Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/saly4638/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Bupati Sumenep: Kerapan Sapi Bukan Sekadar Balapan, Tapi Warisan Budaya

- Pewarta

Minggu, 22 Juni 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Salam News. Id – Dari pantauan jurnalis salam news.id  di lapangan ada puluhan  pasang sapi kerap mengikuti Lomba Kerapan Sapi memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2025 di Stadion Giling, Minggu. Peserta berasal dari empat Kabupaten di Madura serta dua daerah luar, yaitu Lumajang dan Probolinggo, turut meramaikan perlombaan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kerapan sapi bukan hanya adu cepat, tetapi sarat makna budaya yang mendalam. Ia menegaskan, kerapan sapi merupakan warisan leluhur yang tak ternilai dan harus dijaga eksistensinya oleh generasi masa kini.

Menurut Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi, tradisi ini wajib dilestarikan, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang. Pelestarian budaya menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam setiap kegiatan kerapan sapi.

Ucapan KPU-HPN 2025

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menyelenggarakan lomba ini secara rutin untuk mempertahankan budaya dan mendongkrak pariwisata daerah. Kegiatan tahunan ini juga bertujuan memperkenalkan Kabupaten Sumenep sebagai destinasi wisata budaya kepada masyarakat luas bahkan mancanegara.

“Kerapan sapi harus dijaga sebagai kekayaan budaya leluhur yang dapat dibanggakan dan dikenalkan hingga ke tingkat internasional,” katanya. Cak Fauzi mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, ikut aktif menjaga serta melestarikan tradisi kerapan sapi secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Apresiasi Lomba Pidato & Puisi Gaya Bung Karno: Ruang Ekspresi Pemuda Madura

Ia juga memberikan apresiasi kepada para peternak, joki, dan komunitas yang tetap konsisten mempertahankan tradisi dari generasi ke generasi. Keterlibatan masyarakat lokal dalam pelestarian budaya menjadi kekuatan utama agar kerapan sapi tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Untuk menarik minat generasi muda, pelaksanaan lomba dikemas lebih menarik dan didukung promosi melalui media digital serta teknologi modern. “Di era globalisasi, semua kegiatan budaya harus menyentuh teknologi agar lebih dikenal luas dan diminati wisatawan domestik maupun luar,” ujar Cak Fauzi.

Ia berharap, kerapan sapi dapat menjadi daya tarik wisata unggulan Madura yang dikenal sebagai ikon budaya khas masyarakat Pulau Garam. Tak hanya sebagai hiburan rakyat, kerapan sapi juga memiliki nilai ekonomi karena mendukung sektor peternakan, kerajinan, hingga pariwisata lokal.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba, Miskun Legiyono, mengungkapkan pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana secara maksimal. Stadion Giling sebagai lokasi perlombaan telah diperbaiki, termasuk arena pacuan, agar kegiatan berjalan lancar dan aman bagi peserta.

Baca Juga :  Tragedi Mengguncang Desa Tamberu Daya: Pria Tewas Bersimbah Darah Usai Antar Wanita, Polisi Masih Selidiki Motifnya

Tahun ini, lomba kerapan sapi akan digelar dua kali, yakni untuk memperebutkan Piala Bupati Sumenep dan Piala Presiden Republik Indonesia. “Total ada 64 pasang sapi kerap yang bertanding, termasuk dari Lumajang dan Probolinggo, untuk memperebutkan hadiah utama,” ungkap Miskun.

Hadiah utama lomba sangat menarik, yakni tiga unit mobil dan enam unit sepeda motor, untuk para juara utama dan finalis terbaik. Selain hadiah utama, disediakan pula berbagai penghargaan lain seperti tropi, piagam, dan uang pembinaan bagi peserta yang berprestasi.

Masyarakat tampak antusias menyaksikan perlombaan, menciptakan suasana meriah sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal Madura.

Pemerintah berharap event ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan nasional yang dikenal oleh lebih banyak kalangan. Dengan dukungan seluruh pihak, kerapan sapi diyakini bisa bertahan, berkembang, dan dikenal sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia.(*)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura
Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati Fauzi Ajak Kades Solid, Koperasi Merah Putih Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
Bupati Sumenep Lantik Pejabat Tinggi Pratama Tegas: Jabatan Strategis Harus Berdampak, Bukan Hanya Simbol
APBD Sumenep 2026 Melejit, Belanja Pegawai Sentuh 37 Persen dari Total Anggaran
Isi Posisi Vital, Pemkab Sumenep Andalkan Energi Muda untuk Kebijakan Lebih Responsif
Bupati Fauzi Terapkan Aturan Transportasi Ramah Lingkungan bagi ASN, Becak hingga Mobil Listrik Jadi Pilihan
Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:21 WIB

Kolaborasi Pemkab, BUMN, dan Swasta Jadi Jurus Baru Tingkatkan Nilai Ekonomi Nelayan Madura

Senin, 20 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Sumenep Tancap Gas Benahi Tata Kelola Aset, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas

Rabu, 8 April 2026 - 19:03 WIB

Bupati Sumenep Lantik Pejabat Tinggi Pratama Tegas: Jabatan Strategis Harus Berdampak, Bukan Hanya Simbol

Rabu, 8 April 2026 - 18:34 WIB

APBD Sumenep 2026 Melejit, Belanja Pegawai Sentuh 37 Persen dari Total Anggaran

Rabu, 8 April 2026 - 18:21 WIB

Isi Posisi Vital, Pemkab Sumenep Andalkan Energi Muda untuk Kebijakan Lebih Responsif

Rabu, 8 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Fauzi Terapkan Aturan Transportasi Ramah Lingkungan bagi ASN, Becak hingga Mobil Listrik Jadi Pilihan

Rabu, 8 April 2026 - 17:42 WIB

Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 Diserbu 109 Klub, Bukti Bangkitnya Olahraga Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 19:08 WIB

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis, Dorong Ekonomi Daerah dan Perkuat BUMD

Berita Terbaru