Festival Literasi Sumenep 2025: Merawat Tradisi, Menggali Inspirasi Lewat Literasi

- Pewarta

Senin, 22 September 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyelenggarakan Festival Literasi 2025, guna meningkatkan budaya baca masyarakat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, literasi adalah fondasi penting membentuk masyarakat cerdas, kritis, adaptif menghadapi perubahan zaman modern.

Beliau menjelaskan literasi mencakup kemampuan membaca, memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi efektif, sekaligus membentuk karakter yang tangguh berdaya.

Ucapan KPU-HPN 2025

Festival Literasi bukan sekadar pameran buku, melainkan gerakan bersama untuk menumbuhkan kesadaran literasi lebih luas, mendalam, berkelanjutan. Khususnya generasi muda di era digitalisasi masif, literasi penting agar mampu memilah informasi, menghindari hoaks serta manipulasi.

Selain itu, literasi menumbuhkan kebiasaan produktif, membangun pola pikir rasional, serta membentengi generasi dari arus konsumtif tidak bermanfaat. Bupati berharap meski gawai dominan, masyarakat tetap menjaga esensi membaca. Festival Literasi diharapkan menjadi agenda rutin tahunan mendatang.

Agenda tahunan ini bertujuan mendorong minat baca semua kalangan masyarakat, mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa secara menyeluruh. Festival Literasi 2025 mengusung tema “Merawat Tradisi, Menggali Inspirasi Lewat Literasi” dengan makna penting bagi pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga :  KPU Sumenep Resmi Bubarkan Badan Adhoc Pilkada 2024, Apresiasi Dedikasi PPK, PPS, dan KPPS

Tema ini menegaskan literasi bukan sebatas membaca-menulis, melainkan sarana merawat tradisi, menggali kearifan lokal, serta inspirasi kemajuan. Bupati Achmad Fauzi mengajak masyarakat menjadikan literasi jembatan menghubungkan kekayaan budaya lokal dengan tantangan era modern.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep, Rudi Yulianto menyampaikan rangkaian kegiatan festival penuh makna mendidik. Agenda pertama berupa bedah buku “Berteman dengan Luka Masa Kecil” dilaksanakan Senin 22 September 2025, diikuti 150 peserta.

Keesokan harinya, Selasa 23 September 2025, digelar talkshow “Membaca Budaya, Menulis Peradaban” dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang. Berikutnya Rabu 24 September 2025, lomba mewarnai untuk anak-anak tingkat TK sederajat berlangsung, diikuti 200 anak peserta.

Selain lomba, masyarakat dapat menikmati bazar buku menarik dengan diskon hingga 80 persen, digelar dalam dua tahap besar. Tahap pertama dilaksanakan 22-24 September 2025 di kampus Uniba Madura. Tahap kedua 25-27 September 2025 di Perpustakaan Sumenep.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Dorong Industri Rokok Kembali Produksi: Demi Ekonomi dan Lapangan Kerja

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat citra Kabupaten Sumenep sebagai daerah berbudaya, berperadaban, sekaligus mencintai ilmu pengetahuan. Bupati menegaskan, literasi penting meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tanpa literasi, masyarakat sulit bersaing dalam era global.

Melalui Festival Literasi 2025, Pemkab Sumenep membuktikan komitmen mendorong tumbuhnya generasi pembelajar sepanjang hayat berkarakter kuat. Festival ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pelajar untuk bersama memperkuat gerakan literasi nasional.

Dengan dukungan banyak pihak, literasi diharapkan bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata membangun bangsa berdaya saing tinggi. Masyarakat diundang aktif mengikuti rangkaian acara, tidak hanya sebagai penonton, tetapi ikut berpartisipasi menumbuhkan budaya literasi.

Pemerintah optimis Festival Literasi mampu menjadi magnet baru, menginspirasi kabupaten lain melaksanakan agenda serupa dengan konsisten. Gerakan literasi selaras visi pemerintah menjadikan Sumenep sebagai daerah maju, mandiri, berbudaya, serta memiliki generasi unggul cerdas.

Dengan demikian, Festival Literasi 2025 bukan hanya sekadar perayaan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.(*/Red)

Berita Terkait

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani
Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD
RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi
Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif
Modus Rapi Mafia BBM di Sumenep Solar Subsidi Ditimbun, Petani Terlantar
Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional
Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53 WIB

Belajar Langsung dari Alam Tim Literasi SMAS Plus Miftahul Ulum Kunjungi Pabrik Minyak Kayu Putih Perhutani

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:41 WIB

Penyegaran Birokrasi Sumenep: Bupati Fauzi Rotasi Pejabat Strategis OPD

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:56 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:34 WIB

Dinkes Sumenep Catat Penurunan Kasus DBD, Jumantik dan Edukasi Dinilai Efektif

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:27 WIB

Pastikan Layanan Publik Optimal, Wabup Sumenep Tinjau Puskesmas Rubaru dan Manding

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:14 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep: Transformasi Menuju Rumah Sakit Modern dan Berstandar Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:55 WIB

Reformasi Hukum Pidana Belum Tuntas: KUHP–KUHAP Baru Tanpa Perampasan Aset Koruptor

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Berbasis Kompetensi Nasional

Berita Terbaru

Berita

RSUD dr H Moh Anwar Siapkan Layanan Spesialis Urologi

Jumat, 9 Jan 2026 - 19:56 WIB