Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Yayat Syariful Hidayat: Negara Wajib Lindungi Pekerja, Tak Peduli Formal atau Informal

- Pewarta

Sabtu, 19 April 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias, Salam News. Id – Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Yayat Syariful Hidayat, berkunjung ke Pulau Nias pada Kamis, 17 April 2025. Tujuan lawatan tersebut untuk memastikan pekerja, baik formal maupun informal, mendapat perlindungan negara melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Di sana, Yayat menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para peserta BPJSTK di Kantor Cabang Gunung Sitoli, Pulau Nias. Ia terlihat berbincang-bincang dengan peserta yang sedang antre untuk mengurus klaim Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kematian.

Salah satu peserta bernama Sokhizatulo Telaumbanua, pekerja bongkar muat, tengah mencairkan dana JHT karena sedang tidak bekerja.Selain itu, terlihat pula ahli waris dari peserta BPJSTK yang mengajukan klaim dana Jaminan Kematian (JKM) atas nama Arosokhi Gulo.

Ucapan KPU-HPN 2025

Arosokhi Gulo sebelumnya didaftarkan oleh pihak gereja setempat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan kategori pekerja informal.Dana JHT dan JKM sangat membantu meringankan beban ekonomi peserta dan keluarganya, terlebih saat menghadapi kondisi sulit.

Baca Juga :  Tahun Ini Dinsos P3A Sumenep Bakal Salurkan Bantuan Hibah untuk 104 Lembaga

Yayat menegaskan bahwa negara hadir melalui BPJSTK untuk melindungi semua pekerja Indonesia, tak hanya pekerja formal.Menurutnya, perlindungan ini mencakup petani, nelayan, buruh lepas, pengemudi ojek, serta kelompok informal lainnya yang rentan.

Ia juga menyampaikan bahwa manfaat dari jaminan sosial ini sangat dirasakan langsung oleh masyarakat pekerja yang membutuhkan.Dalam kasus ini, ahli waris Arosokhi Gulo yang seorang petani, merasakan betul manfaat dari adanya program Jaminan Kematian.

Sementara itu, Sokhizatulo sebagai pekerja bongkar muat pun terbantu oleh pencairan dana JHT ketika sedang tak bekerja.Yayat menjelaskan BPJSTK mengelola lima program utama: JKK, JKM, JHT, JP, dan JKP sebagai jaring pengaman sosial pekerja.

Dalam kondisi ekonomi sulit dan meningkatnya angka PHK, program-program ini menjadi penopang penting bagi para pekerja.Ia menambahkan bahwa tanpa perlindungan ini, banyak pekerja bisa jatuh ke kondisi miskin ekstrem karena kehilangan penghasilan.

Dengan adanya jaminan ini, negara ikut hadir menjaga ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat pekerja di seluruh Indonesia.Kepala Kantor Cabang BPJSTK Gunung Sitoli, Tunggul Sitorus, juga mendukung penuh lawatan Yayat dan misi edukasi ini.

Baca Juga :  Polres Sumenep Berhasil Damaikan Sengketa Lahan Garam

Ia mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, ikut menyosialisasikan pentingnya jaminan ketenagakerjaan.Menurut Tunggul, luasnya wilayah dan kondisi geografis Nias membuat kerja perlindungan ini harus dilakukan secara kolaboratif.

Hal senada disampaikan Christian Natanael Sianturi, Kepala Kantor Cabang Induk BPJSTK wilayah Sumut dan Aceh.Ia berharap sinergi antar-stakeholder terus ditingkatkan agar seluruh pekerja di wilayah terpencil juga bisa terlindungi maksimal.

Lawatan Yayat turut didampingi oleh tim dari Kantor Wilayah Sumatera Bagian Utara untuk memantau langsung pelaksanaan layanan.Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pengawasan aktif terhadap efektivitas pelayanan dan perlindungan pekerja di daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan sosial terus meningkat di Pulau Nias.(*)

Berita Terkait

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Skuad Garuda Ditantang Raksasa Asia di Grup F Piala Asia 2027
Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep
M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman
Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode
Update Terkini Harga BBM Pertamina Dampak Geopolitik dan Ekonomi Global Terasa
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:42 WIB

Skuad Garuda Ditantang Raksasa Asia di Grup F Piala Asia 2027

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIB

M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman

Sabtu, 25 April 2026 - 21:42 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode

Sabtu, 25 April 2026 - 17:05 WIB

Update Terkini Harga BBM Pertamina Dampak Geopolitik dan Ekonomi Global Terasa

Minggu, 19 April 2026 - 19:21 WIB

Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Rabu, 8 April 2026 - 17:42 WIB

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Berita Terbaru