Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyambut kepulangan jamaah haji Kloter 77 dengan suasana haru, bahagia, dan penuh syukur. Sebanyak 373 jamaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci tiba kembali di Kabupaten Sumenep dan disambut secara resmi oleh pemerintah daerah bersama keluarga serta masyarakat yang telah menanti kedatangan mereka sejak pagi hari.
Penyambutan jamaah haji tersebut berlangsung di Stadion A. Yani Sumenep pada Senin, 22 Juni 2026. Acara penyambutan dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang didampingi sejumlah pejabat pemerintah daerah, unsur TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah yang hadir untuk menyambut sanak saudara mereka setelah menunaikan ibadah haji selama beberapa pekan di Arab Saudi.
Suasana haru begitu terasa ketika rombongan jamaah haji tiba di lokasi penyambutan. Banyak keluarga yang tidak mampu menahan rasa bahagia saat bertemu kembali dengan kerabat mereka. Tangis haru, pelukan hangat, dan ucapan syukur terdengar di berbagai sudut stadion, mencerminkan kebahagiaan atas kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan salah satu rukun Islam dengan baik.

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas keselamatan seluruh jamaah yang telah kembali ke tanah air. Ia mengungkapkan bahwa kepulangan para jamaah merupakan anugerah besar yang patut disyukuri oleh seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep karena mereka dapat kembali dalam kondisi sehat dan selamat.
Bupati mengatakan bahwa hari tersebut menjadi momentum yang sangat membahagiakan bagi keluarga besar Kabupaten Sumenep. Menurutnya, sebanyak 373 jamaah yang tergabung dalam Kloter 77 telah berhasil menuntaskan ibadah haji yang merupakan salah satu kewajiban umat Islam bagi yang mampu. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah dan keluarga masing-masing jamaah.
Lebih lanjut, Achmad Fauzi menegaskan bahwa para jamaah yang kembali dari Tanah Suci bukan sekadar masyarakat yang telah melakukan perjalanan jauh. Mereka adalah orang-orang pilihan yang mendapatkan kesempatan beribadah di tempat paling mulia bagi umat Islam. Oleh sebab itu, pemerintah daerah memberikan penghormatan dan apresiasi atas perjuangan serta pengorbanan yang telah dilakukan selama menjalankan ibadah haji.
Meski suasana penyambutan dipenuhi kebahagiaan, pemerintah daerah juga menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya tiga jamaah haji asal Kabupaten Sumenep selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ketiga jamaah tersebut berasal dari Desa Dasuk Kertabarat yang tergabung dalam Kloter 78, Desa Prambanan Kecamatan Gayam yang tergabung dalam Kloter 79, serta warga Desa Tanah Merah Dusun Nunggunung yang juga tergabung dalam Kloter 79.
Bupati Achmad Fauzi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ketiga jamaah tersebut. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia berharap seluruh amal ibadah yang telah dilakukan selama berada di Tanah Suci diterima dan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda.
Selain itu, Bupati juga mendoakan seluruh jamaah yang telah kembali agar memperoleh predikat haji mabrur. Menurutnya, segala pengorbanan, doa, serta perjuangan selama menjalankan ibadah di Mekkah dan Madinah hendaknya menjadi bekal untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan setelah kembali ke tengah masyarakat. Ia berharap nilai-nilai ibadah haji dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, menjelaskan bahwa pola penyambutan jamaah haji tahun ini hampir sama dengan proses pemberangkatan yang dilakukan sebelumnya. Pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh kebutuhan teknis guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah yang baru tiba dari Arab Saudi.
Menurut Kamiluddin, berbagai aspek pelayanan telah dipersiapkan secara maksimal. Pemerintah daerah menyediakan dukungan transportasi, pengamanan, serta layanan kesehatan untuk memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak tiba hingga kembali ke rumah masing-masing. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada para jamaah haji Kabupaten Sumenep.
Dalam kesempatan tersebut, Kamiluddin juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan keluarga jamaah agar tidak melakukan konvoi berlebihan saat menyambut kepulangan jamaah haji. Ia mengingatkan bahwa kebahagiaan dalam menyambut keluarga yang pulang dari Tanah Suci harus tetap memperhatikan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, konvoi kendaraan yang terlalu panjang dan tidak tertib dapat menyebabkan kemacetan, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, masyarakat diminta menyambut jamaah secara sederhana namun tetap khidmat dan penuh rasa syukur agar makna kepulangan para tamu Allah tetap terjaga dengan baik.
Imbauan tersebut sejalan dengan arahan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama aparat kepolisian agar seluruh rangkaian kepulangan jamaah haji berlangsung tertib. Dengan kerja sama semua pihak, pemerintah berharap proses penyambutan jamaah haji dapat berjalan aman, lancar, nyaman, dan menjadi momen penuh berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep.(*/Red)











