Bupati Fauzi Tekankan Sinergi, Petani Garam Sumenep Didorong Naik Kelas

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat pendampingan bagi petani garam melalui kolaborasi lintas tingkat demi peningkatan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. Program ini melibatkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat guna mendukung produktivitas petani garam secara optimal.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci utama dalam meningkatkan produksi serta kualitas garam nasional berdaya saing tinggi. Menurutnya, langkah tersebut bukan hal baru karena sejak tahun 2011 telah berjalan program strategis bernama PUGAR secara konsisten.

Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat dinilai sangat penting untuk membantu petani meningkatkan kualitas hasil panen serta memperluas akses pasar garam. Pendampingan petani garam tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan dukungan aktif dari pemerintah provinsi dan pusat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Fauzi saat mengikuti dialog khusus mengenai swasembada garam yang diselenggarakan oleh JTV pada awal pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor guna menjawab tantangan produksi garam nasional yang semakin kompleks.

Program PUGAR dijalankan melalui pendekatan kelompok petani agar proses produksi lebih terorganisir dan kualitas garam memenuhi standar nasional berlaku. Pendekatan kelompok dinilai mampu meningkatkan koordinasi antarpetani serta mempercepat distribusi bantuan dari pemerintah kepada para petani secara merata.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Festival Jaran Serek Untuk Melestarikan Kebudayaan Lokal dan Pengenalan Pada Generasi Muda

Salah satu bentuk dukungan konkret pemerintah adalah pemberian bantuan geomembran yang diberikan secara bersama oleh pemerintah pusat dan daerah. Bantuan tersebut menjadi solusi penting dalam meningkatkan kualitas produksi garam karena mampu menjaga kebersihan serta mempercepat proses penguapan air laut.

Teknologi geomembran memiliki peran vital dalam proses produksi karena mampu menghasilkan garam dengan tingkat kemurnian lebih tinggi dibanding metode tradisional. Selain itu, penggunaan teknologi tersebut membantu petani mengurangi risiko kegagalan panen akibat kondisi lahan yang kurang mendukung produksi maksimal.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa sektor garam memiliki keterkaitan erat dengan kepentingan nasional terutama dalam menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan. Namun demikian, tantangan terbesar yang dihadapi petani garam saat ini masih berasal dari faktor alam seperti perubahan cuaca ekstrem.

Curah hujan yang tinggi dan berkepanjangan dapat menghambat proses produksi garam sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan para petani setempat. Karena itu, pemerintah terus berupaya memberikan bantuan serta pemberdayaan kepada petani agar mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Dorong Inovasi Festival Ketupat 2026 Tanpa Tinggalkan Tradisi Lokal

Pendampingan dilakukan secara berkelompok karena dinilai lebih efektif dalam meningkatkan efisiensi program serta memperkuat solidaritas antarpetani garam daerah. Melalui pendekatan ini, distribusi bantuan menjadi lebih tepat sasaran serta memudahkan pengawasan dalam pelaksanaan program pemerintah di lapangan.

Terkait hubungan dengan PT Garam, Bupati Fauzi memastikan bahwa kerja sama yang terjalin saat ini berjalan dengan baik. Mayoritas petani garam di Sumenep diketahui mengelola lahan milik PT Garam maupun lahan pribadi secara mandiri dan produktif.

Interaksi antara petani dan PT Garam tetap terjalin secara alami sehingga mendukung keberlanjutan produksi garam di wilayah tersebut. Pemerintah daerah juga berperan aktif memfasilitasi komunikasi antara petani dan pihak terkait terutama dalam menentukan harga jual garam. Kerja sama ini penting agar petani tidak mengalami kerugian serta memastikan harga garam tetap stabil sesuai standar nasional berlaku.(Red)

JAWA TIMUR BENTENG SWASEMBADA GARAM NASIONAL – YouTube

Berita Terkait

BMT NU Jatim Raih Penghargaan Penggerak Koperasi 2026, H. Masyudi Kanzillah Terima Apresiasi dari Gubernur Khofifah
Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:45 WIB

BMT NU Jatim Raih Penghargaan Penggerak Koperasi 2026, H. Masyudi Kanzillah Terima Apresiasi dari Gubernur Khofifah

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:30 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Berita Terbaru