AMS Desak Dinas ESDM Provinsi Jatim Tutup Galian C Ilegal di Sumenep

- Pewarta

Jumat, 1 April 2022 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


Surabaya, Salam News. Id – Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) datangi kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur untuk audensi terkait maraknya pertambangan galian C ilegal di Kabupaten Sumenep, Kamis (31/03/2022). 

Maksudi, Kordinator AMS Kabupaten Sumenep mengatakan, selama bertahun-tahun aktivitas tambang galian C di Kabupaten Sumenep dibiarkan oleh pemerintah. Padahal kita semua tahu bahwa semua galian C di Sumenep beroperasi tanpa izin (ilegal) dan jelas-jelas merusak alam serta merugikan masyarakat sekitar. 

“Jika ada protes dari masyarakat, pemerintah sering tidak menggubris, terkadang pemerintah hanya melakukan penutupan sementara, setelah itu galian C beroperasi kembali meski tetap ilegal dan merusak alam,” kata Maksudi. 

Lanjut Maksudi, mempertanyakan, Entah kenapa dan siapa yang melindungi aktivitas galian C selama ini, yang jelas rakyat tidak pernah berhenti bersuara meski sering tidak didengar. 

“Dampak bencana yang ditimbulkan oleh galian C di Sumenep selama ini cukup serius dan merugikan rakyat. Hal tersebut diduga karena banyak galian C yang dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan alat berat,” tambahnya. 

Baca Juga :  Wujudkan Pilkada Damai dan Sumenep Hebat melalui Semangat FAHAM Bershalawat

Maksudi menjelaskan, pada awal tahun 2021 kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semenep menyebut galian C sebagai penyebab terjadinya banjir di Sumenep. Pada tahun yang sama, puncak bukit di desa kasengan yang berlokasi sangat dekat dengan aktivitas galian C ilegal mengalami longsor dan tanah ambles hingga beberapa pohon tumbang. 

“Lebih 200 Tambang yang ada di kabupaten Sumenep beroperasi secara ilegal dan ugal-ugalan, namun anehnya hal ini mendapat pembiaran dari pemerintah daerah maupun pusat,” jelasnya. 

Dia berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan penertiban (penutupan) terhadap semua tambang ilegal yang ada di Sumenep. Setelah penertiban selesai dilakukan, kami dari unsur mahasiswa dan masyarakat siap duduk bersama dengan pemerintah kabupaten Sumenep dan pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Baca Juga :  Wakil Bupati Sumenep Melepas Festival Drumband Pelajar 2023 Di Depan Rumah Dinas Bupati

“Untuk mendiskusikan keberlanjutan pembangunan kabupaten Sumenep yang ramah lingkungan dengan konsep zonasi dan pendampingan terhadap penambang yang berizin (legal),” jelas aktivis PMII Sumenep itu. 

Ditempat terpisah, Kabag Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Ach. Lalili Maulidy menyampaikan bahwa terkait regulasi yang ada, pihaknya tidak tahu menahu karena itu kewenangan pusat. 

“Kami bersama pemerintah ESDM Provinsi akan menindak lanjuti hasil tuntutan teman-teman Aliansi Mahasiswa Sumenep ke Pusat, ” tuturnya Ach.Laily Maulidy saat dihubungi melalui media perpesanan. 

Adapun hasil kesepakatan audiensi tersebut sebagaimana yang disampaikan Kordinator AMS Maksudi, bahwa pemerintah daerah dan pemerintah Provinsi akan merekomendasikan untuk mengeluarkan surat himbauan menertibkan semua galian C ilegal di kabupaten sumenep dalam waktu dekat.(Jhon)

Berita Terkait

125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris
Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD
Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu
HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep
Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa
Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

125 Anak Sumenep Unjuk Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai Tugu Keris

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sumenep Siapkan Tiga Terobosan Layanan, Pemutakhiran Data hingga Aktivasi IKD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru, Pemeliharaan Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Kunjungi SMAN 2 Sumenep, Khofifah Serahkan Beasiswa Rp1 Juta bagi Siswa Kurang Mampu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

HUT ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan Sosial dan Beasiswa Rp50 Miliar di Sumenep

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sumenep dan Polresta Siapkan Penertiban Parkir serta Jam Operasional Truk

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair SPPG, Puluhan Lokasi Diperiksa

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Istighasah 1.000 Warga Madura di Yogyakarta, KMY Desak Polisi Hentikan Proses Hukum Pengurus Paguyuban

Berita Terbaru