Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Comeback Gila Argentina Picu Kontroversi, Hossam Hassan Pertanyakan Keputusan VAR

- Pewarta

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Olah Raga, Salam News. Id – Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah timnya tersingkir secara dramatis dari babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kekalahan 2-3 dari Argentina meninggalkan luka besar karena Mesir sempat berada di atas angin sepanjang sebagian besar pertandingan sebelum akhirnya gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal ketika Mesir tampil disiplin, percaya diri, serta mampu mengimbangi permainan Argentina. Strategi yang diterapkan Hossam Hassan berjalan efektif sehingga tim berjuluk The Pharaohs mampu menciptakan berbagai peluang berbahaya dan menguasai jalannya pertandingan dalam beberapa fase penting.

Kepercayaan diri Mesir semakin meningkat setelah berhasil mencetak dua gol yang membuat Argentina berada dalam tekanan besar. Keunggulan 2-0 bertahan hingga menit ke-79, membuat peluang Mesir melangkah ke perempat final terlihat semakin terbuka sebelum momentum pertandingan berubah secara drastis pada menit-menit terakhir.

Ucapan KPU-HPN 2025

Argentina kemudian menunjukkan mental juara dengan memperkecil ketertinggalan melalui gol Cristian Romero yang membangkitkan semangat tim. Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan karena para pemain Argentina tampil semakin agresif, sementara Mesir mulai kehilangan konsentrasi dalam mengawal lini pertahanan mereka hingga akhir laga.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil ketika Lionel Messi berhasil mencetak gol penyeimbang yang menghidupkan harapan Argentina. Gol tersebut membuat pertandingan kembali berjalan sengit karena kedua tim sama-sama berusaha mencetak gol kemenangan demi memastikan tiket menuju babak delapan besar turnamen bergengsi dunia.

Baca Juga :  Profil Tokoh Besar Timur Tengah Edisi Ketiga, Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Jamaluddin Abdullah bin Ali Al-Kharasyi Al-Asy'ari Al-Maliki Al-Azhari

Drama pertandingan mencapai puncaknya ketika Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu. Gol tersebut memastikan Argentina menang dengan skor 3-2 sekaligus mengakhiri perjuangan Mesir yang sebelumnya tampil luar biasa sepanjang sebagian besar pertandingan sebelum akhirnya harus menerima kenyataan pahit tersingkir.

Meski mengakui kualitas permainan lawan, Hossam Hassan menilai hasil pertandingan tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya laga. Menurutnya, terdapat sejumlah keputusan penting dari wasit Francois Letexier yang sangat memengaruhi hasil akhir dan membuat timnya kehilangan kesempatan untuk mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai.

Salah satu keputusan yang dipersoalkan adalah dianulirnya gol Mesir setelah melalui proses tinjauan Video Assistant Referee atau VAR. Hassan menilai keputusan tersebut menjadi momen krusial yang mengubah arah pertandingan karena gol itu seharusnya dapat memperbesar keunggulan sekaligus mengurangi peluang Argentina untuk bangkit.

Selain itu, Hassan juga menyoroti insiden tekel di dalam kotak penalti yang terjadi menjelang berakhirnya pertandingan. Menurutnya, kejadian tersebut layak mendapatkan pemeriksaan ulang melalui VAR karena berpotensi menghasilkan hadiah penalti yang dapat menguntungkan Mesir dalam situasi pertandingan yang sangat menentukan.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Hassan menyampaikan rasa frustrasinya terhadap proses kepemimpinan wasit sepanjang laga. Ia mengaku sulit menerima hasil pertandingan karena merasa beberapa keputusan penting tidak memberikan perlakuan yang sama kepada kedua tim selama pertandingan berlangsung di lapangan.

Baca Juga :  Prediksi Skuad Timnas Indonesia Vs Thailan

“Saya tidak yakin dengan hasil ini. Saya tidak yakin dengan bagaimana pertandingan ini berjalan,” ujar Hossam Hassan seperti dikutip dari NST. Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya kekecewaan sang pelatih terhadap hasil yang menurutnya tidak sepenuhnya ditentukan oleh kualitas permainan kedua tim di lapangan.

Hassan juga menegaskan dirinya tidak ingin mencari alasan dengan menyebut kekalahan tersebut sekadar akibat nasib buruk. Baginya, terdapat faktor lain yang dianggap berkontribusi besar terhadap hasil pertandingan sehingga membuat Mesir gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 meskipun telah bermain sangat baik.

“Saya tidak ingin mencoba memperhalusnya dengan kata-kata indah, kata-kata yang dipilih, lalu mengatakan ini hanya keberuntungan buruk dan sebagainya,” ujar Hassan. Ia menegaskan bahwa timnya pantas mendapatkan perlakuan yang lebih adil dalam pertandingan sebesar babak gugur Piala Dunia tersebut.

Pada akhir pernyataannya, Hassan kembali menegaskan bahwa Mesir merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan sepanjang pertandingan. “Kami diperlakukan tidak adil hari ini. Kami mengalami ketidakadilan,” katanya dengan nada tegas. Sementara itu, Argentina memastikan langkah ke perempat final setelah membalikkan keadaan melalui salah satu comeback paling dramatis di Piala Dunia 2026.(*/Red)

Berita Terkait

Haaland Samai Messi dan Mbappe, Perebutan Golden Boot Piala Dunia 2026 Makin Membara
Golden Boot Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe Ungguli Messi Meski Sama-sama Cetak 7 Gol
Messi Rebut Kembali Puncak Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Antar Argentina Singkirkan Cape Verde
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Memanas, Ini Prediksi Tim Lolos hingga Final
Jadwal dan Prediksi Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Australia, Argentina, dan Kolombia Dijagokan Lolos ke 16 Besar
Jadwal dan Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol dan Portugal Difavoritkan Menang, Duel Swiss vs Aljazair Diprediksi Berlangsung Sengit
Jadwal dan Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia dan Amerika Serikat Dijagokan Lolos, Senegal dan Bosnia Siap Beri Kejutan
Bupati Achmad Fauzi Buka Kejurprov Voli Pantai U-17 Jatim 2026, Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:23 WIB

Comeback Gila Argentina Picu Kontroversi, Hossam Hassan Pertanyakan Keputusan VAR

Senin, 6 Juli 2026 - 18:22 WIB

Haaland Samai Messi dan Mbappe, Perebutan Golden Boot Piala Dunia 2026 Makin Membara

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:29 WIB

Golden Boot Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe Ungguli Messi Meski Sama-sama Cetak 7 Gol

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:49 WIB

Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Memanas, Ini Prediksi Tim Lolos hingga Final

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:21 WIB

Jadwal dan Prediksi Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Australia, Argentina, dan Kolombia Dijagokan Lolos ke 16 Besar

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:29 WIB

Jadwal dan Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol dan Portugal Difavoritkan Menang, Duel Swiss vs Aljazair Diprediksi Berlangsung Sengit

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:24 WIB

Jadwal dan Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia dan Amerika Serikat Dijagokan Lolos, Senegal dan Bosnia Siap Beri Kejutan

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:19 WIB

Bupati Achmad Fauzi Buka Kejurprov Voli Pantai U-17 Jatim 2026, Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet

Berita Terbaru