Harapan Plus sebagai dukungan kebutuhan dasar sehari-hari. Ratusan penyandang disabilitas memperoleh asistensi sosial guna menunjang kemandirian dan keberlanjutan kehidupan mereka.

Puluhan penerima manfaat lainnya mendapatkan dukungan pendidikan melalui program KIP Jatim dari pemerintah provinsi. Selain itu, terdapat Bantuan Keuangan Khusus sebesar seratus juta rupiah untuk mendukung program prioritas daerah.

Pemerintah desa juga memperoleh Bantuan Keuangan Desa sebesar sembilan belas juta rupiah untuk penguatan layanan. Slamet berharap seluruh bantuan tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat rentan di wilayahnya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan transparan. Sementara itu, Khofifah menjelaskan Sapa Bansos memiliki dua misi utama yang saling melengkapi.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Rakyat, Bupati Sumenep Serahkan 25 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

Pertama, distribusi bantuan sosial berfungsi sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat terdampak tekanan kehidupan. Kedua, bantuan tersebut menjadi bantalan sosial untuk menjaga stabilitas dan ketahanan keluarga penerima manfaat.

Menurutnya, dukungan kepada lansia dan penyandang disabilitas merupakan wujud nyata perlindungan sosial inklusif. Program tersebut dirancang agar kelompok rentan tetap memperoleh akses layanan dasar secara layak.

Adapun KIP Jatim diposisikan sebagai instrumen strategis menekan angka kemiskinan ekstrem secara bertahap. Melalui penguatan pendidikan, pemerintah berharap tercipta mobilitas sosial dan peningkatan kesejahteraan keluarga penerima.

Khofifah menekankan bansos tidak boleh berhenti pada serapan anggaran atau laporan administratif semata. Yang terpenting adalah dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Sampang berkelanjutan.

Pendekatan terintegrasi antara ekonomi dan sosial diyakini mampu memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi krisis. Ia menutup kegiatan dengan menegaskan program ini mendorong kemandirian sekaligus memperkuat perlindungan sosial berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:40 WIB

Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terbaru