Sumenep Bersiap Jadi Penopang Industri Kelapa Jatim,110.00 Bibit Bersertifikat Disediakan Untuk Dukung Hilirisasi

- Pewarta

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Salamnews.Id– Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus mempercepat program hilirisasi subsektor perkebunan sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan.

Peluang besar itu kini mulai ditangkap serius oleh Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di wilayah pesisir timur Pulau Madura.

Upaya hilirisasi tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan produksi hasil perkebunan, tetapi juga diarahkan pada pengembangan sektor berbasis nilai tambah agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Keseriusan tersebut mulai terlihat dari berkembangnya sektor pembibitan dan sertifikasi benih kelapa di Kabupaten Sumenep. Salah satunya dilakukan melalui penangkaran bibit kelapa milik CV Elang Buana yang berada di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang.

Direktur CV Elang Buana, Hadi Triono mengatakan, potensi kelapa di Kabupaten Sumenep sangat besar dan membutuhkan dukungan bibit unggul yang berkualitas agar pengembangan perkebunan ke depan lebih maksimal.

Baca Juga :  Kecamatan Pragaan Gelar Upacara HUT Ke-81 RI, Camat Ajak Warga Perkuat Nasionalisme

“Sumenep ini punya potensi kelapa yang luar biasa. Jadi kebutuhan bibit unggul memang harus dipersiapkan dari sekarang supaya pengembangan perkebunan masyarakat bisa lebih baik dan produktif,” kata Hadi kepada Kliktimes, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, keberadaan bibit unggul menjadi faktor penting dalam mendukung program hilirisasi perkebunan yang saat ini sedang dipercepat pemerintah pusat. Sebab, kualitas hasil perkebunan sangat dipengaruhi mutu bibit yang digunakan petani.

Ia menjelaskan, benih kelapa yang dikembangkan pihaknya telah mengantongi sertifikasi resmi dari UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan Provinsi Jawa Timur. Hingga saat ini, jumlah bibit kelapa bersertifikat yang tersedia mencapai sekitar 56.000 benih.

“Kalau bibitnya bagus dan terjamin, otomatis hasil perkebunan masyarakat juga akan lebih bagus. Ini penting karena hilirisasi tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan bahan baku yang berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga :  Merayakan Bhineka Tunggal Ika: HUT RI ke-80 di Sumenep Penuh Warna Budaya Nusantara

Lebih lanjut Hadi menilai, program hilirisasi subsektor perkebunan menjadi peluang besar bagi daerah penghasil kelapa seperti Sumenep. Menurut dia, komoditas kelapa tidak hanya memiliki nilai jual dari hasil panen mentah, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi berbagai produk turunan bernilai ekonomi tinggi.

“Ke depan, kelapa bukan hanya dijual buahnya saja. Banyak produk turunan yang bisa dikembangkan, mulai dari minyak kelapa, olahan pangan, sampai produk industri lainnya. Itu yang sekarang mulai didorong pemerintah,” ungkapnya.

Selain mendukung kebutuhan bibit masyarakat, keberadaan penangkaran bibit kelapa di Desa Legung Timur juga dinilai membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, distribusi bibit, hingga penguatan usaha perkebunan berbasis desa.

“Harapan kami, keberadaan penangkaran ini bukan hanya membantu kebutuhan bibit, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” harapnya.(red)

 

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi
DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Sumenep Jawab Kritik Tujuh Fraksi DPRD, APBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Berani Mekar BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Permodalan bagi Pedagang UMKM Pasar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria dalam Kasus Sabu di Saronggi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:53 WIB

DPRD Sumenep Bahas RAPBD 2027, Belanja Daerah Direncanakan Tembus Rp1,99 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Kota Sumenep Tumbangkan AF Sport Batuan 3-1 pada Laga Pembuka Turnamen U-17

Berita Terbaru