Sumenep, Salam News. Id – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menerima penghargaan nasional bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di Jakarta, Senin kemarin. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Festival Talenta dan Inovasi Pendidikan Nasional 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi pendidikan daerah.
Pemerintah pusat menilai Kabupaten Sumenep berhasil menjaga pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan, regulasi daerah, serta keterlibatan aktif masyarakat setempat. Undangan penghargaan diterbitkan melalui surat resmi kementerian bernomor 10498/B/MDM/BS.00.02/2026 tertanggal 18 Mei 2026 lalu.
Surat penghargaan tersebut ditandatangani langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, sebagai bentuk pengakuan resmi pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Sumenep dinilai memiliki komitmen kuat meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah secara merata hingga wilayah pelosok desa.

Penghargaan tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Sumenep sebagai daerah inovatif yang serius membangun sumber daya manusia berkualitas melalui pendidikan. Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan bergengsi yang diterima pemerintah daerah Kabupaten Sumenep tersebut.
Menurutnya, penghargaan nasional tersebut bukan milik pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh masyarakat, guru, serta tenaga kependidikan daerah setempat. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung kemajuan pendidikan dan pelestarian budaya lokal Kabupaten Sumenep.
Bupati Fauzi menegaskan keberhasilan tersebut membuktikan bahwa inovasi pendidikan daerah mampu memperoleh pengakuan secara nasional dari pemerintah pusat Indonesia. Ia berharap penghargaan itu menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan secara merata dan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.
Menurut Bupati Fauzi, pendidikan merupakan pilar utama pembangunan daerah yang tidak boleh diabaikan dalam proses pembangunan masyarakat masa depan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kualitas pendidikan mulai wilayah perkotaan hingga kawasan terpencil di ujung timur Pulau Madura tersebut.
Selain meningkatkan mutu pendidikan, pemerintah daerah juga terus memperhatikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep tanpa terkecuali. Bupati Fauzi menilai tantangan pembangunan pendidikan masih cukup besar dan membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya menyediakan sekolah layak, fasilitas memadai, serta sarana pendukung pembelajaran bagi seluruh peserta didik daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis yang dirancang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah secara menyeluruh daerah.
Ia juga meminta para guru dan kepala sekolah terus berinovasi menciptakan metode pembelajaran kreatif yang mampu meningkatkan kualitas peserta didik. Menurutnya, penghargaan dari kementerian harus dijadikan penyemangat untuk menghadirkan terobosan baru demi kemajuan pendidikan Kabupaten Sumenep berkelanjutan kedepannya.
Bupati Fauzi mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan pendidikan dan pelestarian budaya daerah Madura tersebut. Pemerintah daerah percaya kemajuan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat luas.
Di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Imam Hasyim, berbagai program pendidikan terus dikembangkan secara berkelanjutan. Program unggulan tersebut meliputi pemerataan akses pendidikan, peningkatan fasilitas sekolah, hingga penguatan karakter dan pelestarian budaya daerah lokal.
Berbagai kebijakan pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan generasi muda unggul, berkarakter, serta berdaya saing tinggi nasional. Penghargaan nasional tersebut menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Sumenep terus berkembang sebagai daerah yang peduli terhadap kemajuan dunia pendidikan Indonesia.(*/Red)











