Sumenep Tuntaskan Imunisasi Campak Tanpa Diskriminasi Wilayah

- Pewarta

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan imunisasi massal campak antara wilayah daratan dan kepulauan. Imunisasi tersebut merupakan bagian dari program Outbreak Response Immunization (ORI) yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Sumenep.

Pemerintah memastikan seluruh anak di Kabupaten Sumenep, baik di daratan maupun kepulauan, mendapatkan perlindungan kesehatan yang merata. Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menyatakan komitmen tersebut ketika meninjau langsung pelaksanaan imunisasi ORI di lapangan.

Menurut Imam Hasyim, anak-anak di kepulauan dan di daratan memiliki hak setara dalam pelayanan imunisasi dan kesehatan dasar. “Insya Allah di kepulauan tidak jauh berbeda dengan di daratan,” kata Imam Hasyim dalam keterangannya kepada media setempat.

Ia menegaskan bahwa Pemkab berupaya keras memberikan pelayanan kesehatan yang setara bagi semua warga, tanpa terkecuali. Pelayanan ORI terutama menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 7 tahun, sesuai ketentuan program imunisasi nasional.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim Gelar Pangan Murah Di Kematan Lenteng

Imam Hasyim juga menyebutkan bahwa pelayanan di kepulauan tetap maksimal meskipun tantangan geografis lebih kompleks. Ia menambahkan, pelayanan tersebut diawasi langsung oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas melalui pemantauan berbasis teknologi.

Salah satu teknologi yang digunakan ialah aplikasi monitoring yang memudahkan pengawasan terhadap pelaksanaan imunisasi massal. “Kami pantau langsung, baik dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas di lapangan,” tambahnya saat menjelaskan proses pemantauan.

Pemantauan ini dilakukan agar tidak ada anak yang terlewat dari cakupan imunisasi, khususnya di daerah yang sulit dijangkau. Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, juga menjelaskan detail teknis pelaksanaan program ORI di wilayahnya.

Ia menyebutkan, imunisasi ORI dilaksanakan secara serentak di 26 puskesmas yang tersebar di daratan maupun kepulauan. Tahap awal imunisasi diprioritaskan bagi anak-anak usia 0 hingga 5 tahun sebagai upaya pencegahan dini terhadap campak.

Setelah tahap awal selesai, imunisasi akan dilanjutkan pada kelompok usia sekolah sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Pelaksanaan dilakukan serentak, tidak dibedakan antara puskesmas daratan dan kepulauan,” terang Ellya dalam keterangannya.

Baca Juga :  Dinkes Sumenep Hadiri Launching Posyandu Integrasi Layanan Primer

Ellya menambahkan, evaluasi capaian vaksinasi dilakukan melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Aplikasi SKDR telah terintegrasi secara nasional dan memungkinkan pemantauan capaian imunisasi secara real time.

Dengan SKDR, laporan kasus suspek campak dan pelaksanaan imunisasi bisa terpantau langsung oleh pemerintah pusat. “Kita punya aplikasi SKDR untuk memantau kegiatan suspek campak atau imunisasi,” ujar Ellya menjelaskan sistem digitalnya.

Ia menyebutkan bahwa aplikasi ini sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam pelaporan kasus. Seluruh kegiatan ORI ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam mengendalikan penyebaran campak di wilayah Sumenep.

Dengan komitmen dan teknologi yang mendukung, Pemkab Sumenep optimistis seluruh anak mendapatkan perlindungan yang layak.(Red)

Berita Terkait

Piala AF Sport U-17 Segera Bergulir, Puluhan Klub Sumenep Siap Adu Talenta
KKN Posko 40 Dorong Orang Tua Bangun Komunikasi Sehat dengan Anak di Era Digital
Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan
Bupati Fauzi Lantik Empat Kepala OPD, Target Penerbangan Perintis Masalembu Jadi Perhatian
Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak
Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan
Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru
Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Piala AF Sport U-17 Segera Bergulir, Puluhan Klub Sumenep Siap Adu Talenta

Jumat, 18 September 2026 - 14:31 WIB

KKN Posko 40 Dorong Orang Tua Bangun Komunikasi Sehat dengan Anak di Era Digital

Kamis, 17 September 2026 - 14:28 WIB

Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan, KEK Tembakau Madura Mulai Dikonkretkan

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Rumah Berubah Jadi Ruang Penderitaan, KOPRI PMII Unija Desak Keadilan bagi Korban Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 1 September 2026 - 15:04 WIB

Stan Bappeda Sumenep Tampil Beda di Madura Culture Festival 4, Hadirkan Kuis Interaktif dan Informasi Pembangunan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kapolresta Sumenep Sambung Roso Bersama 11 Kades, Bahas Kamtibmas di Rubaru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Potensi Wisata dan UMKM Arjasa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Sumenep Naik Kelas, 330 Desa Terbebas dari Status Sangat Tertinggal dan Tertinggal

Berita Terbaru