Bupati Sumenep Warning Keras Pengelola Dapur MBG, Pemkab Sumenep Siap Beri Sanksi Pelanggaran

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memperingatkan seluruh pemilik dapur program Makan Bergizi Gratis agar menjaga kualitas serta keamanan makanan disalurkan. Peringatan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja di Kecamatan Guluk-Guluk bersama Ketua PKDI, camat setempat, serta pengurus organisasi desa pada Rabu.

Bupati menilai pelaksanaan program MBG di sejumlah dapur wilayah Sumenep masih belum konsisten memenuhi standar gizi dan keamanan makanan anak. Dalam program MBG, kualitas serta keamanan makanan bagi anak-anak harus menjadi prioritas utama seluruh pengelola dapur tanpa pengecualian di Sumenep.

Saya mengimbau pemilik dapur memperhatikan proses pengolahan, kebersihan bahan, hingga distribusi makanan kepada para siswa penerima manfaat program MBG serius. Menurutnya makanan yang dibagikan kepada anak-anak sekolah harus benar-benar sehat, aman, serta memenuhi kebutuhan gizi harian agar tumbuh kembang optimal.

Bupati menegaskan pemerintah daerah tidak ingin program yang bertujuan baik justru menimbulkan masalah kesehatan bagi anak-anak akibat kelalaian pengelola dapur. Dalam waktu dekat pemerintah daerah berencana melakukan inspeksi langsung ke sejumlah dapur MBG yang beroperasi di berbagai kecamatan wilayah Sumenep.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan standar kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, serta prosedur produksi benar-benar dipatuhi oleh seluruh pengelola dapur. Bupati menegaskan tidak akan ragu memberikan rekomendasi sanksi jika ditemukan pelanggaran dalam pengelolaan dapur program MBG di wilayah Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Setelah Asesmen Rampung Bupati Sumenep Instruksikan Perbaikan Rumah Warga Pascagempa

Bahkan pemerintah daerah siap melaporkan langsung kepada Badan Gizi Nasional apabila terdapat dapur yang bermain-main dengan kualitas makanan program MBG. Langkah tegas tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah melindungi kesehatan anak-anak penerima manfaat program MBG di Kabupaten Sumenep secara serius.

Pemerintah daerah ingin memastikan program makan bergizi gratis benar-benar memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak di seluruh wilayah Sumenep. Bupati juga mengajak masyarakat ikut mengawasi jalannya program MBG agar tetap berjalan sesuai aturan serta standar gizi nasional yang berlaku.

Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk memastikan setiap anak menerima makanan bergizi yang aman dan layak konsumsi setiap hari sekolah mereka. Menurutnya program MBG bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan distribusi dan pengawasan makanan.

Anak-anak berhak mendapatkan nutrisi yang baik sebagai bekal tumbuh kembang serta masa depan yang sehat kuat cerdas dan produktif kelak. Bupati menegaskan seluruh dapur MBG di Kabupaten Sumenep wajib mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah demi keamanan pangan bagi anak-anak.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Dalam HUT ke-79 RI, Singgung Pemberantasan Narkoba dan Pemulihan Sektor Perekonomian

Standar gizi kebersihan dapur dan kualitas bahan makanan menjadi hal yang tidak bisa ditawar dalam pelaksanaan program MBG di Sumenep. Di balik setiap kotak makanan terdapat harapan anak-anak serta kepercayaan orang tua kepada pemerintah agar program MBG berjalan baik selalu.

Oleh karena itu pengawasan ketat diperlukan agar tidak ada kelalaian yang merugikan kesehatan anak penerima manfaat program MBG di sekolah. Jika pengawasan berjalan baik maka program MBG tidak hanya memberi makan tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah Sumenep.

Program ini juga diharapkan menanamkan budaya tanggung jawab sosial dalam pengelolaan layanan publik yang transparan profesional serta berpihak kepada masyarakat. Masyarakat dan orang tua diharapkan aktif melaporkan jika menemukan makanan yang tidak layak atau berpotensi membahayakan kesehatan anak penerima MBG.

Dengan kolaborasi semua pihak program MBG diharapkan menjadi contoh keberhasilan dalam menjaga masa depan generasi penerus bangsa di Kabupaten Sumenep.(W)

Berita Terkait

AF Sport U17 Sumenep Kembali Bergulir, Panitia Larang Suporter Masuk Lapangan
Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan
Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan
Bupati Fauzi Apresiasi Kementerian Pariwisata, Festival Tong-tong Sumenep Perkuat Promosi Budaya Daerah
125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris
Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:41 WIB

AF Sport U17 Sumenep Kembali Bergulir, Panitia Larang Suporter Masuk Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Tanggung Jawab Moral Santri dalam Dunia Politik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Empat Hari Berpakaian Santri, Disdik Sumenep Tanamkan Karakter dan Semangat Perjuangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Tegaskan Pentingnya Pembinaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Gol Tunggal Antar Kecamatan Kota Sumenep ke Babak Berikutnya Piala AF Sport U-17

Berita Terbaru