Menanam Nilai, Menuai Perubahan: PKD PMII STAIM Sumenep Cetak Kader Intelektual Progresif

- Pewarta

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAIM Sumenep menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) pada 24-28 Agustus 2025.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda intelektual yang memiliki karakter kuat dan nasionalisme tinggi. PKD dirancang untuk membentuk kader progresif dengan fondasi keilmuan, keislaman, dan kebangsaan yang kokoh dalam berorganisasi.

Selain itu, PKD juga menjadi media pengembangan diri bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepemimpinan dan kesadaran sosial. Ketua Komisariat PMII STAIM Sumenep, Imam Bayhaqi, menegaskan bahwa PKD bukan hanya forum pelatihan teknis semata.

Ia menyebut, PKD adalah ruang internalisasi nilai, ideologi, serta paradigma keilmuan yang membentuk karakter kader PMII. Dengan proses ini, kader diharapkan mampu memahami esensi nilai organisasi secara mendalam dan mengamalkannya.

Ucapan KPU-HPN 2025

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal dalam perjuangan mahasiswa dalam menghadapi tantangan sosial dan kebangsaan. PKD juga merupakan sarana dialektika antara teori dan praksis dalam membangun sikap kritis terhadap kondisi sosial.

Baca Juga :  Kelangkaan Gas 3 Kg di Sumenep: DPRD, Pemkab, dan Aktivis Bersuara

Setiap materi dalam pelatihan mengangkat tema keislaman, keindonesiaan, serta refleksi atas realitas yang berkembang. Hal ini menciptakan ruang diskusi aktif antara peserta dan pemateri, untuk menumbuhkan kesadaran serta kepekaan sosial.

Kegiatan ini juga membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh mengenai isu politik, ekonomi, budaya, dan agama. PKD bertujuan agar kader menjadi individu yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga peduli terhadap nasib umat.

Peserta didorong untuk menerjemahkan gagasan idealis mereka ke dalam bentuk aksi nyata dan solusi di masyarakat. Melalui proses pelatihan ini, kader diharapkan mampu tampil sebagai pemimpin dan penggerak perubahan di masa depan.

Kegiatan PKD mencakup berbagai metode seperti diskusi, simulasi, hingga refleksi untuk memperkuat transformasi diri peserta. Hal ini bertujuan untuk membentuk kader yang memiliki integritas moral dan semangat kebangsaan inklusif. PKD juga memperkuat komitmen kader terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Lepas Keberangkatan Atlet Sumenep Ikuti Porprov Jatim 2023

Semangat tersebut menjadi landasan ideologis PMII dalam membina kader sebagai agen perubahan di berbagai sektor. Dengan begitu, kader tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan nasionalistik.

PMII Komisariat STAIM Sumenep berharap melalui PKD ini dapat lahir kader-kader yang siap menjadi pemimpin umat. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan zaman dengan pendekatan intelektual dan spiritual.

Kader diharapkan bisa memperjuangkan nilai keadilan dan kemaslahatan umat di ruang-ruang sosial yang lebih luas. PKD membentuk kesadaran bahwa mahasiswa tidak boleh apatis terhadap permasalahan sosial yang terjadi di sekitarnya.

Pelatihan ini juga mengajarkan pentingnya kolaborasi dan solidaritas dalam membangun gerakan mahasiswa yang berpengaruh. Dengan kegiatan ini, PMII STAIM Sumenep menunjukkan komitmennya dalam membentuk kader yang berkualitas dan berdedikasi. PKD menjadi agenda strategis dalam mencetak generasi muda yang siap mengawal nilai-nilai kebangsaan dan keislaman.(*/Red)

Berita Terkait

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional
Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi Nasional

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB