Sumenep, Salam News, Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah melalui berbagai program berkelanjutan yang melibatkan masyarakat. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dengan penyelenggaraan Festival Agro Culture di Kecamatan Rubaru, sebuah kegiatan yang mempromosikan potensi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Festival tersebut menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkenalkan berbagai komoditas unggulan serta mendorong kemajuan sektor pertanian. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam, 26 Juni 2026, mendapat perhatian luas karena menghadirkan beragam produk pertanian lokal serta olahan berbasis hasil panen.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, dalam menghadiri pembukaan festival tersebut. Mewakili pemerintah daerah, Chainur Rasyid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Agro Culture yang dinilai menjadi momentum penting membangun pertanian modern serta berdaya saing.

Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan dan terarah. Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, petani, kelompok tani, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan kemajuan sektor pertanian daerah.
Chainur berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan semangat para petani untuk terus berinovasi, memperbaiki kualitas produksi, sekaligus memperluas akses pemasaran hasil pertanian lokal. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh panitia dan masyarakat Kecamatan Rubaru yang berhasil menyelenggarakan festival dengan antusiasme tinggi serta partisipasi luas.

Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis kegiatan seperti Festival Agro Culture mampu memperkuat kebersamaan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai penyangga ekonomi daerah. Dalam sambutannya, Chainur menjelaskan Kecamatan Rubaru merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi pertanian sangat besar karena didukung kondisi lahan yang cukup subur.
Wilayah tersebut selama ini dikenal menghasilkan berbagai komoditas pertanian unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berkontribusi terhadap kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Sumenep. Potensi tersebut, menurutnya, harus terus dikembangkan melalui inovasi teknologi pertanian, penggunaan bibit unggul, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Selain itu, pemerintah terus mendorong penerapan teknik budidaya yang lebih modern agar produktivitas pertanian meningkat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Program pendampingan kepada petani juga menjadi perhatian pemerintah agar setiap kelompok tani memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan akses terhadap berbagai fasilitas pendukung produksi.
Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah berharap hasil pertanian masyarakat memiliki kualitas lebih baik sehingga mampu bersaing pada pasar regional maupun tingkat nasional. Chainur menegaskan pemerintah akan terus berpihak kepada petani melalui program yang mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai tambah terhadap hasil panen.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani harus menjadi tujuan utama pembangunan sektor pertanian karena mereka memiliki peran penting menjaga ketahanan pangan daerah. Pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo terus memperkuat berbagai program strategis untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.
Program tersebut meliputi peningkatan produksi pangan, pengembangan komoditas unggulan, pendampingan petani, hingga penguatan pemasaran hasil pertanian agar memberikan manfaat ekonomi lebih besar. Festival Agro Culture juga menghadirkan berbagai produk pertanian segar, hasil olahan UMKM berbasis pertanian, serta pameran inovasi yang menarik perhatian para pengunjung.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kekayaan sumber daya agraris yang dimiliki Kecamatan Rubaru dan berbagai wilayah lain di Kabupaten Sumenep. Pemerintah berharap festival serupa terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai sarana edukasi, promosi, serta penguatan kemitraan antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat.
Dengan sinergi seluruh pihak, potensi pertanian Kabupaten Sumenep diyakini mampu berkembang lebih pesat, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(*/W)











