Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

- Pewarta

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid

Sumenep, Salam News. Id – Musim tanam padi pertama pada triwulan pertama tahun 2026 di Kabupaten Sumenep Madura mengalami surplus produksi signifikan dan melampaui target. Kondisi tersebut menunjukkan kinerja sektor pertanian semakin membaik sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sejak awal tahun berjalan secara berkelanjutan stabil.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan capaian panen triwulan pertama tahun 2026 telah melampaui target ditetapkan sebelumnya. Ia menjelaskan produksi gabah petani meningkat berkat sinergi pemerintah daerah penyuluh pertanian serta dukungan berbagai pihak terkait lainnya secara optimal.Kamis,(16/04/2026)

Sesuai target dari Bulog penyerapan gabah pada tahun 2026 awalnya ditetapkan sebanyak enam ratus ton untuk wilayah Sumenep secara keseluruhan. Namun realisasi di lapangan menunjukkan angka jauh melampaui target tersebut berkat peningkatan produktivitas lahan dan dukungan kebijakan pemerintah efektif.

Ucapan KPU-HPN 2025

Kerja sama antara DKPP penyuluh dan Bulog dilakukan melalui pendekatan langsung kepada petani guna memastikan penyerapan hasil panen berjalan maksimal. Bulog menerapkan sistem jemput bola dengan turun langsung ke sawah petani menggunakan armada truk pengangkut gabah yang telah disiapkan sebelumnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Patroli Sahur untuk Ciptakan Keamanan di Bulan Ramadan

Harga pembelian gabah ditetapkan sebesar enam ribu lima ratus rupiah per kilogram sesuai harga eceran tertinggi yang telah ditentukan pemerintah. Kebijakan tersebut memberikan kepastian harga bagi petani sehingga mereka merasa lebih terlindungi dari fluktuasi harga pasar yang sering merugikan sebelumnya.

Antusiasme petani terlihat meningkat karena adanya jaminan harga yang menguntungkan serta kehadiran pemerintah dalam mendukung hasil pertanian mereka secara nyata. Chainur Rasyid menegaskan bahwa perubahan pola pikir petani mulai terlihat dengan meningkatnya kepercayaan terhadap peran pemerintah dalam sektor pertanian daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa target enam ratus ton yang ditetapkan kini telah tercapai bahkan melonjak hingga enam ribu enam puluh. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding target awal sehingga panen pertama tahun ini menjadi momentum penting bagi pertanian Sumenep.

Bahkan produksi gabah mencapai enam ribu enam puluh enam ton menjadikannya sebagai pencapaian tertinggi di wilayah Madura saat ini berlangsung. Empat kabupaten di Madura turut dibandingkan namun Sumenep berhasil mencatat produksi tertinggi berkat pengelolaan pertanian yang semakin baik terarah.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif penyuluh pertanian yang terus mendampingi petani dalam meningkatkan kualitas produksi padi setiap musim. Selain itu pemanfaatan lahan secara maksimal juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil panen di berbagai wilayah Sumenep saat ini.

Baca Juga :  Tradisi Lebaran Ketupat, Mengajarkan Arti Ikhlas, Jujur, dan Hidup Harmonis

Secara ekonomi capaian tersebut memberikan dampak besar terhadap perputaran uang di kalangan petani serta masyarakat pedesaan secara luas merata. Perhitungan menunjukkan total nilai transaksi gabah mencapai lebih dari empat miliar rupiah pada triwulan pertama tahun ini berlangsung signifikan.

Pembayaran dilakukan langsung oleh Bulog kepada petani sehingga memberikan kepastian dan mempercepat perputaran ekonomi di tingkat lokal masyarakat desa. Menariknya sebagian gabah dari Sumenep juga diminati daerah lain seperti Banyumas dan beberapa wilayah luar Madura lainnya saat ini.

Hal tersebut menunjukkan kualitas gabah Sumenep mampu bersaing di pasar luar daerah dengan standar harga yang tetap mengikuti ketentuan pemerintah. Bulog memastikan siap menerima gabah kering petani selama memenuhi standar kualitas serta tetap mengacu pada harga eceran tertinggi nasional berlaku.

Ke depan pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi dengan petani penyuluh dan Bulog guna memaksimalkan potensi pertanian secara berkelanjutan optimal.(*/W)

Berita Terkait

Sumenep Bersiap Jadi Penopang Industri Kelapa Jatim,110.00 Bibit Bersertifikat Disediakan Untuk Dukung Hilirisasi
Gema Takbir Iduladha 1447 H di Pendopo Agung, Bupati Fauzi Doakan Jemaah Haji dan Kemajuan Sumenep
Sumenep Tangkap Peluang Hilirisasi Kelapa, Ribuan Bibit Unggulan Disiapkan
Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri
Mikaila Zahra Maghfira, Gadis Pembawa Cita Rasa Bangsa di Balik Khidmat Hardiknas-Harkitnas Sumenep
Angin Segar Pelestarian Tari Sintung: Camat Ambunten Beri Apresiasi Tinggi pada Generasi Muda
Bupati Sumenep Ajak PCNU Perkuat Dakwah Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Khidmat dan Penuh Haru, PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026–2031 Resmi Dilantik di Al-Karimiyyah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:18 WIB

Sumenep Bersiap Jadi Penopang Industri Kelapa Jatim,110.00 Bibit Bersertifikat Disediakan Untuk Dukung Hilirisasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:56 WIB

Gema Takbir Iduladha 1447 H di Pendopo Agung, Bupati Fauzi Doakan Jemaah Haji dan Kemajuan Sumenep

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WIB

Wabup Sumenep Tegaskan Harkitnas 2026 Jadi Momentum Bangkitkan Pendidikan dan Desa Mandiri

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:37 WIB

Mikaila Zahra Maghfira, Gadis Pembawa Cita Rasa Bangsa di Balik Khidmat Hardiknas-Harkitnas Sumenep

Senin, 18 Mei 2026 - 10:04 WIB

Angin Segar Pelestarian Tari Sintung: Camat Ambunten Beri Apresiasi Tinggi pada Generasi Muda

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:44 WIB

Bupati Sumenep Ajak PCNU Perkuat Dakwah Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:20 WIB

Khidmat dan Penuh Haru, PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026–2031 Resmi Dilantik di Al-Karimiyyah

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:37 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Perkuat Validasi Data Demi Pelayanan Kesehatan Aman dan Profesional

Berita Terbaru