Penantian Panjang Warga Ambunten Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Resmi Beroperasi, Dorong Ekonomi Dua Desa

- Pewarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Penantian panjang masyarakat Kecamatan Ambunten akhirnya berakhir setelah Jembatan Perintis Garuda resmi dioperasikan, menghubungkan Desa Ambunten Tengah dengan Desa Ambunten Timur, Kabupaten Sumenep. Peresmian dilakukan Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, pada Jumat, 3 Juli 2026, disambut antusias warga yang telah lama mendambakan akses transportasi lebih aman, cepat, dan nyaman.

Jembatan gantung sepanjang empat puluh meter tersebut menjadi infrastruktur strategis yang membawa harapan baru bagi masyarakat kedua desa. Selama bertahun-tahun, warga menghadapi kesulitan akibat terpisah aliran sungai yang membatasi mobilitas sehari-hari, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan yang membutuhkan perjalanan lebih efisien.

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menempuh perjalanan memutar dengan waktu yang jauh lebih lama demi mencapai desa tujuan. Kondisi tersebut sering menyulitkan warga, terutama ketika membawa hasil pertanian, hasil tangkapan laut, maupun kebutuhan pokok yang harus segera didistribusikan ke berbagai wilayah sekitar.

Saat musim kemarau dan debit air sungai menurun, sebagian masyarakat bahkan memilih menyeberangi sungai secara langsung demi menghemat waktu perjalanan. Cara tersebut tentu mengandung risiko keselamatan yang cukup tinggi, terutama bagi anak-anak, lansia, maupun warga yang membawa barang dengan beban cukup berat setiap harinya.

Peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi momentum penting yang menandai berakhirnya keterbatasan akses transportasi masyarakat Ambunten. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan warga sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan yang selama ini membutuhkan perhatian pemerintah secara berkelanjutan dan menyeluruh.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Gelar Doa Bersama, Dorong Sinergi dan Kedamaian di Batuputih

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa jembatan tersebut bukan hanya sekadar bangunan fisik yang menghubungkan dua wilayah. Lebih dari itu, keberadaannya menjadi simbol persatuan masyarakat sekaligus wujud nyata kepedulian negara terhadap peningkatan kesejahteraan warga di kawasan pedesaan yang sebelumnya mengalami keterisolasian akses transportasi.

Menurut Brigjen TNI Kohir, Jembatan Perintis Garuda sepanjang empat puluh meter diharapkan mampu mempererat hubungan sosial masyarakat Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur. Kehadiran jembatan tersebut menjadi sarana penting dalam memperlancar aktivitas warga sekaligus memperkuat kebersamaan yang telah terjalin sejak lama di kedua desa.

Danrem juga mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan berhasil diselesaikan dalam waktu delapan puluh sembilan hari, lebih cepat dibanding target penyelesaian selama sembilan puluh dua hari. Pencapaian tersebut menunjukkan komitmen kuat TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat secara nyata dan berkelanjutan.

Keberhasilan menyelesaikan proyek lebih cepat dari jadwal menjadi bukti efektivitas koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat selama proses pembangunan. Dengan kerja sama yang solid, pembangunan dapat berlangsung lancar tanpa mengurangi kualitas konstruksi maupun aspek keselamatan yang menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan.

Brigjen TNI Kohir berharap keberadaan jembatan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar. Selain mempermudah aktivitas sehari-hari, infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan akses distribusi hasil produksi serta kemudahan transportasi antardesa yang semakin efektif dan efisien.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Pabian Giat Melaksanakan Percepatan Vaksinasi Dan Membangun Herd Immunity

Potensi ekonomi kedua desa dinilai akan berkembang lebih pesat dengan hadirnya akses transportasi yang lebih baik. Desa Ambunten Tengah memiliki potensi pertanian cukup besar, sedangkan Desa Ambunten Timur dikenal sebagai kawasan penghasil berbagai komoditas hasil laut yang melimpah sepanjang tahun.

Dengan tersambungnya kedua desa melalui Jembatan Perintis Garuda, distribusi hasil pertanian dan perikanan diperkirakan menjadi lebih lancar. Kondisi tersebut membuka peluang peningkatan aktivitas perdagangan, memperluas jaringan pemasaran produk lokal, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor-sektor produktif tersebut.

Danrem menegaskan pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah membuka keterisolasian wilayah serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga pelosok desa. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan akses transportasi yang layak sehingga masyarakat dapat menikmati manfaat pembangunan secara merata tanpa terkecuali.

Sementara itu, Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, menyampaikan apresiasi kepada Danrem 084/Bhaskara Jaya atas dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, jembatan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman, cepat, nyaman, dan lebih efisien.

Letkol Inf Citra Persada juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan TNI menghadirkan pembangunan yang memperkuat konektivitas, menggerakkan ekonomi, serta mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan.(W)

Berita Terkait

Menyatukan Nusantara dalam Semangat Proklamasi: 360 Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Rayakan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Lomba Memasak
lepas Kontingen Menuju Jamnas 2026, Wabup Sumenep Berpesan: Raih Prestasi, Jaga Nama Baik, dan Bawa Pulang Pengalaman
BPRS Bhakti Sumekar Kokohkan Dukungan untuk Pramuka Sumenep di Jambore Nasional 2026
Tim Putra Disdik Sumenep Raih Juara Pertama Tarik Tambang HUT ke-81 RI
Bupati Sumenep Pimpin Apel Gabungan dan Kobarkan Semangat Persatuan dalam Pembukaan Lomba HUT ke-81 RI
Pemkab Sumenep Bergerak Cepat Tangani Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas
Mengukir Prestasi, Menebar Inovasi: HMP PGSD UPI Sumenep Gelar Semi Final OPEC sebagai Wujud Generasi Digital yang Adaptif
Sinergi dan Kolaborasi: Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Perkuat Kemitraan Strategis untuk Kondusivitas Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Menyatukan Nusantara dalam Semangat Proklamasi: 360 Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Rayakan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Lomba Memasak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:15 WIB

lepas Kontingen Menuju Jamnas 2026, Wabup Sumenep Berpesan: Raih Prestasi, Jaga Nama Baik, dan Bawa Pulang Pengalaman

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:41 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Kokohkan Dukungan untuk Pramuka Sumenep di Jambore Nasional 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Tim Putra Disdik Sumenep Raih Juara Pertama Tarik Tambang HUT ke-81 RI

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Pemkab Sumenep Bergerak Cepat Tangani Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:07 WIB

Mengukir Prestasi, Menebar Inovasi: HMP PGSD UPI Sumenep Gelar Semi Final OPEC sebagai Wujud Generasi Digital yang Adaptif

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:31 WIB

Sinergi dan Kolaborasi: Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Perkuat Kemitraan Strategis untuk Kondusivitas Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:22 WIB

Nasib Petani Tembakau Sumenep Menggantung, TIHT 2026 Belum Juga Diumumkan

Berita Terbaru