Laksanakan Sosialisasi Literasi Keuangan di Sumenep, begini harapan Direktur LSAI

- Pewarta

Selasa, 22 Februari 2022 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Sumenep, SalamNews. Id –  Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI) laksanakan Sosialisasi Keuangan di kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa, 22 Februari 2022.

Dalam pelaksanaannya Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI) digandeng oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kegiatan tersebut bertempat di De Baghraf Hotel di Jl. Panglima Sudirman, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 lebih peserta, LSAI mendatangakan dua pemateri yang memang kompeten di bidang keuangan, yakni Pimpinan Cabang Bank Mandiri Sumenep Affandi Fajar Putra dan  Dosen STIE Bakti Bangsa Pamekasan Abd. Salim, SE, MM, sementara moderator Delfi Noor Safitri Duta Pendidikan Jawa Timur.

Direktur LSAI Abrari menyampaikan, edukasi dan literasi keuangan merupakan kemampuan dasar yang penting dan wajib dimiliki setiap individu. Tujuannya agar lebih melek dan cerdas berkeuangan sehingga pada akhirnya dapat berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Gol Tunggal Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Raih Kemenangan Tipis 1-0 atas Bahrain, Bangkitkan Harapan di Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Kegiatan yang kami laksanakan ini merupakan bagian dari upaya mencerdaskan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumenep, dalam hal keuangan,” kata Abrari.

Menurut dia, berdasarkan hasil survei OJK, tingkat literasi masyarakat terbagi menjadi empat bagian. Pertama, 21,84 %, masyarakat memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan risiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan, serta memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.

Kedua, sebanyak 75,69 %, masyarakat memiliki pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan, termasuk fitur, manfaat dan risiko, hak dan kewajiban terkait produk dan jasa keuangan.

Ketiga, sebanyak 2,06 %, masyarakat hanya memiliki pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan, produk dan jasa keuangan. Sedangkan keempat, 0,41%), masyarakat yang tidak memiliki pengetahuan dan keyakinan terhadap lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan, serta tidak memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa 

Baca Juga :  Anggota DPRD Sumenep Dorong Desa di Sumenep Mandiri, Pemangkasan Dana Pusat Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Lokal

“Kalau kita-kita yang ada di sini, sepertinya masih termasuk pada tingkatan yang ketiga, hanya memiliki pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan, produk dan jasa keuangan. Oleh karena itu, edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan ini perlu terus didorong,” ujarnya pada salamnews.id.

Abrari berharap seluruh peserta bisa menangkap materi yang disampaikan dengan baik. Dengan begitu minimal mereka punya kemampuan dalam melakukan perencanaan keuangan demgan baik.

Abrari menambahkan, “Lebih dari itu, saya berharap pasca kegiatan ini seluruh peserta juga mampu memilih dan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan, serta terhindar dari aktivitas investasi tidak jelas yang belakangan santer kita dengan informasinya,” (abu)

Berita Terkait

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka
Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan
DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan
Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan
DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026
Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:53 WIB

Banggar DPRD Sumenep Tunda Pembahasan KUA-PPAS 2027, Mosi Tidak Percaya kepada Sekda Mengemuka

Senin, 20 Juli 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Disiplin ASN, Bangun Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 10:30 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Andalkan Kebersihan Lingkungan sebagai Pilar Mutu Layanan Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:50 WIB

DKPP Sumenep Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan, Percepat Modernisasi Pertanian dan Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Rotasi Pejabat Terus Berjalan, Evaluasi Kinerja Dilakukan Setiap Enam Bulan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:01 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Polres, Kejaksaan, dan Gapoktan Awasi Program Pertanian 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Berita Terbaru