Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Cak Imin Serukan Persatuan Nahdliyin: NU Rumah Besar Pemersatu Bangsa

- Pewarta

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 PBNU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, dinamika internal Nahdlatul Ulama menjadi perhatian publik. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menyampaikan pesan penting mengenai arah organisasi tersebut.

Menurutnya, Nahdlatul Ulama sejak awal berdiri bukanlah organisasi yang dibangun untuk menampung persaingan politik maupun kepentingan kelompok tertentu. Sebaliknya, NU hadir sebagai wadah besar yang mempersatukan berbagai kalangan masyarakat dengan latar belakang berbeda dalam semangat kebersamaan.

Cak Imin menekankan bahwa kekuatan utama NU terletak pada kemampuannya menjaga harmoni, persaudaraan, serta persatuan di tengah keberagaman. Pesan tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya pada Minggu, 21 Juni 2026, dan langsung menarik perhatian publik.

Ucapan KPU-HPN 2025

Dalam unggahannya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu menggambarkan NU sebagai sebuah orkestrasi kultural yang harmonis. Ia menjelaskan bahwa NU merupakan rumah besar yang menghimpun berbagai kemampuan, pengalaman, dan kecerdasan sosial masyarakat Indonesia.

Menurut Cak Imin, keberagaman yang ada di tubuh NU justru menjadi kekuatan besar untuk membangun peradaban bangsa. Karena itu, dirinya mengingatkan seluruh warga nahdliyin agar menjaga organisasi dari berbagai kepentingan yang berpotensi memecah belah.

Baca Juga :  Politisi Senior PKB, KH Hamid Ali Munir Resmi Daftarkan Diri Bacawabup Melalui DPC PDIP Sumenep

Ia menilai bahwa NU tidak boleh dijadikan ruang untuk saling menjatuhkan ataupun menyingkirkan pihak lain demi ambisi tertentu. Organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut, kata Cak Imin, harus tetap menjadi simbol persatuan dan keteladanan masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi agar tetap fokus pada perjuangan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Menurutnya, NU memiliki sejarah panjang dalam menjaga keutuhan bangsa serta memperkuat nilai-nilai moderasi di tengah masyarakat.

Karena itu, segala bentuk konflik yang bernuansa politik praktis sebaiknya tidak dibawa masuk ke dalam organisasi tersebut. Dalam unggahan yang sama, Cak Imin menyampaikan pernyataan tegas kepada pihak-pihak yang dianggap bermain politik di tubuh NU.

Ia menegaskan bahwa mereka yang ingin berpolitik sebaiknya menyalurkan aspirasi melalui partai politik yang memang tersedia. Pernyataan itu disampaikan secara lugas dan menjadi sorotan karena muncul menjelang agenda penting Muktamar PBNU mendatang.

“Yang main-main di NU keluarkan saja. Yang berpolitik silakan di partai saja,” tulis Cak Imin dalam pesannya. Ungkapan tersebut dinilai sebagai ajakan untuk menjaga independensi organisasi dari berbagai kepentingan politik yang berlebihan.

Baca Juga :  Ketua DPR RI Puan Maharani Dapat Sambutan Mariah Ratusan Emak-Emak di Sumenep

Banyak pihak menilai pesan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam. Selain menyoroti pentingnya menjaga persatuan, Cak Imin juga menyampaikan ungkapan emosional dalam akhir pernyataannya tersebut.

Ia mengaku merindukan sosok almarhum KH Hasyim Muzadi yang pernah memimpin PBNU selama dua periode kepengurusan. KH Hasyim Muzadi dikenal luas sebagai tokoh nasional yang mampu menjaga keseimbangan antara keagamaan, kebangsaan, dan persatuan.

Di bawah kepemimpinannya, NU menjadi salah satu kekuatan moral bangsa yang dihormati berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Kerinduan yang disampaikan Cak Imin dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kepemimpinan yang pernah diwariskan.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa NU memiliki sejarah panjang dalam menjaga kerukunan dan kebersamaan umat. Menjelang Muktamar ke-35 PBNU, berbagai harapan pun muncul agar organisasi tetap solid menghadapi tantangan zaman yang berkembang.

Warga nahdliyin diharapkan terus mengedepankan persaudaraan, musyawarah, dan semangat kebersamaan dalam setiap langkah organisasi. Dengan demikian, NU dapat terus menjalankan perannya sebagai penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan persatuan Indonesia.

Pesan Cak Imin menjadi pengingat bahwa kekuatan NU bukan terletak pada politik, melainkan pada persaudaraan dan pengabdian.(Red)

Berita Terkait

Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat
DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah
Jembatani Dunia Kerja, Perindo Jatim Soroti Pentingnya Program Magang untuk Gen Z
Terpilih Aklamasi di Konfercab, Achmad Fauzi Pimpin PDI Perjuangan Sumenep Lima Tahun ke Depan
Pemkab Sumenep Tegaskan Komitmen Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak di Gunggung
Presiden Prabowo Panggil Pimpinan Parpol ke Istana di Tengah Aksi Demonstrasi
Presiden Prabowo Tegaskan Etika Politik & Ketegasan Hukum dalam Arahannya di Istana Negara
Transparan & Profesional, DPRD Sumenep Dapat Pujian dari IKA PMII

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Lirboyo versus Kepentingan Politik? Perdebatan Lokasi Muktamar NU Kian Menghangat

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WIB

Cak Imin Serukan Persatuan Nahdliyin: NU Rumah Besar Pemersatu Bangsa

Jumat, 10 April 2026 - 18:13 WIB

DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:42 WIB

Jembatani Dunia Kerja, Perindo Jatim Soroti Pentingnya Program Magang untuk Gen Z

Senin, 22 Desember 2025 - 21:23 WIB

Terpilih Aklamasi di Konfercab, Achmad Fauzi Pimpin PDI Perjuangan Sumenep Lima Tahun ke Depan

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:32 WIB

Pemkab Sumenep Tegaskan Komitmen Pangan Lewat Gerakan Tanam Padi Serentak di Gunggung

Senin, 1 September 2025 - 12:08 WIB

Presiden Prabowo Panggil Pimpinan Parpol ke Istana di Tengah Aksi Demonstrasi

Senin, 1 September 2025 - 06:26 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Etika Politik & Ketegasan Hukum dalam Arahannya di Istana Negara

Berita Terbaru