Tahun Ini Pemkab Sumenep Anggarkan Rp2,4 Miliar untuk Kesejahteraan Guru Ngaji

- Pewarta

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin (salamnews.id/WARDI)

Kabag Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin (salamnews.id/WARDI)

Sumenep – Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menganggarkan Rp2,4 Miliar untuk menjamin kesejahteraan guru ngaji.

Dalam program ini, setiap guru ngaji akan menerima bantuan sebesar Rp1,2 juta. Jumlah penerima tahun ini sebanyak 2000 guru ngaji yang tersebar di daratan dan kepulauan.

Adapun prosedur penerimaan bantuan tersebut, yang pertama guru ngaji harus terdata di data base guru ngaji Kabupaten Sumenep, dan mempunyai tempat mengajar.

“Entah itu di Masjid, Mushalla, atau bahkan di rumahnya sendiri, dan ada santrinya minimal 10 orang,” kata Kabag Kesra Setdakab Sumenep Kamiluddin, Selasa, 21 Mei 2024.

Kamil menyampaikan, jika untuk pencarian bantuan guru ngaji tersebut akan dikirim langsung melalui rekening pribadi masing-masing guru ngaji.

“Kalau dari tahun-tahun sebelumnya, melalui Bank BPRS Bhakti Sumekar,” jelasnya.

Baca Juga :  PMII Komisariat Unija Sumenep Gelar Aksi, Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Fauzi-Eva

Sebab menurutnya, bank milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep tersebut sudah memiliki cabang di setiap kecamatan.

“Seperti di yang ada di pulau gak harus ke darat, dan yang di darat gak perlu kota untuk melakukan pencarian,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kamil menguraikan, untuk pencariannya sendiri menggunakan sistem semester, yakni ada dua kali pencarian dalam setahun.

“Untuk pencarian pada semester pertama rencananya pada bulan juni ini, sedang untuk pencairan semester kedua bisa di akhir bulan November atau di awal bulan Desember 2024,” tegasnya.

Masih kata Kamil, untuk data guru ngaji yang mendapat bantuan dana hibah ini setiap tahun pasti berubah. Artinya setiap guru ngaji hanya mendapat bantuan satu kali.

“Jadi kita ada filternya, yang sudah menerima bantuan di tahun 2023, tahun 2024 tidak akan mendapatkan lagi bantuan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Liga Paralayang Jatim Seri 3 Sumenep di Ikuti Atlet Paralayang Se-Jawa Timur

Menurut Kamil, sejak tahun 2020 Pemkab Sumenep sudah melakukan pendataan guru ngaji.

Jika, saat ini masih ada yang belum tercover di data base tersebut, kata dia, bisa langsung mendaftar ke operator di masing-masing kecamatan yang sudah disediakan oleh Pemkab Sumenep.

Sedangkan untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, Kamil menyampaikan jika sudah ada tim di setiap kecamatan untuk mengecek ke validan data tersebut.

“Dan nanti ada buku jurnal tahunan yang harus di isi oleh guru ngaji yang sudah mendapatkan bantuan,” tandasnya.

Sekedar informasi, untuk tahun 2024 ini, terkait tata kelola pencarian dana bantuan untuk guru ngaji dikelola oleh LPTQ ( Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran).

“Namun untuk anggarannya sendiri tetap dari Bagian Kesra Setdakab Sumenep,” tandasnya. (red)

Berita Terkait

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional
Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak
Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal
PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran
Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa
Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan
Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:27 WIB

Polres Resmi Naik Status Menjadi Polresta, Kapolda Minta Pelayanan Kepolisian di Sumenep Semakin Profesional

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:41 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengawasan MBG, Sekolah Diminta Segera Laporkan Makanan Tak Layak

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:39 WIB

Korwil MBG Sumenep Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Terus Dievaluasi demi Manfaat Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:10 WIB

PWRI Sumenep Bedah Program MBG, Pemkab Dorong Evaluasi Total demi Tepat Sasaran

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Komitmen Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:40 WIB

Aksi Nyata Peduli Lingkungan, TNI Bersama Warga Percantik Wisata Religi Asta Tinggi

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Pembangunan Berbasis Data, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif

Berita Terbaru