Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Persatuan dan Kolaborasi Jadi Nafas Baru Semangat Sumpah Pemuda di Era Modern

- Pewarta

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Ketua DPD KNPI Sumenep, Khairul Umam, menegaskan bahwa persatuan di era modern tidak hanya bermakna kebangsaan, tetapi juga mencakup sinergi lintas pemikiran, profesi, dan generasi. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda kini harus dimaknai secara lebih luas dan kontekstual terhadap tantangan zaman.

Ia menuturkan bahwa Sumpah Pemuda hari ini bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum untuk memperkuat kolaborasi dan semangat kebersamaan. Pemuda harus bersumpah untuk berkolaborasi, bukan berkompetisi tanpa arah, agar energi besar generasi muda tidak habis untuk saling menjatuhkan, tetapi justru membangun.

Lebih lanjut, Khairul Umam menekankan bahwa Sumpah Pemuda juga berarti bersinergi dalam memajukan daerah. Ia mengajak seluruh pemuda Sumenep untuk menjadikan kerja sama dan kolaborasi sebagai pondasi utama dalam mengembangkan potensi lokal agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Ucapan KPU-HPN 2025

Menurutnya, kekuatan suatu daerah tidak hanya terletak pada kekayaan alam atau sumber daya material, tetapi pada semangat pemuda yang bersatu dan berpikir maju. Ketika generasi muda mau bekerja sama dan berinovasi, maka kemajuan akan tumbuh dari bawah, dimulai dari langkah kecil yang berdampak besar.

Baca Juga :  APTI Sumenep dan PT Djarum Kolaborasi, Bibit Tembakau Unggul Gratis Dongkrak Kesejahteraan Petani

Khairul Umam juga menegaskan bahwa gerak perubahan selalu lahir dari keberanian pemuda. Mereka yang berani bertanya, menggugat ketidakadilan, dan menawarkan solusi adalah motor penggerak kemajuan bangsa. Kritik yang membangun bukan bentuk perlawanan, melainkan tanda cinta dan kepedulian terhadap masa depan daerah.

Ia menambahkan, “Kritisisme adalah energi peradaban. Pemuda yang berani berpikir kritis dan peduli terhadap masalah sosial akan melahirkan perubahan yang nyata dan bermakna bagi masyarakat.” Pandangan ini menggambarkan betapa pentingnya keberanian berpikir dan bertindak di tengah kompleksitas zaman.

Menurutnya, persatuan pemuda adalah fondasi kemajuan bangsa. Ketika generasi muda bersatu dalam visi dan karya, maka setiap langkah kecil akan menjadi kontribusi besar bagi pembangunan dan kemajuan daerah Sumenep secara menyeluruh.

“Jika pemuda bersatu dalam visi dan karya, maka setiap jengkal tanah akan tumbuh menjadi ladang peradaban,” ujar Khairul Umam dengan penuh semangat. Kalimat ini menjadi pesan mendalam tentang pentingnya kesatuan tujuan dan semangat kolektif dalam membangun masa depan.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pengurangan Kemiskinan di Indonesia, Menurut Luhut Pandjaitan

Momentum Hari Sumpah Pemuda tahun ini, lanjutnya, harus dijadikan ajang refleksi dan aksi nyata. Pemuda harus mampu mengubah semangat sejarah menjadi gerak modern yang produktif dan solutif bagi masyarakat. Semangat persatuan harus hadir dalam tindakan, bukan sekadar slogan.

Ia berharap seluruh pemuda Sumenep dapat terus menjadi pelopor perubahan positif, menjaga harmoni, serta menumbuhkan inovasi dalam setiap langkah. Dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata, daerah akan semakin maju dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

“Jadikan semangat Persatuan bukan sekadar kata dalam sejarah, tetapi daya yang menggerakkan masa depan,” pungkas Khairul Umam. Melalui pesan tersebut, ia mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan Sumpah Pemuda sebagai sumber inspirasi dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah.

Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025, mari bersatu, berkolaborasi, dan bergerak bersama untuk Indonesia yang lebih kuat dan beradab.(*/Red)

Berita Terkait

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna
Hari Pendidikan Nasional: Refleksi Kritis atas Akar Masalah Pendidikan Indonesia
Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep
M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman
Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode
Dari Pragaan untuk Indonesia: Perempuan Desa Wujudkan Semangat Kartini
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Dosen Muda Luncurkan Buku “Teori Pengambilan Keputusan dalam Kebijakan Publik” untuk Akademisi dan Praktisi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB

Ning Lia Temui Jamaah Haji Sumenep di Makkah, Titip Pesan Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:12 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Refleksi Kritis atas Akar Masalah Pendidikan Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 16:27 WIB

Donor Darah Rutin di Pragaan, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Masyarakat Sumenep

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIB

M Trans Hadir di Sumenep, Pilihan Transportasi Makin Lengkap dan Nyaman

Sabtu, 25 April 2026 - 21:42 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa; Pajak dan Program Negara Harus Optimal di Tengah Survival Mode

Selasa, 21 April 2026 - 12:22 WIB

Dari Pragaan untuk Indonesia: Perempuan Desa Wujudkan Semangat Kartini

Minggu, 19 April 2026 - 19:21 WIB

Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Selasa, 14 April 2026 - 08:33 WIB

Dosen Muda Luncurkan Buku “Teori Pengambilan Keputusan dalam Kebijakan Publik” untuk Akademisi dan Praktisi

Berita Terbaru