Sumenep, Salam News. Id – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Sumenep menggelar kegiatan buka bersama yang dirangkai rapat konsolidasi organisasi pada Sabtu Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kiai Ilyas Syarqawi Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sumenep dengan suasana kebersamaan hangat penuh kekeluargaan.
Acara ini dihadiri delapan puluh peserta terdiri dari pengurus PC ISNU Sumenep perwakilan PAC ISNU serta jajaran pimpinan PCNU Sumenep. Kehadiran para peserta menunjukkan kuatnya komitmen sarjana Nahdlatul Ulama untuk mempererat silaturahmi memperkuat organisasi serta membangun sinergi keilmuan bagi masyarakat.
Ketua PC ISNU Sumenep Dr Mohammad Husnan menyampaikan kegiatan tersebut dilatarbelakangi kurangnya aktivitas organisasi selama satu tahun terakhir di internal.

Menurutnya para anggota ISNU masih belum sepenuhnya padu menjalankan khidmah jamiyyah karena tersebar dalam berbagai aktivitas profesi masing masing seharihari. Momentum buka bersama ini diharapkan mampu menyegarkan kembali semangat pengabdian para sarjana Nahdlatul Ulama dalam memperkuat gerakan organisasi secara kolektif.
Selain itu kegiatan ini menjadi ruang pertemuan gagasan sekaligus langkah awal merealisasikan program kerja organisasi secara terarah terukur dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus perlu memiliki ukuran serta indikator jelas agar setiap program organisasi dapat dijalankan efektif konsisten bersama.
Rangkaian kegiatan diawali sambutan Ketua PC ISNU Sumenep dilanjutkan tausiyah Wakil Ketua Bidang Banom PCNU Sumenep KH Abd Wasid kemudian. Setelah tausiyah kegiatan dilanjutkan rapat konsolidasi organisasi yang dipimpin Wakil Ketua PC ISNU Sumenep Dr Ahmad Khotib bersama seluruh peserta.
Forum rapat tersebut membahas berbagai agenda penting berkaitan dengan evaluasi kegiatan organisasi serta perencanaan langkah strategis program kerja mendatang bersama. Pengurus juga mendiskusikan peluang kolaborasi antara PC ISNU dengan seluruh PAC ISNU di berbagai kecamatan demi memperkuat jaringan organisasi daerah.
Dalam tausiyahnya KH Abd Wasid menekankan empat hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama bagi pengurus dan anggota ISNU Sumenep. Pertama ISNU merupakan wadah intelektual Nahdlatul Ulama dengan anggota sangat luas mencakup lintas generasi profesi latar belakang sosial dan gender.
Kedua penguatan organisasi melalui konsolidasi berkelanjutan menjadi kebutuhan penting agar khidmah ISNU semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan umat. Ketiga meningkatnya jumlah sarjana Nahdlatul Ulama membuka peluang besar bagi perluasan keanggotaan serta penguatan jaringan kader hingga tingkat kecamatan desa.
Keempat regenerasi dan kaderisasi organisasi harus terus dilakukan agar semangat baru hadir dalam menggerakkan program organisasi serta menjawab tantangan zaman. Rapat konsolidasi tersebut juga menghasilkan beberapa rekomendasi program kerja strategis untuk memperkuat peran ISNU dalam bidang intelektual sosial dan organisasi.
Salah satu program yang direncanakan adalah penyelenggaraan Sekolah Intelektual ISNU secara periodik dengan menghadirkan narasumber dari kalangan anggota peneliti akademisi. Forum tersebut nantinya menjadi ruang berbagi hasil penelitian seperti tesis disertasi maupun kajian ilmiah lain yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Program ini direncanakan mulai dilaksanakan pada April dua ribu dua puluh enam sebagai langkah awal penguatan tradisi intelektual di ISNU. Selain itu pengurus akan menyusun database sarjana Nahdlatul Ulama di Sumenep lengkap dengan bidang keahlian untuk memperkuat kolaborasi keilmuan organisasi.
ISNU juga berencana membangun forum motivasi melalui platform digital dan media sosial yang diisi bergantian oleh pengurus PC dan PAC. Melalui kegiatan ini pengurus berharap seluruh anggota menjaga konsistensi komitmen organisasi serta terus berkhidmah kepada umat melalui gerakan intelektual Nahdliyin.(Red)











