Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

BPBD Sumenep Pastikan Situasi Terkendali, Korban Cedera Ditangani Medis

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumenep memastikan tidak terjadi penambahan korban jiwa akibat bencana yang melanda beberapa wilayah. Hingga laporan perkembangan terakhir diterima, seluruh data korban masih sama seperti pendataan awal tanpa adanya tambahan korban baru.

BPBD Sumenep saat ini masih terus melaksanakan proses assessment guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait tingkat kerusakan di lapangan. Assessment tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar data yang diperoleh akurat serta dapat dipertanggungjawabkan secara kelembagaan.

Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Ach. Layli Maulidi, menegaskan bahwa penilaian kerusakan dilakukan secara komprehensif dan profesional. Menurutnya, setiap indikasi kerusakan yang ditemukan di lapangan dicatat secara detail oleh tim teknis BPBD.

Ucapan KPU-HPN 2025

“Assessment tingkat kerusakan kami lakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kondisi aktual di lapangan,” ujar Layli kepada awak media. Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya peningkatan jumlah korban akibat bencana tersebut.

Baca Juga :  PD MES Sumenep Adakan Workshop Pasar Modal Syariah BAPPEDA Sumenep

Layli menyebutkan bahwa kondisi tersebut menjadi kabar baik di tengah proses penanganan bencana yang masih berlangsung. Korban terdampak bencana saat ini tercatat berasal dari Kecamatan Bluto dan Kecamatan Tengah Kabupaten Sumenep.

Di Kecamatan Tengah, terdapat lima korban terdampak akibat kejadian tersebut berdasarkan hasil pendataan petugas BPBD. Dari lima korban tersebut, empat orang mengalami cedera ringan dan telah diperbolehkan pulang oleh tenaga medis.

Sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan lanjutan guna memastikan kondisi kesehatannya benar-benar stabil dan aman. BPBD Sumenep terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk memantau perkembangan kondisi korban yang masih dirawat.

Sejak laporan awal diterima, BPBD Sumenep langsung bergerak cepat melakukan respons darurat di lokasi terdampak. Respons cepat tersebut meliputi kegiatan assessment awal sekaligus penyaluran bantuan dasar kepada masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Anggaran Berubah: Ada Kementerian Sultan, Ada yang Miskin

Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji, terpal, kasur lipat, family kit, serta kebutuhan sandang masyarakat. Seluruh bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak berdasarkan hasil pendataan langsung di lapangan.

Distribusi bantuan sembako secara khusus ditangani oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumenep sesuai tugas dan kewenangannya. Sementara itu, BPBD Sumenep bekerja sama dengan Tagana dan Perkimhub menyalurkan bantuan logistik lainnya.

Tim gabungan tersebut masih aktif mendistribusikan bantuan ke sejumlah titik lokasi terdampak secara bertahap dan terukur. BPBD Sumenep memastikan seluruh bantuan disalurkan secara merata dan tepat sasaran kepada warga membutuhkan.

Selain penyaluran bantuan, BPBD juga melakukan pemantauan kondisi lingkungan pascabencana secara intensif. Pendampingan kepada masyarakat terdampak akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar pulih dan dinyatakan aman.

BPBD Sumenep mengimbau masyarakat tetap waspada serta melaporkan segera jika ditemukan dampak lanjutan bencana.(Red)

Berita Terkait

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan
Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional
Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM
BPRS Bhakti Sumekar Gelar Talk Show Inklusi Keuangan Syariah di Pendopo Keraton Sumenep
Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Ontel Jadi Pilihan, DPRD Sumenep Dorong Gaya Hidup Hemat BBM dan Ramah Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Panen Padi Awal 2026 Sumenep Melejit, Produksi Lampaui Target dan Catat Rekor Tertinggi Madura

Rabu, 15 April 2026 - 05:49 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Tancap Gas 2026, Target Jadi Rujukan Kesehatan Terbaik Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 05:44 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Dorong WFH dan Jalan Kaki, Langkah Nyata Tekan Konsumsi BBM

Senin, 13 April 2026 - 19:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 13 April 2026 - 18:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Jumat, 10 April 2026 - 18:13 WIB

DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda 2026, Arah Kebijakan Daerah Kian Terarah

Kamis, 9 April 2026 - 19:43 WIB

Kabar Gembira Pencari Kerja RSUD Sumenep Buka Rekrutmen BLUD 2026, Ini Syarat dan Formasinya

Berita Terbaru