Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

DLH Sumenep Tanggap Darurat Pohon Tumbang, Jangan Sampai Ngeprank!

- Pewarta

Rabu, 5 Februari 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Sumenep akhir-akhir ini meningkatkan risiko pohon tumbang. Kondisi ini dapat membahayakan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas di berbagai wilayah.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep menyiapkan dua unit mobil operasional selama 24 jam. Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto, menjelaskan bahwa satu mobil difungsikan untuk penebangan pohon, sementara yang lain digunakan untuk mengangkut material pohon tumbang.

Dengan kesiapan ini, DLH Sumenep berupaya merespons cepat setiap laporan dari masyarakat terkait pohon tumbang. Respons yang cepat diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif akibat kejadian tersebut di lingkungan sekitar.

Ucapan KPU-HPN 2025

“Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan pohon tumbang yang membahayakan. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 112 atau langsung ke DLH Sumenep. Petugas kami tetap siaga bahkan pada malam hari,” ujar Arif, Selasa (4/2/2025).

Namun, Arif juga mengungkapkan kendala yang dihadapi petugas di lapangan, seperti adanya laporan palsu. Hal ini menjadi hambatan dalam upaya mitigasi karena mengganggu efisiensi kerja petugas.

Baca Juga :  Gali Potensi Desa Hasilkan Produk Unggulan: KUKERTA STAIM Tarate Sumenep '23

Kepala DLH Sumenep menegaskan bahwa memberikan laporan palsu sangat merugikan banyak pihak. Tindakan tersebut membuang waktu dan tenaga petugas yang seharusnya menangani kejadian yang benar-benar membutuhkan penanganan.

“Kami berharap masyarakat tidak main-main dalam memberikan laporan darurat. Pernah ada kasus di mana petugas meluncur ke lokasi setelah menerima laporan, tetapi ternyata tidak ada kejadian apa pun,” tegas Arif.

Selain itu, Arif juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menebang pohon tanpa izin resmi. Penebangan pohon yang berada di sempadan jalan harus mendapatkan izin dari pihak terkait.

DLH Sumenep tetap berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama jika pohon tersebut berada di wilayah yang menjadi kewenangan provinsi atau nasional. Prosedur perizinan ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Kadang masyarakat ingin pohon segera ditebang, padahal ada prosedur yang harus diikuti. Perizinan bisa memakan waktu satu hingga dua minggu, dan ini harus dipahami bersama,” jelas Arif.

Meningkatnya potensi bencana akibat cuaca ekstrem membuat DLH Sumenep semakin berkomitmen menjaga keamanan lingkungan. Berbagai langkah antisipasi dilakukan agar risiko dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) Menolak Privatisasi Laut Atas Nama Pribadi.

Namun, Arif kembali menekankan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi. Tanpa kerja sama yang baik, berbagai upaya yang dilakukan tidak akan mencapai hasil maksimal.

Sinergi antara masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman. Dengan adanya kesadaran bersama, risiko akibat cuaca ekstrem dapat ditekan secara efektif.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pelaporan yang benar juga menjadi fokus DLH Sumenep. Harapannya, masyarakat dapat lebih bijak dalam memberikan laporan serta memahami prosedur yang harus diikuti.

DLH Sumenep juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melaporkan kondisi pohon yang berpotensi tumbang sebelum terjadi kejadian yang membahayakan.

Dengan langkah-langkah tersebut, DLH Sumenep berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga. Semua pihak diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.(*)

 

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien
Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional
Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan
Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 20 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Sabtu, 18 April 2026 - 19:26 WIB

Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes

Sabtu, 18 April 2026 - 05:49 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM

Berita Terbaru