Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

- Pewarta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, digegerkan penemuan mayat perempuan terbakar di area tegalan milik warga setempat tersebut. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Taroman, Desa Batang-Batang Daya, Jumat pagi, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, waktu setempat.

Korban diketahui bernama Suhaena, berusia 70 tahun, warga Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tersebut. Penemuan bermula ketika seorang warga bernama Busahna sedang mencari rumput di sekitar area tegalan tersebut pada pagi hari, seperti biasanya.

Saat mencari rumput, saksi tiba-tiba mencium bau tidak sedap yang berasal dari arah tertentu di sekitar lokasi kejadian, kemudian mendekat. Saksi kemudian melihat ke arah timur dan mendapati sesosok tubuh manusia tergeletak dalam kondisi terbakar di area tersebut, cukup mengejutkan.

Melihat kondisi tersebut, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar untuk memastikan identitas korban dan melaporkan kejadian kepada pihak berwenang, setempat. Tidak lama kemudian, Nor Salam datang ke lokasi dan warga melakukan pengecekan terhadap tubuh yang ditemukan tersebut, untuk memastikan kondisi.

Setelah dilakukan pengecekan, tubuh tersebut diketahui merupakan Suhaena, warga Desa Nyabakan Barat yang sebelumnya dikenal masyarakat sekitar, berdasarkan keterangan warga. Petugas Polsek Batang-Batang kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta memastikan kondisi tempat penemuan mayat tersebut, secara menyeluruh tersebut.

Baca Juga :  Gempar Pertanyakan Kinerja Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep

Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk menjaga tempat kejadian perkara agar aman dan tidak berubah, sebelum pemeriksaan selesai. Tim Identifikasi Polresta Sumenep turut datang melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan berbagai keterangan dari sejumlah saksi, yang berada.

Petugas juga melakukan dokumentasi lokasi dan pendataan informasi awal sebagai bagian dari proses penanganan kejadian sesuai prosedur kepolisian, yang berlaku. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi petugas Puskesmas Batang-Batang untuk kemudian dibawa menuju rumah duka di Desa Nyabakan Barat, untuk diserahkan langsung.

Berdasarkan keterangan keluarga, Suhaena selama ini diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan kondisi pikun yang dialaminya dalam kehidupan sehari-hari, menurut keluarga. Keluarga juga menyebut korban memiliki kebiasaan merokok serta sering membakar sampah dan tumpukan kayu di sekitar lingkungan, rumah maupun lahan.

Kebiasaan tersebut menjadi salah satu informasi yang disampaikan keluarga kepada petugas ketika memberikan keterangan terkait kejadian tersebut, kepada kepolisian resmi. Pihak keluarga menyatakan menolak pelaksanaan autopsi luar maupun dalam terhadap jenazah korban dan membuat surat pernyataan penolakan resmi, kepada petugas.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Tegaskan MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, tetapi Investasi SDM Bangsa

Berdasarkan keterangan awal keluarga, mereka menduga peristiwa tersebut merupakan kecelakaan yang dialami korban seorang diri sebelumnya, tanpa melibatkan pihak lain. Meski keluarga memiliki dugaan tersebut, kepolisian tetap menjalankan sejumlah langkah penanganan untuk memastikan kejadian ditangani sesuai prosedur berlaku, secara profesional.

Langkah tersebut meliputi olah tempat kejadian perkara, pendataan saksi, pengumpulan informasi, dokumentasi, serta koordinasi bersama keluarga korban, guna melengkapi penanganan. Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu melalui Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto menyampaikan penanganan awal telah dilakukan, sesuai prosedur.

Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pengamanan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polresta Sumenep secara menyeluruh, sejak pagi. Petugas juga meminta keterangan saksi serta pihak keluarga untuk memperoleh informasi yang diperlukan dalam proses penanganan kejadian, secara lebih lengkap.

Polresta Sumenep mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kejadian kepada kepolisian serta menyampaikan informasi yang diketahui, kepada petugas terkait.(**/Red)

Berita Terkait

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan
Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal
Madura Night Vaganza 2026 Digelar, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026
Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan
Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mayat Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep, Polisi Lakukan Penanganan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Stand Desa Wisata Pragaan Siap Sukseskan Madura Culture Fest 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Kapolresta Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pidana, Dua Curanmor dan Perkara Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Perjuangkan Akses Transportasi Kepulauan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 ke Mitra Djarum Jadi Momentum Kebangkitan Petani Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Berita Terbaru