Pembahasan Tuntas, DPRD Sumenep Selesaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024

- Pewarta

Selasa, 3 Juni 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Pembahasan dilaksanakan dalam agenda Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Sumenep pada hari Senin, tanggal 2 Juni siang.

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menyampaikan capaian kinerja pemerintah daerah serta berbagai tantangan dalam pengelolaan anggaran pembangunan daerah. Ia menjelaskan, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun 2024 sebesar Rp259,79 miliar dengan Pembiayaan Netto mencapai Rp441,24 miliar.

Dari data itu, diperoleh angka defisit anggaran sebesar Rp181,45 miliar, yang menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Sumenep. Zainal membandingkan dengan SiLPA tahun 2023 yang mencapai Rp411,54 miliar, lebih tinggi dari capaian tahun ini.

Ucapan KPU-HPN 2025

Walaupun terjadi penurunan SiLPA, Zainal menyebut bahwa hal ini tetap menunjukkan tren positif dalam efektivitas penyerapan anggaran. Menurutnya, defisit tersebut adalah bagian dari upaya optimalisasi anggaran yang difokuskan untuk program pembangunan strategis daerah.

Baca Juga :  SKK Migas-HCML Bakal Gelar Festival Pesisir ke-4 di Giligenting

Ia menambahkan, pelaksanaan APBD 2024 menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik. Tak hanya itu, DPRD juga mencermati peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 1,84% dibandingkan tahun anggaran sebelumnya.

Peningkatan PAD tersebut, kata Zainal, mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menggali potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. DPRD Sumenep pun mengapresiasi keberhasilan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kedelapan kalinya.

Capaian WTP berturut-turut ini menjadi bukti transparansi dan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang terus terjaga dengan baik. Selain itu, Indikator Kinerja Utama (IKU) Kabupaten Sumenep juga mendapatkan predikat “Sangat Berhasil” dalam evaluasi kinerja.

Zainal menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja sama antara legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen masyarakat. Namun, ia juga mengingatkan bahwa peningkatan PAD jangan sampai membebani masyarakat dengan kebijakan pajak yang tidak proporsional.

Menurutnya, keseimbangan antara optimalisasi pendapatan dan perlindungan daya beli masyarakat harus selalu dijaga oleh pemerintah. DPRD memberikan beberapa catatan dan rekomendasi agar pemerintah daerah meningkatkan efisiensi dan memperluas sumber PAD yang sehat.

Baca Juga :  PT Garam Silaturrahmi Bersama Insan Pers dan Perusahaan Media

Zainal juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam pengambilan keputusan strategis daerah. Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun selama ini bisa diperkuat untuk mencapai target pembangunan secara optimal.

DPRD juga meminta agar pemerintah melakukan inovasi dalam pelayanan publik dan penggunaan anggaran secara transparan serta tepat sasaran. Langkah-langkah tersebut dinilai penting dalam rangka memperkecil defisit anggaran yang muncul pada Tahun Anggaran 2024.

DPRD juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya aparatur dalam mengelola program pembangunan yang berorientasi hasil. Mengakhiri pernyataannya, Zainal menyampaikan harapan agar capaian tahun ini menjadi pondasi untuk masa depan yang lebih baik.

“Kami berharap pembangunan ke depan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep secara merata,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional
Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi Nasional

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB