Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Banjir Melanda Perumahan di Sumenep, Warga Tuntut Perbaikan Infrastruktur

- Pewarta

Selasa, 21 Januari 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam New. Id – Banjir kembali melanda sejumlah perumahan di Kota Sumenep pada Selasa, 21 Januari 2025. Hingga kini, jumlah pasti rumah yang terdampak banjir tersebut belum dapat dipastikan. Banjir mulai mengguyur kawasan ini sejak sore hari, dan hingga petang, sejumlah kawasan perumahan telah terendam.

Sejumlah perumahan yang terkena dampak banjir diantaranya adalah Perumahan Bumi Sumekar, Perumahan ASABRI, Perumahan Bapertarum, Perumahan Pesona Satelit, serta Perumahan Satelit. Air yang meluap mencapai ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter, cukup untuk merendam jalanan di sekitar perumahan tersebut.

Huda, seorang warga di  Perumahan Satelit, mengungkapkan bahwa banjir tahun ini semakin sering merendam rumah . Menurut  Huda, hujan meski sebentar saja sudah langsung membuat air masuk ke dalam rumah. Dia juga menambahkan bahwa air sudah menggenangi jalanan depan rumahnya, sehingga membuat aktivitas warga terganggu.

Ucapan KPU-HPN 2025

Pantauan dari Media Salam News. Id di lapangan menunjukkan bahwa ketinggian air terlihat cukup signifikan di sepanjang saluran air yang terletak di sisi kanan dan kiri jalan utama, tepatnya dari arah Pasar Anom Baru menuju ke saluran pembuangan di sekitar Lingkar dan Kali Marengan. Kondisi tersebut semakin memperburuk situasi, karena air menggenang dan sulit mengalir.

Baca Juga :  Peringati Bulan Bung Karno, Pemkab Sumenep Gelar Parade Musik Tong-Tong 2024

Aini, salah seorang aktivis perempuan setempat, memberikan penjelasan terkait penyebab banjir yang sering terjadi di kawasan tersebut. Dia menilai bahwa banjir terjadi karena saluran pembuangan air di sekitar JL Lingkar Timur yang sudah lama tidak dikeruk. Selain itu, Aini juga menyebutkan bahwa tanah kosong yang sebelumnya ditanami padi di selatan Perumahan Satelit telah dialihfungsikan menjadi kawasan perumahan baru, yang juga turut memperparah masalah banjir.

Aini  menambahkan bahwa perubahan penggunaan lahan tersebut menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya ketinggian air dan meluasnya genangan yang masuk ke rumah-rumah warga. Menurutnya, saluran air yang tidak terawat dan pembangunan lahan yang tidak memperhatikan daya tampung air menjadi penyebab utama banjir yang terjadi setiap kali hujan turun.

Baca Juga :  Dokter Yovita Alviana Ajak Masyarakat Untuk Melindungan Anaknya Dari kekerasan Dan Pelecehan

Meski banjir telah menggenangi perumahan-perumahan warga, hingga saat ini belum ada laporan resmi dari BPBD Sumenep mengenai jumlah korban terdampak atau kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa ini. Pihak terkait diharapkan segera memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat dan melakukan upaya penanggulangan untuk mengurangi dampak buruk banjir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah daerah terkait penanganan banjir yang terus terjadi setiap tahunnya. Warga pun berharap agar masalah ini segera mendapat perhatian serius, terutama terkait perbaikan saluran pembuangan dan tata kelola pembangunan di wilayah tersebut. (Red)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien
Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional
Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan
Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 20 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Sabtu, 18 April 2026 - 19:26 WIB

Direktur RSUD dr Erliyati Turun Langsung, Pastikan Layanan Cepat, Humanis, dan Berkualitas untuk Pasien

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Cegah Diam-Diam Mematikan, Puskesmas Rubaru Intensifkan Skrining Hipertensi dan Diabetes

Sabtu, 18 April 2026 - 05:49 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM

Berita Terbaru