Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Pemkab Sumenep Gelar Musabaqah Qira’atil Kutub Peringati Hari Santri Nasional 2025

- Pewarta

Selasa, 4 November 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

120 Santri Ikuti Musabaqah Qira’atil Kutub Sumenep 2025

120 Santri Ikuti Musabaqah Qira’atil Kutub Sumenep 2025

Sumenep, Salam News. Id – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Musabaqah Qira’atil Kutub. Ajang bergengsi tingkat kabupaten itu dilaksanakan di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Selasa (4/11/2025), dan berlangsung dengan suasana khidmat serta penuh makna.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Santri yang selalu dinantikan kalangan pesantren di seluruh penjuru Kabupaten Sumenep. Sebanyak 120 peserta santri dari berbagai pesantren ambil bagian, menampilkan kemampuan membaca dan memahami kitab kuning di hadapan dewan juri.

Para peserta memperlihatkan kecakapan luar biasa dalam memahami makna teks klasik Islam yang selama ini menjadi ciri khas dunia pesantren. Sembilan orang dewan juri yang terdiri dari para ahli ilmu keislaman menilai dengan ketat setiap penampilan peserta berdasarkan kefasihan dan kedalaman pemahaman.

Ucapan KPU-HPN 2025

Wakil Bupati Sumenep hadir memberikan sambutan sekaligus dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut yang dianggap penting bagi pelestarian tradisi keilmuan Islam. Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, peserta, serta pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya ajang keagamaan ini.

Menurutnya, MQK bukan hanya perlombaan biasa, melainkan wadah meneguhkan semangat belajar, cinta ilmu, dan penghormatan terhadap warisan ulama terdahulu. “Kegiatan ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menumbuhkan semangat mendalami kitab kuning dan memahami nilai-nilai luhur keilmuan Islam,” ujarnya.

Baca Juga :  Kegiatan Kukerta Tematik STAIM Sumenep Resmi Ditutup

Ia menambahkan, membaca kitab kuning bukan perkara mudah karena memerlukan ketekunan, bimbingan, serta pemahaman mendalam terhadap bahasa dan konteks keilmuan klasik. Oleh sebab itu, peran pesantren menjadi sangat vital sebagai tempat melahirkan generasi berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki wawasan keagamaan yang luas.

“Pesantren bukan hanya penjaga tradisi ilmu, tetapi juga benteng moral yang mengajarkan nilai kebangsaan, keikhlasan, dan semangat pengabdian,” lanjutnya penuh semangat. Wabup juga menegaskan bahwa kontribusi santri terhadap pembangunan bangsa sangat besar, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat daerah.

Menurutnya, semangat santri harus terus dijaga agar selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat religius dan berkarakter. “Kami berterima kasih kepada Kemenag dan seluruh pesantren yang menjaga tradisi keilmuan Islam di tengah arus perubahan zaman yang cepat,” tegas Wabup.

Ia menambahkan, Pemkab Sumenep akan terus berkomitmen memperkuat pendidikan keagamaan melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, dan dukungan fasilitas pendidikan pesantren. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin, menjelaskan bahwa tujuan utama MQK adalah menumbuhkan kembali kecintaan terhadap kitab kuning.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Ambunten Adakan Musrenbangcam untuk Susun Rencana Pembangunan

Menurutnya, kitab kuning bukan hanya sumber ilmu, tetapi juga pedoman moral dan spiritual bagi para santri dalam kehidupan sehari-hari mereka. “Melalui MQK, kami ingin membentuk generasi santri yang cerdas, berakhlak, dan tetap mencintai khazanah keilmuan Islam klasik,” ungkapnya dengan penuh optimisme.

Kamiluddin menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpesantren dan memperkuat jaringan keilmuan di kalangan santri muda Sumenep. Ia berharap, MQK mampu menjadi motivasi bagi generasi santri agar terus belajar, berinovasi, serta menjaga marwah pesantren sebagai pusat ilmu Islam.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di wilayah Kabupaten Sumenep. Dengan dukungan kuat pemerintah daerah, diharapkan tradisi keilmuan pesantren terus tumbuh subur dan memberi manfaat bagi kemajuan masyarakat Bumi Sumekar.

“Semoga dari ajang ini lahir santri yang berilmu luas, berakhlak tinggi, dan siap berkontribusi untuk agama, bangsa, serta daerah,” pungkas Kamiluddin.(W)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Fatayat NU Sumenep Gelar “Ngaji Perempuan”, Tegaskan Peran Perempuan dan Sikap Moderat Melawan Radikalisme
Menuju Institut, STAIM Sumenep Jalin Kerjasama Internasional Perkuat Entrepreneurship
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Mahasiswa Universitas Annuqayah Gelar Seminar dan Aksi Bersih Sungai, Wujudkan Kepedulian Nyata terhadap Kelestarian Lingkungan
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:39 WIB

Menuju Institut, STAIM Sumenep Jalin Kerjasama Internasional Perkuat Entrepreneurship

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:44 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Gelar Seminar dan Aksi Bersih Sungai, Wujudkan Kepedulian Nyata terhadap Kelestarian Lingkungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Berita Terbaru